Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Kepala BPPSDMP : Petani Milenial, Kunci Sukses Sektor Pertanian Masa Depan

Kepala BPPSDMP : Petani Milenial, Kunci Sukses Sektor Pertanian Masa Depan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

“Kita harus bisa menjadi PNS (petani non subsidi)!, Jangan terlalu menggantungkan harapan dan kemajuan usaha pada pemerintah atau pihak lain dalam bentuk bantuan. Kita usahakan apa yang bisa kita usahakan. Kita pasti bisa mengatasi masalah kelangkaan pupuk, bibit atau benih. Dan kita juga pasti bisa menguasai pasar. Bersama, berkolaborasi pasti bisa menjadikan kita petani mandiri yang membanggakan”, ungkapnya optimis.

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kelebihan Kolam Tanah Sebagai Sarana Budidaya Ikan

      Kelebihan Kolam Tanah Sebagai Sarana Budidaya Ikan

      • calendar_month Rabu, 15 Nov 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

        4. Keseimbangan Ekosistem Alami  Kolam ini cenderung menciptakan kondisi ekosistem alami yang lebih baik bagi ikan. Tanah yang menjadi bagian dari kolam dapat menjadi substrat alami bagi mikroorganisme dan plankton yang menjadi pakan alami ikan.   5. Perubahan Suhu yang Lebih Tidak Drastis  Kolam ini cenderung lebih mampu mempertahankan suhu air yang lebih stabil […]

    • Kementan

      Optimis Swasembada Pangan, Kementan Perkuat Brigade Pangan Sulsel

      • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Teknisnya setiap Brigade terdiri dari 15 petani muda yang memiliki komitmen dan kemampuan dalam mengelola lahan pertanian secara profesional. Kemudian, setiap brigade bertanggung jawab atas lahan seluas ±200 hektar. Para anggota brigade yang telah terpilih tersebut mendapatkan pelatihan intensif oleh Pemerintah tentang teknik pertanian modern dan manajemen agribisnis, serta akses terhadap alat dan mesin pertanian […]

    • Apakah Kulit Jeruk Baik untuk Tanaman Tomat? Ini Fakta dan Cara Penggunaannya

      Apakah Kulit Jeruk Baik untuk Tanaman Tomat? Ini Fakta dan Cara Penggunaannya

      • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
      • account_circle Admin
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Kulit jeruk sering kali berakhir sebagai limbah dapur. Namun, banyak orang mulai memanfaatkannya sebagai bahan pupuk organik untuk tanaman, termasuk tomat. Di sisi lain, muncul anggapan bahwa kulit jeruk terlalu asam, sulit terurai, bahkan dapat mengganggu keseimbangan mikroba di dalam tanah. Lalu, benarkah kulit jeruk baik untuk tanaman tomat? Jawabannya adalah ya, tetapi […]

    • Contoh Tanaman Keras

      Contoh Tanaman Keras Adalah: Ciri-Ciri dan Jenis-Jenisnya

      • calendar_month Kamis, 26 Jan 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Hasil dari fotosintesis ini berupa gas oksigen yang nantinya akan sangat bermanfaat bagi kelangsungan mahluk hidup lainnya, yaitu manusia dan hewan. Berikut beberapa ciri-ciri dari tanaman jenis ini, yaitu: Memiliki akar tunggang. Batang berkayu (tekstur keras). Biasanya mempunyai banyak cabang. Dapat hidup bertahun-tahun. Berkembang biak secara generatif (biji) dan vegetatif (cangkok, stek). Umumnya sebagai tanaman […]

    • Sukulen

      Cara Mudah Memperbanyak Sukulen dari Daun untuk Pemula

      • calendar_month Rabu, 13 Nov 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Dengan mengikuti langkah-langkah ini, kamu dapat memperbanyak sukulen dengan mudah dan menambah koleksi tanaman hias di rumah!

    • Deli

      CSA Kementan: Petani Deli Serdang Manfaatkan Limbah Menjadi Pupuk

      • calendar_month Rabu, 19 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 5Komentar

      Stredman benih bertujuan untuk melindungi bagian tanaman yang dijadikan benih dalam bentuk biji, pucuk, setek,umbi dari serangan hama dan patogen, ujar Rusianna Purba selaku Koordinator BPP Jaharun. Rusiana memaparkan, pembuatan kompos kohe diawali dengan menyiapkan kotoran sapi dibawah atau sekam padi diatasnya, selanjutnya menaburkan dekomposer secara merata. Terakhir, molasses diencerkan dan disiramkan merata diatas adukan […]

    expand_less