Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Modul » Cara Mengetahui Ciri Ternak Sakit: Panduan Praktis untuk Peternak

Cara Mengetahui Ciri Ternak Sakit: Panduan Praktis untuk Peternak

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 2 Jun 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Mengetahui Ciri Ternak Sakit adalah keterampilan penting bagi setiap peternak. Ternak yang sakit tidak hanya mengurangi produktivitas, tetapi juga dapat menularkan penyakit kepada ternak lain, menyebabkan kerugian besar. Berikut adalah panduan praktis untuk mengenali atau Mengetahui Ciri Ternak Sakit.

1. Perubahan Perilaku

Salah satu indikator utama ternak yang sakit adalah perubahan perilaku. Ternak yang biasanya aktif dan lincah mungkin menjadi lesu, tidak tertarik pada makanan, atau menunjukkan perilaku aneh seperti terus-menerus berbaring atau terpisah dari kelompoknya.

2. Nafsu Makan Menurun

Penurunan nafsu makan adalah tanda umum ternak yang tidak sehat. Jika ternak menunjukkan minat yang berkurang terhadap pakan atau air, ini bisa menjadi indikasi bahwa ada sesuatu yang salah. Peternak harus memantau jumlah pakan yang dikonsumsi ternak secara rutin.

3. Penurunan Produksi

Pada ternak produksi seperti sapi perah atau unggas petelur, penurunan produksi susu atau telur bisa menjadi tanda penyakit. Ternak yang sakit cenderung mengalami penurunan dalam hasil produksinya karena energi tubuhnya digunakan untuk melawan infeksi atau penyakit.

4. Perubahan Fisik

Beberapa perubahan fisik yang bisa menjadi tanda ternak sakit antara lain:

  • Demam: Peningkatan suhu tubuh yang dapat dirasakan dengan menyentuh bagian telinga atau hidung.
  • Batuk dan Sesak Napas: Indikasi masalah pernapasan.
  • Diare: Feses yang cair atau berdarah.
  • Luka atau Pembengkakan: Kehadiran luka, abses, atau pembengkakan pada tubuh ternak.
  • Perubahan Warna Mukosa: Mukosa mulut, hidung, dan mata yang berubah warna menjadi pucat, kekuningan, atau kebiruan.

5. Perubahan Kondisi Kulit dan Bulu

Kulit dan bulu ternak dapat memberikan banyak petunjuk tentang kesehatannya. Ternak yang sehat biasanya memiliki bulu yang berkilau dan kulit yang bersih. Beberapa tanda masalah kesehatan termasuk:

  • Kulit Kering atau Bersisik: Indikasi malnutrisi atau penyakit kulit.
  • Kehilangan Bulu: Bisa disebabkan oleh parasit, infeksi jamur, atau stres.
  • Luka atau Ruam: Tanda infeksi atau infestasi parasit.

6. Gangguan Gerak

Ternak yang menunjukkan kesulitan bergerak atau pincang mungkin mengalami masalah kesehatan seperti cedera, arthritis, atau penyakit kuku. Perhatikan cara ternak berjalan dan berdiri, serta respons mereka terhadap tekanan pada anggota tubuh yang terkena.

7. Mata dan Hidung

Perhatikan kondisi mata dan hidung ternak. Ternak yang sakit mungkin menunjukkan tanda-tanda berikut:

  • Mata Berair atau Bernanah: Bisa menjadi tanda infeksi mata atau konjungtivitis.
  • Cairan Keluar dari Hidung: Indikasi infeksi pernapasan atau sinusitis.

8. Berat Badan Menurun

Penurunan berat badan yang signifikan tanpa alasan yang jelas adalah tanda umum masalah kesehatan. Timbang ternak secara berkala untuk memantau perubahan berat badan dan memastikan mereka mendapatkan nutrisi yang cukup.

Tindakan yang Harus Dilakukan

Jika peternak mengidentifikasi tanda-tanda tersebut, langkah-langkah berikut harus diambil:

  1. Isolasi Ternak yang Sakit: Untuk mencegah penularan penyakit ke ternak lain.
  2. Konsultasikan dengan Dokter Hewan: Diagnosis dan pengobatan yang tepat hanya dapat dilakukan oleh profesional.
  3. Perbaiki Manajemen Kandang: Pastikan kebersihan, ventilasi, dan kenyamanan kandang untuk mengurangi stres dan risiko penyakit.
  4. Pemberian Nutrisi yang Tepat: Pastikan ternak mendapatkan diet yang seimbang dan sesuai kebutuhan.

