Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » peristiwa » FHIL UHO Hadirkan Pakar Biokomposit Asal Malaysia Untuk Penggunaan Teknologi Papan Komposit Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

FHIL UHO Hadirkan Pakar Biokomposit Asal Malaysia Untuk Penggunaan Teknologi Papan Komposit Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 17 Sep 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Kendari 2025 Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL) Universitas Halu Oleo (UHO) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk “Technology and Application Process of Composite Boards From Forest Lignocellulosic Waste” pada Senin (8/9), bertempat di Aula FHIL UHO lantai 3. Kegiatan ini menghadirkan dua akademisi dari Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, yakni Ts. Dr. Siti Noorbaini Sarmin dan Dr. Nurrohana Ahmad, yang dikenal luas sebagai pakar dalam bidang ilmu kayu dan komposit di Malaysia.

Mewakili Dekan FHIL UHO, Acara Kuliah Umum dibuka oleh Niken Pujirahayu, S.Hut., MP., Ph.D selaku Wakil Dekan I FHIL UHO yang dalam sambutannya menekankan urgensi inovasi pemanfaatan limbah lignoselulosa untuk mendukung pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan. “Melalui forum ini, kami berharap mahasiswa dapat memahami potensi besar limbah hutan sekaligus terdorong untuk mengembangkan riset aplikatif yang mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat,” ujarnya.

Hadir sebagai Narasumber, dalam pemaparannya, Dr. Siti Noorbaini Sarmin mengulas inovasi Lightweight Geopolymer Wood-Based Composite (LGWC), yakni material ramah lingkungan hasil kombinasi partikel kayu dengan binder geopolimer. Menurutnya, material ini menawarkan keunggulan berupa bobot ringan, insulasi termal dan akustik yang baik, serta ketahanan terhadap api dan cuaca ekstrem. “Geopolimer kayu adalah jawaban atas kebutuhan material hijau masa depan. Dengan memanfaatkan limbah industri, kita tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menciptakan produk konstruksi yang lebih berkelanjutan,” jelasnya .

Sementara Narasumber Lainnya, Dr. Nurrohana Ahmad memaparkan hasil penelitian yang telah ia lakukan mengenai pemanfaatan biomassa kelapa sawit mulai dari batang, pelepah, hingga tandan kosong sebagai bahan baku papan partikel. Ia menjelaskan bahwa variasi kandungan resin berpengaruh signifikan terhadap kekuatan mekanis dan stabilitas dimensi papan. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan partikel dari batang kelapa sawit (Oil Palm Trunk) memiliki performa terbaik. Inovasi ini penting untuk mengurangi ketergantungan pada kayu konvensional sekaligus mengatasi masalah limbah kelapa sawit di kawasan Asia Tenggara,” ungkapnya .

Ketua Panitia Kegiatan Dr. Nurnaningsih Hamzah, S.Hut., M.Hut melaporkan bahwa kuliah umum ini diikuti dengan antusias oleh 155 peserta, yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Jurusan Kehutanan FHIL UHO. Sesi diskusi berlangsung dinamis, dengan berbagai pertanyaan seputar peluang komersialisasi, tantangan teknologi, serta prospek penerapan papan komposit ramah lingkungan di Indonesia. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini menegaskan komitmen FHIL UHO untuk terus memperkuat kolaborasi riset internasional dan mendorong pengembangan inovasi berkelanjutan khususnya dalam memanfaatkan potensi limbah hasil hutan. Dengan kehadiran dua pakar Biokomposit limbah hasil hutan dari UiTM diharapkan dapat membuka peluang kerja sama lebih luas di bidang riset dan pendidikan, sekaligus memperkaya wawasan mahasiswa dalam menghadapi tantangan pembangunan hijau di masa depan. Pungkasnya”.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

    Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Wt Online – Strategi Bertani Berkelanjutan. Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia telah membatasi jumlah pupuk subsidi, termasuk pupuk NPK Phonska, karena keterbatasan anggaran. Pembatasan ini menyulitkan masyarakat, khususnya para petani, dalam memenuhi kebutuhan hara tanaman yang esensial. Menghadapi situasi ini, pupuk organik, seperti yang berasal dari kotoran kambing, muncul sebagai solusi alternatif yang efektif. Keunggulan […]

  • 5 Tanaman Hias yang Ampuh Menyaring Polusi di Rumah

    5 Tanaman Hias yang Ampuh Menyaring Polusi di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Menjaga kualitas udara di rumah dari polusi merupakan hal yang penting untuk kesehatan, salah satu caranya dengan tanaman. Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas udara di rumah adalah dengan memelihara tanaman hias. Beberapa jenis tanaman hias memiliki kemampuan untuk menyaring polusi udara dan menghasilkan oksigen segar. Berikut adalah 5 tanaman hias yang ampuh menyaring polusi […]

  • Rembug utama

    Dari El Nino Sampai Serangan Hama Jadi Topik Diskusi Rembug Utama Kementan Jelang Penas XVI 2023

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PADANG – Sebagai rangkaian Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan Indonesia ke-XVI di Padang, Sumatera Barat, Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) mengadakan Rembug Utama KTNA, Jumat (9/6/2023), di Auditorium Universitas Padang. Kegiatan dibuka oleh Gubernur Sumatera Barat. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menilai PENAS memiliki peran yang sangat strategis. “PENAS Petani Nelayan XVI harus […]

  • Panduan praktis untuk memperbanyak bakteri EM4 dalam pertanian, mulai dari bahan yang diperlukan hingga langkah-langkah detailnya.

    Ini Dia Panduan Praktis Memperbanyak Bakteri EM4 untuk Keperluan Pertanian

    • calendar_month Selasa, 31 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Effective microorganism atau EM4 telah menjadi andalan dalam dunia pertanian, membantu menguraikan bahan organik dan menyediakan unsur hara yang esensial untuk tanah. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara praktis untuk memperbanyak bakteri EM4 agar Anda dapat mengoptimalkan keberhasilan pertanian Anda. EM4 terdiri dari empat mikroorganisme utama, yaitu Lactobacillus sp, Khamir, Actinomycetes, dan Streptomyces. Fungsi […]

  • Jenis Ayam Kate

    10 Jenis Ayam Kate yang Cocok Menjadi Peliharaan

    • calendar_month Rabu, 23 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Jenis ayam Katai atau Kate yang cocok untuk menjadi peliharaan. Ayam katai, ayam kate atau ayam katik ini adalah ayam yang memiliki ukuran kecil atau kerdil dalam pertumbuhannya. Jenis ayam ini pertama kali ditemukan oleh para pedagang Eropa tepatnya sekitar tahun 1700-an di pelabuhan di pulau Jawa bernama Bantam atau lebih dikenal sebagai Karesidenan Banten […]

  • Cara Menanam Jahe di Pot untuk Pemula

    Cara Menanam Jahe di Pot untuk Pemula

    • calendar_month Sabtu, 7 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Cara menanam jahe di pot cocok untuk pemula. Jahe ini menjadi salah satu tanaman yang banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia, mulai dari sebagai bahan minuman, bumbu masak hingga obat-obatan tradisional. Jahe merupakan salah satu tanaman obat tradisional yang paling populer hingga saat ini, bahkan sudah dari ribuan tahun yang lalu. Rimpang jahe ini dikethui memiliki […]

expand_less