Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Tips Menyiram Tanaman Stroberi agar Tumbuh Subur dan Berbuah Manis

Tips Menyiram Tanaman Stroberi agar Tumbuh Subur dan Berbuah Manis

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Stroberi menjadi salah satu buah favorit untuk ditanam di kebun rumah. Selain rasanya manis dan segar, buah ini kerap diolah menjadi berbagai hidangan, seperti selai hingga aneka dessert. Namun, untuk menghasilkan buah yang besar dan lezat, perawatan tanaman terutama penyiraman tidak boleh dilakukan sembarangan.

Dilansir dari Better Homes and Gardens, kebutuhan air tanaman stroberi tergolong cukup tinggi sehingga penting memahami frekuensi dan metode penyiraman yang tepat, baik saat ditanam di pot maupun di lahan terbuka.

Kebutuhan Air Tanaman Stroberi

Stroberi termasuk buah dengan kandungan air sangat tinggi, yakni sekitar 91 persen. Karena itu, tanaman ini membutuhkan pasokan air yang cukup dan konsisten.

Secara umum, tanaman stroberi memerlukan sekitar 1,7–3,5 liter air per minggu per pot. Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika lapisan tanah bagian atas sedalam 2–5 cm sudah terasa kering saat disentuh.

Pada cuaca panas, stroberi yang ditanam di pot biasanya perlu disiram setiap hari. Sementara itu, stroberi yang ditanam langsung di tanah umumnya cukup disiram secara menyeluruh satu kali dalam seminggu atau bahkan lebih jarang, tergantung kondisi cuaca dan kelembapan tanah.

Meski demikian, kelebihan air justru lebih berbahaya dibandingkan kekurangan air. Tanaman stroberi sangat sensitif terhadap tanah yang terlalu basah. Oleh karena itu, penting untuk selalu memeriksa kondisi tanah sebelum menyiram.

Cara Menyiram Stroberi yang Tepat

Metode penyiraman berpengaruh besar terhadap kesehatan tanaman. Sistem irigasi tetes atau selang rembes menjadi pilihan terbaik karena air langsung disalurkan ke tanah tanpa membasahi daun. Cara ini membantu mencegah munculnya penyakit jamur, seperti embun tepung, yang kerap menyerang daun stroberi.

Jika penyiraman dilakukan secara manual menggunakan selang atau gembor, arahkan air langsung ke permukaan tanah dan hindari membasahi daun. Penyiraman sebaiknya dilakukan pada pagi hari agar daun memiliki waktu cukup untuk mengering sebelum malam.

Untuk stroberi yang ditanam di pot, pastikan wadah memiliki lubang drainase yang baik. Tanah yang terlalu lembap dapat memicu busuk akar dan membuat tanaman cepat mati.

Tanda Tanaman Kelebihan Air

Tanaman stroberi yang terlalu sering disiram biasanya menunjukkan gejala seperti:

  • Daun menguning atau kecokelatan

  • Batang terlihat layu

  • Akar berbau tidak sedap dan berlendir

Jika tanda-tanda ini muncul, segera kurangi frekuensi penyiraman. Untuk tanaman dalam pot, sebaiknya ganti media tanam dengan tanah baru yang lebih gembur dan memiliki drainase baik.

Perawatan Tambahan agar Panen Maksimal

Selain penyiraman, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar stroberi menghasilkan buah berkualitas:

  • Sinar matahari: Stroberi menyukai sinar matahari penuh, idealnya minimal delapan jam per hari.

  • Pupuk dan kompos: Tambahkan kompos atau pupuk kandang matang sebelum tanam untuk meningkatkan kesuburan tanah. Jika menggunakan pupuk cair, pilih pupuk organik seimbang dan hindari kandungan nitrogen tinggi agar tanaman tidak hanya rimbun daun tetapi minim buah.

  • Mulsa jerami: Penggunaan mulsa membantu menjaga kelembapan tanah dan menekan pertumbuhan gulma.

  • Pengendalian hama: Stroberi rentan diserang siput, burung, dan hewan pengerat. Penanaman tanaman pendamping beraroma kuat dapat menjadi solusi alami untuk mengurangi gangguan hama.

