Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Gudang Bulog Penuh, Stok 5,3 Juta Ton

Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Gudang Bulog Penuh, Stok 5,3 Juta Ton

  • account_circle Humas Polbangtan Gowa
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan melimpah. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri kegiatan Dialog Swasembada Pangan di Gudang Bulog Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026).

Di hadapan awak media, jajaran Bulog, akademisi, dan para pelaku pangan, Mentan Amran menekankan bahwa berbagai kebijakan penyederhanaan regulasi yang dilakukan pemerintah telah memberikan dampak nyata bagi petani Indonesia, khususnya dalam distribusi pupuk subsidi.

“Kebijakan pupuk, dari Menteri Pertanian ke produsen pupuk Indonesia, langsung ke petani. Itu hanya tiga langkah, dulu 145 regulasi yang mengatur. Nah ini satu saja, itu membahagiakan petani seluruh Indonesia,” kata Mentan Amran.

Menurut Mentan, keberpihakan pemerintah kepada petani memang tidak selalu menyenangkan semua pihak. Namun ia menegaskan bahwa kebijakan yang diambil pemerintah sepenuhnya untuk kepentingan rakyat dan ketahanan pangan nasional.

Mentan Amran menghadiri kegiatan Dialog Swasembada Pangan di Gudang Bulog Romokalisari, Surabaya. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Yang tidak bahagia aku ngerti, kan pasti ada yang tidak senang. Saat Republik ini merdeka, ada yang berpihak pada Belanda, benar nggak? Mafia itu,” ujarnya.

Mentan Amran juga menyoroti berbagai keraguan terhadap data stok pangan nasional. Ia memastikan bahwa kondisi gudang Bulog yang penuh menjadi bukti nyata keberhasilan peningkatan produksi dan serapan gabah petani.

“Kalau ada yang mengatakan ini diragukan stok yang ada sekarang, ini sewa gudang nih sekarang nih. Ini gudang yang kita lihat ini disewa, kenapa? Sudah full,” katanya.

Mentan menjelaskan kapasitas gudang Bulog lebih dari 3 juta ton, sementara stok nasional telah mencapai sekitar 5 juta ton sehingga pemerintah harus menyewa tambahan gudang hingga 2 juta ton.

“Kapasitas gudang lebih dari 3 juta ton, sekarang 5,3 juta ton, sudah sewa 2 juta ton. Kalau ini data tidak benar, Kepala gudang itu dipenjara tuh, langsung masuk,” tegasnya.

Lebih lanjut, Mentan Amran mengungkapkan bahwa kondisi pangan Indonesia kini justru menarik perhatian negara lain. Dalam kesempatan tersebut, ia juga menggandeng secara langsung perwakilan dari negara tetangga Malaysia yang menegaskan adanya permintaan beras dari Malaysia kepada Indonesia.

“Nah, ini ada saudara kita dari Malaysia. Ini minta beras 500 ribu ton.” ujar Mentan Amran.

Menurutnya, beberapa tahun lalu Indonesia masih melakukan impor sejumlah komoditas pangan. Namun kini kondisi mulai berbalik seiring peningkatan produksi nasional.

“Kebetulan tadi mau ketemu, saya bilang (ke dia) ke Surabaya. Ini orangnya dulu impor beras dari Indonesia. Sekarang saudara kita minta 500 ribu ton,” katanya.

Mentan Amran mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja keras pemerintah dalam memperbaiki tata kelola pangan nasional, mempercepat distribusi pupuk, memperkuat irigasi, serta meningkatkan serapan hasil panen petani.

Mentan juga menyoroti kondisi harga pangan dunia yang saat ini mengalami penurunan di banyak negara. Namun di tengah situasi tersebut, pemerintah Indonesia tetap berupaya menjaga kesejahteraan petani dengan memastikan harga gabah tetap menguntungkan.

“Dan menariknya, harga pangan dunia turun. Ada 33 negara yang konsumsi beras, itu harganya turun,” ujarnya.

