Hal ini tentunya menginspirasi banyak orang, termasuk para peneliti, untuk mengatasi hambatan dalam hidup mereka dan mencapai tujuan mereka.

Spesies baru ini, yang dinamai Friesodielsia lalisae, memiliki morfologi yang mirip dengan Friesodielsia argentea dan Friesodielsia glauca, namun berbeda dalam bentuk sepal alias kelopak daun.

Dikutip dari laman Detik, morfologi bunga ini memiliki kelopak luar yang terpisah pada saat bunga mekar dan memiliki bagian dasar cekung.

Temuan ini merupakan bukti bahwa masih banyak spesies tumbuhan yang belum ditemukan di seluruh dunia, bahkan di daerah yang sudah dieksplorasi dengan baik.

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya menjaga keanekaragaman hayati di dunia kita, dan perlunya upaya konservasi yang lebih besar untuk melindungi spesies tumbuhan yang terancam punah.

Bunga Lalisa tidak hanya menjadi penanda temuan spesies baru yang menarik, tetapi juga sebagai bentuk penghormatan pada seorang penyanyi dan rapper yang sukses dan menginspirasi.

Meskipun tanaman ini terancam punah, namun penemuan ini menjadi motivasi untuk semakin memperhatikan dan memperjuangkan perlindungan spesies tumbuhan di seluruh dunia.