wartanionline.com – Menanam tanaman hias tanpa tanah kini semakin populer, terutama bagi kamu yang ingin merawat tanaman dengan cara yang lebih praktis. Metode hidroponik memungkinkan tanaman tumbuh hanya dengan menggunakan air sebagai media tanam. Selain mengurangi kerepotan menyiram, tanaman yang ditempatkan dalam vas berisi air juga terlihat lebih bersih dan modern, sehingga cocok untuk dekorasi rumah minimalis.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut beberapa tanaman hias yang dapat tumbuh subur tanpa tanah:

1. Sirih Gading

Sirih gading menjadi salah satu tanaman hias paling mudah dirawat di air dan terkenal dengan pertumbuhannya yang cepat. Saat ditanam di air, tanaman ini justru lebih stabil karena tidak bergantung pada kelembapan tanah yang sering berubah.

Meski begitu, air perlu diganti setiap 1–2 minggu sekali agar tetap jernih dan bebas bakteri. Dalam kondisi ideal, sirih gading dapat memanjang hingga 30 cm hanya dalam beberapa minggu. Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan variasi warna yang beragam, mulai dari hijau pekat hingga kombinasi hijau kekuningan dan putih krem.

2. Tanaman Laba-Laba (Spider Plant)

Tanaman laba-laba mudah tumbuh di air dan sering menghasilkan anakan yang dapat dipotong untuk perbanyakan. Saat menanamnya di air, pastikan daun tidak terendam agar tidak menyebabkan ujungnya kecokelatan.

Tanaman ini tidak terlalu sensitif terhadap kualitas air sehingga cocok untuk pemula. Pilih wadah yang cukup besar agar akarnya dapat berkembang dengan baik. Spider plant toleran terhadap cahaya rendah, tetapi warna daunnya akan lebih cerah jika mendapatkan cahaya terang tidak langsung.

3. Monstera

Monstera terkenal dengan daun berlubang yang unik dan estetik. Saat ditanam di air, monstera memberikan kesan dekoratif yang modern dan minimalis.

Untuk menanamnya, potong batang yang memiliki buku dan akar udara, lalu masukkan bagian akar ke dalam air. Gunakan penopang agar batang tetap tegak karena monstera dapat tumbuh cukup besar. Air perlu diganti setiap minggu untuk mencegah lendir dan menjaga akar tetap sehat.

Monstera tumbuh paling baik di area bercahaya terang tidak langsung. Cahaya terlalu kuat dapat membuat daun menguning, sementara cahaya terlalu redup akan memperlambat pertumbuhan daun baru.

4. Philodendron

Philodendron, khususnya jenis berdaun hati, sangat cocok bagi pemula yang ingin mencoba metode tanam menggunakan air. Perawatannya cukup sederhana: pastikan air tetap bersih dan ganti secara berkala.

Tanaman ini toleran terhadap cahaya rendah, namun akan menghasilkan daun lebih banyak jika ditempatkan di area bercahaya terang tidak langsung.

5. Peace Lily

Peace lily memiliki daun hijau tua yang mewah dengan bunga putih yang elegan. Banyak yang belum tahu bahwa tanaman ini bisa tumbuh di air, asalkan tidak terkena sinar matahari langsung yang dapat membakar daun.

Sebelum memasukkannya ke vas, pastikan akar telah dibersihkan sepenuhnya dari tanah. Tempatkan di area dengan cahaya terang tidak langsung dan suhu ruangan stabil. Bentuknya yang rapi menjadikan peace lily cocok untuk kamar tidur, ruang tamu, atau area kerja.

6. Aglaonema

Aglaonema dikenal sebagai tanaman hias yang sangat mudah dirawat, baik di tanah maupun air. Saat ditanam di air, tanaman ini tetap dapat tumbuh subur selama air diganti secara rutin.

Aglaonema memiliki variasi warna daun yang menarik, mulai dari hijau gelap, hijau muda, hingga perpaduan merah muda atau putih. Keindahan warnanya semakin menonjol ketika ditempatkan dalam vas bening.

7. Lucky Bamboo

Meski namanya bambu, lucky bamboo sebenarnya termasuk dalam keluarga Dracaena. Tanaman ini dapat tumbuh hanya dengan merendam sebagian kecil batangnya di dalam air.

Gunakan air suling atau air yang telah diendapkan semalaman untuk menghindari kerusakan akibat klorin. Tambahkan beberapa batu kecil di dasar vas untuk membantu batang tetap berdiri tegak.