Kesimpulan

Mengenali tanda-tanda ternak yang sakit dan mengambil tindakan cepat adalah kunci untuk menjaga kesehatan dan produktivitas ternak. Dengan memahami perilaku, fisik, dan kondisi lingkungan ternak, peternak dapat mencegah dan mengatasi penyakit lebih efektif, memastikan ternak tetap sehat dan menghasilkan.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 6 tips budidaya udang rebon.

    Budidaya Udang Rebon, Ini 6 Tips Ampuh yang Wajib Diketahui!

    • calendar_month Kamis, 30 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Budidaya udang rebon dengan tips ampuh ini. Udang rebon atau yang dikenal juga sebagai udang windu merupakan salah satu komoditas perikanan yang potensial untuk dibudidayakan. Budidaya udang rebon umumnya dilakukan secara intensif di tambak dengan teknik dan perawatan khusus. Berikut adalah beberapa tips budidaya udang rebon yang perlu diperhatikan. Tips Budidaya Udang Rebon 1. Pemilihan […]

  • Ekosistem Laut yang Berkelanjutan: Budidaya Trumbu Karang (foto canva)

    Membangun Ekosistem Laut yang Berkelanjutan: Budidaya Trumbu Karang

    • calendar_month Sabtu, 4 Mei 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Trumbu karang, keajaiban bawah laut yang menakjubkan, bukan hanya menjadi daya tarik pariwisata, tetapi juga merupakan rumah bagi sejumlah besar kehidupan laut. Namun, trumbu karang sedang menghadapi tekanan besar karena perubahan iklim, polusi, dan aktivitas manusia yang merusak. Dalam usaha untuk memperbaiki dan melindungi ekosistem laut yang rapuh ini, budidaya trumbu karang telah […]

  • KEMENTAN BERSAMA PEMDA SULAWESI SELATAN SIAP DUKUNG DAN SUKSESKAN PRA-PENAS 2022

    KEMENTAN BERSAMA PEMDA SULAWESI SELATAN SIAP DUKUNG DAN SUKSESKAN PRA-PENAS 2022

    • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
    • account_circle admin
    • 2Komentar

    SULSEL – Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam memantapkan penguatan komoditi lokal untuk kemandirian pangan. Melalui kemandirian pangan diharapkan kesejahteraan petani meningkat. Salah satu kegiatan guna memotivasi dan menggairahkan petani-nelayan, petani hutan serta masyarakat pelaku agribisnis dalam pembangunan sistem dan usaha agribisnis yang berdaya saing, berkerakyatan, berkelanjutan melalui kemitraan yang saling menguntungkan adalah PRA-PENAS. Menteri Pertanian, […]

  • Ikutin Cara Berikut, Cara Membuat Pakan Peternakan Ayam dari Ampas Tahu

    Ikutin Cara Berikut, Cara Membuat Pakan Peternakan Ayam dari Ampas Tahu

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Ampas tahu merupakan limbah dari proses pembuatan tahu yang masih memiliki nilai gizi tinggi, yang dapat dibuat pakan peternakan ayam. Ampas tahu dapat diolah menjadi pakan ternak ayam yang murah dan bergizi. Karena pakan ternak ayam yang cukup tinggi, pakan dari ampas tahu ini bisa menjadi solusi. Berikut cara membuat pakan ternak ayam dari ampas […]

  • Amran Sulaiman, Menteri Pertanian Indonesia, kembali menjabat di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, menggantikan Syahrul Yasin Limpo.

    Profil dan Biodata Amran Sulaiman, Menteri Pertanian yang Menggantikan SYL

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 9Komentar

    Amran Sulaiman kembali menduduki posisi Menteri Pertanian (Mentan) dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo, menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang terkait dengan kasus di KPK. Pelantikan dilakukan di Istana Merdeka pada Rabu (25/10/2023) pukul 09.00 WIB. Lantas, siapa sebenarnya Amran Sulaiman? Untuk lebih jelasnya, mari kita simak profil lengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber. Profil Singkat Amran […]

  • tanaman hias

    Cantik Tapi Sensitif: 7 Tanaman yang Harus Dijauhkan dari Sinar Terik

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Tidak semua tanaman hias menyukai sinar matahari langsung. Beberapa justru tumbuh lebih baik di tempat yang teduh dengan cahaya terang tidak langsung. Salah penempatan bisa membuat daun menguning, memucat, bahkan terbakar. Dilansir dari Better Homes and Gardens, berikut adalah tujuh tanaman hias yang sebaiknya dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung: 1. Sirih Gading […]

expand_less