Kegiatan dialog di Gudang Bulog Romokalisari tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat komitmen keberlanjutan swasembada pangan nasional sekaligus memastikan stok pangan nasional tetap aman di tengah dinamika global.

  • Penulis: Humas Polbangtan Gowa
  • Editor: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopi, Cokelat, dan Anggur Terancam Perubahan Iklim: Studi Ungkap Pendinginan Matahari Bukan Solusi

    Kopi, Cokelat, dan Anggur Terancam Perubahan Iklim: Studi Ungkap Pendinginan Matahari Bukan Solusi

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Kopi pagi, cokelat manis, dan segelas anggur tiga komoditas mewah yang menjadi bagian dari kehidupan miliaran orang ternyata sedang berada di ambang krisis. Kenaikan suhu global dan perubahan pola hujan mulai menggerogoti ketahanan tanaman-tanaman yang menjadi tumpuan ekonomi jutaan petani dari Ghana hingga Prancis. Sebuah studi terbaru dalam Environmental Research Letters bahkan menyatakan: […]

  • Sirih Gading

    Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Ruangan Tanpa Jendela

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Secara umum, tanaman membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis dengan menyerap energi dari cahaya melalui daun. Namun, tidak semua tanaman memerlukan sinar matahari langsung untuk tumbuh subur. Banyak tanaman yang lebih menyukai cahaya sedang atau rendah, dan ada juga yang dapat bertahan hidup tanpa cahaya alami sama sekali. Mengutip Flower Advisor, Rabu (4/9/2024), berikut adalah […]

  • Cara budidaya ikan sidat atau yang dikenal sebagai Unagi di Jepang. Dari pemilihan jenis kolam hingga tahap panen.

    Panduan Lengkap Budidaya Ikan Sidat yang Terkenal di Jepang untuk Pemula

    • calendar_month Kamis, 26 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Budidaya ikan sidat atau yang dikenal sebagai Unagi di Jepang, tidak hanya menjadi kegiatan ekonomis yang menjanjikan, tetapi juga menawarkan peluang pasar yang luas. Dengan kemiripannya dengan belut dan kandungan nutrisinya yang melimpah, ikan sidat menjadi favorit di kalangan masyarakat Jepang. Cara budidaya ikan sidat cukup menarik, terutama mengingat popularitasnya dan peluang pasar yang terbuka […]

  • Budidaya Maggot

    Revolusi Pakan Ternak: Budidaya Maggot Modal Kecil, Untung Maksimal!

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Siapa sangka, limbah dapur, sisa sayur, atau sampah organik lainnya bisa diubah menjadi cuan lewat larva mungil bernama maggot? Dalam beberapa tahun terakhir, budidaya maggot semakin populer di kalangan peternak dan pelaku usaha karena manfaat ekonomis dan ekologisnya. Apa Itu Maggot? Maggot adalah larva dari lalat jenis Black Soldier Fly (BSF) atau Hermetia […]

  • Peran Persawahan dalam Menopang Ketahanan Pangan Nasional

    Peran Persawahan dalam Menopang Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Persawahan merupakan bentang alam pertanian yang identik dengan budidaya padi. Di Indonesia, sawah bukan sekadar lahan produksi pangan, melainkan juga bagian dari identitas sosial, budaya, dan ekonomi masyarakat pedesaan. Dari hamparan hijau di dataran rendah hingga terasering di perbukitan, persawahan menjadi penopang utama kebutuhan beras nasional. Peran Strategis Persawahan Sebagai negara agraris, Indonesia […]

  • Tanaman Vanili

    Tanaman Vanili, Manfaat dan Cara Menanamnya Dalam Pot

    • calendar_month Rabu, 4 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tanaman vanili memiliki nama latin Vanilia planifofela. Tanaman ini adalah tanaman yang menghasilkan bubuk vanili beraroma harum dan biasanya dapat digunakan sebagai bahan pembuatan kue. Tak hanya itu, aroma vanili ini juga sering dijadikan sebagai aroma essential oil. Bentuk dari tanaman  ini seperti kacang polong yang mengandung mineral, serat, vitamin A, B dan E. Tanaman […]

expand_less