Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » 4 Sayuran yang Cocok Ditanam di Bedengan Kebun, Mudah Dirawat dan Panen Melimpah

4 Sayuran yang Cocok Ditanam di Bedengan Kebun, Mudah Dirawat dan Panen Melimpah

  • account_circle Admin AZ
  • calendar_month Rabu, 18 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menanam sayuran di bedengan kebun atau raised bed kini semakin populer, terutama bagi pemula yang ingin berkebun di lahan terbatas. Bedengan merupakan metode menanam di tanah yang posisinya lebih tinggi dari permukaan sekitarnya, sehingga memiliki karakteristik berbeda dibanding penanaman langsung di tanah biasa.

Tidak semua sayuran cocok ditanam dengan metode ini. Beberapa tanaman membutuhkan kondisi tanah tertentu, paparan sinar matahari yang cukup, serta perawatan rutin agar tumbuh optimal dan terhindar dari hama.

Dikutip dari Real Simple, arsitek lanskap Kevin Lenhart dan tukang kebun Shannon Cowan membagikan sejumlah sayuran yang ideal untuk ditanam di bedengan kebun.

Bit

Bit menjadi salah satu pilihan terbaik karena mudah tumbuh dan kaya nutrisi. Sayuran berakar ini membutuhkan tanah yang gembur dan dala kondisi yang sangat cocok dengan bedengan kebun.

Bit memerlukan tanah yang lembap namun tidak becek, serta drainase yang baik. Tanaman ini juga membutuhkan sinar matahari penuh setidaknya enam jam per hari. Agar umbi dapat berkembang maksimal, beri jarak sekitar 10 cm antar tanaman setelah daun mulai tumbuh.

Dengan perawatan rutin, bit biasanya siap dipanen dalam waktu 50 hingga 70 hari.

Wortel

Wortel juga cocok ditanam di bedengan karena membutuhkan ruang tanah yang dalam untuk pertumbuhan akarnya. Tanaman ini tumbuh optimal di lingkungan sejuk dan lembap dengan drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar.

Untuk mendapatkan ukuran wortel yang besar, pastikan media tanam memiliki kedalaman minimal 30–45 cm. Selain itu, hindari menanam wortel terlalu dekat dengan sayuran akar lain karena dapat memicu persaingan nutrisi dan penyebaran hama.

Wortel umumnya dapat dipanen dalam waktu 70 hingga 80 hari setelah tanam.

Buncis

Buncis dikenal sebagai tanaman yang ramah bagi pemula karena mudah tumbuh dan cepat panen. Tanaman ini membutuhkan bedengan yang cukup dalam, sekitar 60 cm, serta paparan sinar matahari penuh hingga delapan jam per hari.

Jika buncis tidak menghasilkan polong sesuai waktu panen (sekitar 45 hari), kemungkinan besar disebabkan kurangnya sinar matahari. Selain itu, hindari menanam buncis berdekatan dengan bawang karena dapat menghambat pertumbuhannya.

Mentimun

Mentimun juga termasuk sayuran yang cocok ditanam di bedengan kebun. Tanaman ini menyukai tanah yang kaya nutrisi dan membutuhkan penyiraman rutin, terutama saat cuaca panas.

Sebagai tanaman rambat, mentimun memerlukan penopang seperti teralis atau kayu agar tumbuh ke atas. Hal ini membantu mengurangi risiko penyakit dan mempermudah proses panen.

Mentimun biasanya siap dipanen dalam waktu 50 hingga 70 hari setelah tanam.

Tips Penting Menanam di Bedengan Kebun

Agar hasil panen maksimal, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Gunakan tanaman pendamping
Menanam bunga seperti marigold, zinnia, dan nasturtium di sekitar bedengan dapat membantu mengusir hama sekaligus menarik serangga penyerbuk. Tanaman seperti coneflower dan milkweed juga bermanfaat untuk menarik serangga baik, sementara semanggi membantu meningkatkan kandungan nitrogen dalam tanah.

2. Pilih media tanam berkualitas
Tanah pada bedengan cenderung lebih cepat kering dan mudah terpengaruh suhu. Oleh karena itu, gunakan tanah dengan struktur gembur, drainase baik, dan kaya bahan organik. Tanah bertekstur lempung yang subur sangat dianjurkan karena mampu menjaga kelembapan.