Dengan penyiraman yang tepat dan perawatan menyeluruh, tanaman stroberi dapat tumbuh sehat serta menghasilkan buah yang manis dan melimpah sepanjang musim panen.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pakar HTN Menegaskan, Harus Ada Perubahan KUHP Di Indonesia

    Pakar HTN Menegaskan, Harus Ada Perubahan KUHP Di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pakar Hukum Negara (HTN) Dr. Hamrin, SH., MH., M.Si (Han) menyoroti lambatnya pihak Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengesahkan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) yang sampai saat ini masih belum ada kejelasan. Hamrin mengemukakan bahwa KUHP itu harus segera diganti karena hukum itu berkembang dan menyesuaikan dengan kehidupan masyarakat agar tidak ternilai hukum […]

  • Tanaman Kumis Kucing

    Cara Menanam Tanaman Kumis Kucing dan Manfaatnya Bagi Kesehatan

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 11Komentar

    Tanaman kumis kucing (Orthosiphon aristatus) merupakan tanaman yang dapat ditemukan di pulau Sumatra dan Jawa. Tanaman ini akan tumbuh secara alami di tepi hutan, namun secara umum terlihat di sepanjang pinggir jalan dan tanah yang tidak terpakai. Tumbuh dengan liar, tanaman ini ternyata mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Dimana, bagian dari tanaman ini yang digunakan […]

  • Banten

    Pertanian Jago, Indonesia Kokoh, Petani Banten Siap Jaga Ketersediaan Pangan

    • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    BANTEN – Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang sangat berperan penting untuk keberlanjutan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Hal ini karena sektor pertanian memiliki peran dalam penyediaan  pangan, penyediaan lapangan pekerjaan, dan juga sebagai salah satu sumber pendapatan masyarakat Indonesia. Petani menjadi ujung tombak penyediaan pangan sekaligus perekomian di Indonesia. Untuk itu keberadaan Petani menjadi penting […]

  • Mengapa Campaign Organik Lebih Efektif untuk Membangun Awareness Brand di Era Media Sosial

    Mengapa Campaign Organik Lebih Efektif untuk Membangun Awareness Brand di Era Media Sosial

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Persaingan di media sosial semakin ketat. Tidak cukup hanya membuat konten yang menarik, sebuah brand juga perlu memastikan kontennya benar-benar dilihat, dibicarakan, dan mendapatkan interaksi yang relevan dari audiens. Salah satu strategi yang banyak digunakan saat ini adalah campaign organik berbasis creator. Berbeda dengan metode yang mengandalkan bot atau interaksi tidak alami, campaign organik […]

  • Gejala virus kuning pada tanaman dapat bervariasi. Namun, gejala umum yang dapat dikenali adalah daun tanaman yang menguning dan keriting.

    Virus Kuning, Inilah Fakta Penyakit Tanaman yang Perlu Diketahui Petani!

    • calendar_month Kamis, 27 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Virus kuning atau yang lebih dikenal sebagai virus bule karena menyebabkan daun tanaman berubah warna menjadi kuning, merupakan momok menakutkan bagi para petani. Penyakit virus kuning ini diketahui dapat menyerang berbagai jenis tanaman budidaya. Mulai dari tanaman cabai, kacang panjang, terong, tomat, timun, dan banyak lagi. Untuk memahami lebih lanjut tentang virus kuning, berikut adalah […]

  • Jenis Tanaman Hias yang Sedang Tren di Tahun 2024

    Jenis Tanaman Hias yang Sedang Tren di Tahun 2024

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tren tanaman hias selalu berubah seiring waktu terutama di tahun 2024 ini. Setiap orang akan selalu berganti tentang kegemarannya pada tren tanaman hias, Sehingga itulah yang menyebabkan tren selalu berubah. Pada tahun 2024, beberapa jenis tanaman hias yang diprediksi akan populer antara lain: 1. Tanaman Hias Daun Variegata Tanaman dengan daun variegata atau bercorak, seperti […]

expand_less