Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Tanpa Tanah Tetap Cantik: Rekomendasi Tanaman Hias untuk Ditanam di Air

Tanpa Tanah Tetap Cantik: Rekomendasi Tanaman Hias untuk Ditanam di Air

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menanam tanaman hias tanpa tanah kini semakin populer, terutama bagi kamu yang ingin merawat tanaman dengan cara yang lebih praktis. Metode hidroponik memungkinkan tanaman tumbuh hanya dengan menggunakan air sebagai media tanam. Selain mengurangi kerepotan menyiram, tanaman yang ditempatkan dalam vas berisi air juga terlihat lebih bersih dan modern, sehingga cocok untuk dekorasi rumah minimalis.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut beberapa tanaman hias yang dapat tumbuh subur tanpa tanah:

1. Sirih Gading

Sirih gading menjadi salah satu tanaman hias paling mudah dirawat di air dan terkenal dengan pertumbuhannya yang cepat. Saat ditanam di air, tanaman ini justru lebih stabil karena tidak bergantung pada kelembapan tanah yang sering berubah.

Meski begitu, air perlu diganti setiap 1–2 minggu sekali agar tetap jernih dan bebas bakteri. Dalam kondisi ideal, sirih gading dapat memanjang hingga 30 cm hanya dalam beberapa minggu. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan variasi warna yang beragam, mulai dari hijau pekat hingga kombinasi hijau kekuningan dan putih krem.

2. Tanaman Laba-Laba (Spider Plant)

Tanaman laba-laba mudah tumbuh di air dan sering menghasilkan anakan yang dapat dipotong untuk perbanyakan. Saat menanamnya di air, pastikan daun tidak terendam agar tidak menyebabkan ujungnya kecokelatan.

Tanaman ini tidak terlalu sensitif terhadap kualitas air sehingga cocok untuk pemula. Pilih wadah yang cukup besar agar akarnya dapat berkembang dengan baik. Spider plant toleran terhadap cahaya rendah, tetapi warna daunnya akan lebih cerah jika mendapatkan cahaya terang tidak langsung.

3. Monstera

Monstera terkenal dengan daun berlubang yang unik dan estetik. Saat ditanam di air, monstera memberikan kesan dekoratif yang modern dan minimalis.

Untuk menanamnya, potong batang yang memiliki buku dan akar udara, lalu masukkan bagian akar ke dalam air. Gunakan penopang agar batang tetap tegak karena monstera dapat tumbuh cukup besar. Air perlu diganti setiap minggu untuk mencegah lendir dan menjaga akar tetap sehat.

Monstera tumbuh paling baik di area bercahaya terang tidak langsung. Cahaya terlalu kuat dapat membuat daun menguning, sementara cahaya terlalu redup akan memperlambat pertumbuhan daun baru.

4. Philodendron

Philodendron, khususnya jenis berdaun hati, sangat cocok bagi pemula yang ingin mencoba metode tanam menggunakan air. Perawatannya cukup sederhana: pastikan air tetap bersih dan ganti secara berkala.

Tanaman ini toleran terhadap cahaya rendah, namun akan menghasilkan daun lebih banyak jika ditempatkan di area bercahaya terang tidak langsung.

5. Peace Lily

Peace lily memiliki daun hijau tua yang mewah dengan bunga putih yang elegan. Banyak yang belum tahu bahwa tanaman ini bisa tumbuh di air, asalkan tidak terkena sinar matahari langsung yang dapat membakar daun.

Sebelum memasukkannya ke vas, pastikan akar telah dibersihkan sepenuhnya dari tanah. Tempatkan di area dengan cahaya terang tidak langsung dan suhu ruangan stabil. Bentuknya yang rapi menjadikan peace lily cocok untuk kamar tidur, ruang tamu, atau area kerja.

6. Aglaonema

Aglaonema dikenal sebagai tanaman hias yang sangat mudah dirawat, baik di tanah maupun air. Saat ditanam di air, tanaman ini tetap dapat tumbuh subur selama air diganti secara rutin.

Aglaonema memiliki variasi warna daun yang menarik, mulai dari hijau gelap, hijau muda, hingga perpaduan merah muda atau putih. Keindahan warnanya semakin menonjol ketika ditempatkan dalam vas bening.

