Wujudkan Swasembada Pangan melalui Pompanisasi, Kementan Bakal Libatkan Peran Petani Millenial
- account_circle redaksi
- calendar_month Minggu, 5 Mei 2024
- print Cetak

Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi saat menyampaikan optimalisasi lahan rawa dan pompanisasi secara daring, Sabtu, 4/5/2024. (Gambar: Humas Polbangtan Gowa).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi menyampaikan bahwa melalui optimalisasi lahan rawa dan pompanisasi akan berdampak pada perluasan areal tanam, yang berarti juga akan memperluas areal panen.
“Jika kita lakukan dengan meningkatkan luasan areal tanam, itu berarti luas panen juga akan meningkat maka produksi juga akan meningkat. Inilah yang saat ini kita gerakkan, di seluruh pelosok tanah air. Kita memperluas areal tanam dan meningkatkan indeks pertanaman (IP) yang sebelumnya hanya satu kali tanam menjadi 2 kali, yang 2 kali menjadi tiga kali,” Jelas Dedi.

Gambar: Humas Polbangtan Gowa
Perluasan areal tanam, Lanjut Dedi dapat dilakukan dengan optimasi lahan rawa melalui perbaikan saluran air, kemudian peningkatan indeks pertanaman yang kedua dapat dilakukan dengan pompanisasi sawah tadah hujan, sehingga IP yang sebelumnya hanya satu kali menjadi dua kali. Selanjutnya, dengan melakukan pertanaman tumpang sari /intercropping pada lahan perkebunan.
- Penulis: redaksi




