Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

Kementan Siapkan Rp1,49 T dan Ajukan Tambahan Rp5,1 T untuk Pulihkan Pertanian Sumatera Pasca Bencana

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan sektor pertanian pasca bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah utara dan tengah Sumatera pada akhir November 2025. Pemerintah menyiapkan anggaran Rp1,49 triliun dari APBN 2026, sekaligus mengusulkan tambahan anggaran Rp5,1 triliun untuk mempercepat pemulihan di tiga provinsi terdampak.

Hal tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (Mentan Amran) dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (14/1/2026).

Mentan Amran menegaskan, Kementan berkomitmen membantu petani bangkit dari dampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Kementerian Pertanian berupaya membantu memulihkan sektor pertanian di ketiga provinsi terdampak pasca bencana, baik dengan mengoptimalkan anggaran APBN 2026 yang tersedia maupun dengan mengusulkan anggaran tambahan apabila memungkinkan,” ujar Mentan Amran.

Ia merinci, alokasi anggaran APBN Kementan 2026 yang siap digulirkan untuk pemulihan pasca bencana mencapai Rp1,49 triliun. Mentan Amran menyebut alokasi bantuan terdiri atas bantuan benih tanaman, rehabilitiasi tanaman perkebunan , serta penyediaan alsintan, pupuk, dan pestisida.

“Alokasi anggaran APBN Kementerian Pertanian 2026 yang siap digulirkan untuk pemulihan pasca bencana mencapai Rp1,49 triliun, yang terdiri dari rehabilitasi lahan sawah ringan, sedang, dan irigasi sebesar Rp736,21 miliar, bantuan benih tanaman pangan Rp68,6 miliar, rehab kawasan perkebunan Rp50,46 miliar, serta penyediaan alsintan, pupuk, pupuk, pestisida Rp641,25 miliar.” sebut Mentan Amran.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, dalam Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Alokasi bantuan ini Mentan Amran mengungkapkan diprioritaskan untuk wilayah yang paling terdampak, khususnya lahan sawah yang mengalami kerusakan ringan dan sedang. Sementara itu, untuk lahan sawah yang mengalami kerusakan berat, Mentan Amran menegaskan perlunya sinergi lintas kementerian. Menurutnya, rehabilitasi sawah rusak berat membutuhkan kerja sama dengan Kementerian ATR/BPN terkait penataan ruang serta Kementerian PUPR untuk perbaikan jaringan irigasi.

Selain mengoptimalkan anggaran yang tersedia, Kementan memperkirakan kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp5,1 triliun guna memulihkan sektor pertanian secara komprehensif di tiga provinsi terdampak.

“Kebutuhan ini berasal dari pemulihan sektor pertanian di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang harus dilakukan secara menyeluruh di seluruh lokasi terdampak. Di sisi lain, program prioritas untuk menjaga pertanian berkelanjutan tetap harus berjalan,” kata Mentan Amran.

Usulan tambahan anggaran Rp5,1 triliun tersebut akan difokuskan untuk rehabilitasi tambahan lahan sawah senilai Rp3,4 triliun, rehabilitasi kawasan perkebunan Rp456,4 miliar, bantuan benih hortikultura Rp19,1 miliar, pakan ternak Rp262,8 miliar, penyediaan sarana dan prasarana Rp674,7 miliar, serta rehabilitasi bangunan dan sarana penunjang lainnya sebesar Rp291 miliar.

Untuk itu, Amran memohon dukungan Komisi IV DPR RI agar proses pemulihan pasca bencana, khususnya di sektor pertanian, dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

“Pada kesempatan ini kami memohon dukungan pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI untuk mendukung alokasi tambahan anggaran dalam rangka mempercepat pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Selain melalui APBN, Kementan juga telah menggalang bantuan kemanusiaan. Mentan Amran melaporkan, donasi dari Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Peduli telah terkumpul sebesar Rp75 miliar.

“Bantuan tersebut telah kami kirimkan dalam tiga tahap bekerja sama dengan TNI AL, TNI AU, TNI AD, serta Polri,” ungkapnya.

Bencana hidrometeorologi berupa banjir bandang, luapan sungai, dan tanah longsor tersebut melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Daerah yang paling terdampak antara lain Aceh Tamiang, Agam, Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.

Berdasarkan data per 13 Januari 2026, luas sawah terdampak di ketiga provinsi mencapai 107.324 hektare. Rinciannya, sawah rusak ringan seluas 56.077 hektare, rusak sedang 22.152 hektare, dan rusak berat 29.095 hektare. Dari total tersebut, lahan tanaman padi dan jagung yang mengalami puso atau gagal panen mencapai 44,6 ribu hektare.