7. Lucky Bamboo

Meski namanya bambu, lucky bamboo sebenarnya termasuk dalam keluarga Dracaena. Tanaman ini dapat tumbuh hanya dengan merendam sebagian kecil batangnya di dalam air.

Gunakan air suling atau air yang telah diendapkan semalaman untuk menghindari kerusakan akibat klorin. Tambahkan beberapa batu kecil di dasar vas untuk membantu batang tetap berdiri tegak.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pakan Ternak penting untuk menerapkan strategi cerdas guna memastikan ternak tetap mendapatkan nutrisi yang memadai

    Meningkatkan Ketahanan Pakan Ternak: Strategi Fermentasi Rumput di Musim Kemarau

    • calendar_month Minggu, 1 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Musim kemarau yang panjang sering menjadi momok bagi para peternak, terutama dalam hal ketersediaan pakan ternak. Dengan ketersediaan rumput segar yang semakin menurun dan kualitas pakan yang terancam, penting untuk menerapkan strategi cerdas guna memastikan ternak tetap mendapatkan nutrisi yang memadai. Salah satu solusi efektif yang patut dipertimbangkan adalah fermentasi rumput. Metode ini […]

  • Jenis Tanah Cocok untuk Pertanian

    Rahasia Panen Sukses: 5 Jenis Tanah Cocok untuk Pertanian di Indonesia yang Wajib Diketahui Petani!

    • calendar_month Minggu, 30 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Jenis tanah yang cocok untuk pertanian di Indonesia. Indonesia merupakan negara agraris yang sangat subur dan memiliki potensi besar dalam sektor pertanian. Namun, untuk dapat menghasilkan panen yang baik, tentu dibutuhkan jenis tanah yang cocok untuk pertanian. Berikut adalah beberapa jenis tanah yang cocok untuk pertanian di Indonesia: Tanah Alfisol Tanah Alfisol merupakan jenis tanah […]

  • Agribisnis: Mengintegrasikan Pertanian dan Bisnis untuk Perekonomian yang Berkelanjutan (foto canva)

    Agribisnis: Mengintegrasikan Pertanian dan Bisnis untuk Perekonomian yang Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Agribisnis merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian, mengintegrasikan berbagai aspek mulai dari produksi pertanian hingga distribusi produk yang dihasilkan kepada konsumen. Konsep ini tidak hanya mencakup aktivitas pertanian langsung, seperti penanaman dan pemeliharaan tanaman, tetapi juga melibatkan segala proses bisnis yang berkaitan dengan pertanian, termasuk pengolahan, penyimpanan, pemasaran, dan penjualan produk pertanian. […]

  • CSA Kementan, Buktikan Produktivitas Petani Cirebon Meningkat

    CSA Kementan, Buktikan Produktivitas Petani Cirebon Meningkat

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Pertanian Cerdas Iklim atau Climate Smart Agriculture (CSA) adalah salah satu upaya yang tengah dilakukan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk menggenjot produktivitas dalam menghadapi perubahan iklim menuju pertanian yang ramah lingkungan. CSA adalah paket teknologi ramah lingkungan yang diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui program Strategic Irrigation Modernization Urgent Project (SIMURP). Menteri […]

  • Aceh

    Dukung Pertanian di Aceh, Kementan Bersinergi Dengan Komisi IV DPR RI

    • calendar_month Rabu, 1 Nov 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman selalu menekankan peran vital penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan produksi komoditas strategis padi, jagung dan kedelai agar kita harus mampu swasembada pangan kembali. Mengikuti arahan Mentan, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) siap mendukung perkembangan pertanian di seluruh Indonesia khususnya wilayah Aceh. Hal […]

  • Jasa Sebar Kuisioner

    Bisnis Gen Z: Peluang, Tantangan, dan Peran Studi Kelayakan dalam Kesuksesan Bisnis

    • calendar_month Jumat, 13 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Generasi Z, atau yang lebih dikenal sebagai Gen Z, merupakan kelompok yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Mereka adalah generasi yang tumbuh dengan teknologi dan internet sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Tidak mengherankan jika banyak dari mereka yang mulai terjun ke dunia bisnis sejak usia muda. Bisnis yang dijalankan oleh Gen Z […]

expand_less