Dengan memilih jenis tanaman yang tepat dan perawatan yang sesuai, bedengan kebun dapat menjadi solusi efektif untuk menghasilkan sayuran segar, sehat, dan melimpah langsung dari rumah.

  • Penulis: Admin AZ
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jokowi

    Didampingi Mentan Amran, Presiden Jokowi Sapa Puluhan Ribu Petani, Penyuluh & Babinsa Se – Jawa Tengah

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Pekalongan (13/12)-Presiden RI, Joko Widodo didampingi Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran), menyapa puluhan ribu petani, penyuluh dan Babinsa se – Jawa Tengah. Disini, Presiden Jokowi mengajak petani tingkatkan produksi pangan sehingga mampu mendongkrak kesejahteraan petani. “Dunia sekarang ini sedang krisis pangan, karena pandemi belum selesai, memperbaiki ekonomi belum selesai, sudah masuk perubahan iklim […]

  • Mikroplastik

    Studi Ungkap Tanah Pertanian Simpan Mikroplastik 23 Kali Lebih Banyak dari Lautan

    • calendar_month Kamis, 29 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Peneliti mengungkap tanah pertanian menyimpan mikroplastik 23 kali lipat lebih banyak dibanding lautan. Temuan mengejutkan ini berasal dari studi yang dipublikasikan dalam Environmental Sciences Europe, yang dipimpin oleh Joseph Boctor, kandidat PhD dari Murdoch University. Boctor dan timnya meneliti berbagai sumber mikroplastik di tanah, menelusuri dampaknya terhadap kesehatan tanaman, serta menganalisis bagaimana akar […]

  • 5 Tanaman Hias Cantik yang Bermanfaat Sebagai Aromaterapi di Rumah

    5 Tanaman Hias Cantik yang Bermanfaat Sebagai Aromaterapi di Rumah

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Tanaman hias tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi beberapa jenis tanaman hias juga memiliki manfaat aromaterapi yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan dan mental. Berikut 5 tanaman hias yang dapat menjadi aromaterapi di rumah: 1. Lavender (Lavandula) Lavender terkenal dengan aromanya yang menenangkan dan membantu meredakan stres, kecemasan, dan insomnia. Tanaman ini mudah ditanam dan […]

  • Sabana Menyempit, Badak Terdesak: Dampak Krisis Iklim dan Invasi Spesies Asing

    Sabana Menyempit, Badak Terdesak: Dampak Krisis Iklim dan Invasi Spesies Asing

    • calendar_month Sabtu, 10 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Bentang sabana Taman Nasional Baluran yang selama ini dikenal sebagai “Afrika van Java” kini tak lagi sepenuhnya terbuka. Tanaman akasia berduri (Acacia nilotica) perlahan mengambil alih ruang hidup, menekan pertumbuhan rumput pakan banteng dan satwa herbivora lain. Invasi ini mengubah sabana yang semula lapang menjadi semak-semak rapat, menggeser keseimbangan ekosistem yang telah terbentuk […]

  • Puluhan Ribu Petani dan Penyuluh Hadir di Soreang, Mentan Amran: Kalian adalah Pahlawan Pangan Indonesia

    Puluhan Ribu Petani dan Penyuluh Hadir di Soreang, Mentan Amran: Kalian adalah Pahlawan Pangan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    Soreang (6/11) – Kementerian Pertanian menyelenggarakan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Jawa Barat. Kegiatan yang dihadiri Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman ini ditujukan untuk memaksimalkan dukungan penyuluh dan petani dalam peningkatan produksi padi dan jagung di Provinsi Jawa Barat untuk kebutuhan Nasional. Mentan Amran menyebut bahwa Petani dan Penyuluh adalah pahlawan pangan Indonesia. […]

  • Kebun Sayur

    Manfaatkan Lahan Sisa di Rumah: Tips Membuat Kebun Sayur Sendiri dengan Mudah

    • calendar_month Selasa, 4 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Memiliki lahan kosong di sekitar rumah? Jangan biarkan lahan tersebut terbengkalai! Membuat kebun sayur di rumah bisa menjadi solusi cerdas untuk menghadirkan suasana hijau sekaligus menghemat pengeluaran sehari-hari. Selain membuat area rumah lebih asri, hasil panen dari kebun sayur bisa langsung dikonsumsi, memberikan Anda sayuran segar tanpa harus membeli ke pasar. Meski terlihat […]

expand_less