Selain itu, lahan perkebunan non-sawit seperti kopi, kakao, dan kelapa dalam terdampak seluas 29.310 hektare. Lahan hortikultura yang rusak mencapai 1.803 hektare, sementara jumlah ternak mati atau hilang tercatat lebih dari 820 ribu ekor.

Kementan juga mencatat kerusakan infrastruktur pertanian, antara lain 58 unit Rumah Potong Hewan (RPH), 2.300 unit alsintan hilang, 74 Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) rusak, 3 bendungan rusak, jaringan irigasi rusak sepanjang 152 kilometer, serta 820 unit jalan produksi terdampak.

“Tentu data dampak bencana ini bersifat dinamis dan terus kami perbarui setiap hari melalui koordinasi intensif antara unit Eselon I Kementerian Pertanian dan dinas pertanian di daerah terdampak,” pungkas Mentan Amran.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tanda tanaman yang mengalami kekurangan kalsium ini akan memiliki daun yang terlihat keriting dan mudah rontok.

      Tanaman Kekurangan Kalsium, Inilah Tanda-tanda dan Cara Mengatasinya

      • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanda dan cara mengatasi tanaman yang kekurangan kalsium. Kalsium adalah salah satu nutrisi penting bagi tanaman karena berperan dalam pertumbuhan dan perkembangan mereka. Namun, terkadang tanaman yang kurang kalsium ini dapat menghambat pertumbuhan mereka secara keseluruhan. Tanda-tanda utama kekurangan kalsium biasanya terlihat pada daun, buah, dan bunga. Pertama, tanaman yang kurang kalsium ini akan memiliki […]

    • Bunga mawar

      Penyakit Umum pada Bunga Mawar dan Cara Mengatasinya

      • calendar_month Sabtu, 19 Okt 2024
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      wartanionline.com – Bunga mawar adalah salah satu tanaman hias yang paling populer dan banyak digemari karena keindahan dan aromanya. Namun, seperti tanaman lainnya, mawar rentan terhadap berbagai penyakit yang dapat merusak kecantikannya. Memahami jenis-jenis penyakit pada bunga mawar serta cara pencegahannya adalah kunci untuk menjaga mawar tetap sehat dan berbunga indah. Berikut adalah beberapa penyakit […]

    • BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Sangihe, Tekankan Keamanan Pangan dan Integritas Relawan

      BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Sangihe, Tekankan Keamanan Pangan dan Integritas Relawan

      • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program strategis kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terus diperkuat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) hingga ke level daerah. Penguatan ini menyentuh langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai kabupaten, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Salah satu bentuk nyata upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Penjamah Makanan […]

    • Manfaat Kulit Buah sebagai Pupuk Tanaman

      Inilah Potensi Luar Biasa Kulit Buah sebagai Pupuk Tanaman yang Belum Banyak Diketahui!

      • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Manfaat kulit buah sebagai pupuk tanaman. Kulit buah yang biasanya dianggap sebagai limbah dapur, ternyata dapat dimanfaatkan sebagai pupuk alami untuk tanaman. Mengapa kulit buah bisa menjadi pupuk yang baik? Karena kulit buah mengandung senyawa organik yang sangat baik untuk tanaman. Berikut adalah beberapa jenis kulit buah yang memiliki manfaat sebagai pupuk tanaman: Kulit Jeruk […]

    • Tips berkebun saat bulan Ramadhan

      Inilah Rahasia Tanaman Super Produktif Saat Bulan Ramadhan, Simak Tips Berkebunnya!

      • calendar_month Minggu, 19 Mar 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 4Komentar

      Tips berkebun saat bulan Ramadhan yang bisa membuat harimu menjadi produktif. Bulan Ramadhan adalah bulan yang suci bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain beribadah, banyak juga yang memanfaatkan waktu bulan Ramadhan untuk melakukan berbagai kegiatan, termasuk berkebun. Berkebun selama bulan Ramadhan dapat memberikan banyak manfaat, baik secara fisik maupun mental, seperti meningkatkan kesehatan, mengurangi […]

    • Harga Gabah

      Harga Gabah di Bawah HPP, Petani Kulonprogo Menjerit dan Berharap Bulog Segera Bertindak

      • calendar_month Senin, 13 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      Kulonprogo (13/1) – Para petani di Kulonprogo, salah satu sentra padi di Yogyakarta, menghadapi situasi sulit. Harga gabah hasil panen raya mereka hanya dihargai Rp5.100 per kilogram, jauh di bawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram. Kondisi ini membuat petani menanggung kerugian besar dan berharap Bulog segera turun tangan menyerap hasil panen sesuai […]

    expand_less