Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Cara Menanam Semangka Kuning agar Cepat Berbuah dan Hasil Panen Melimpah

Cara Menanam Semangka Kuning agar Cepat Berbuah dan Hasil Panen Melimpah

  • account_circle Admin
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Semangka merupakan salah satu buah yang banyak digemari karena rasanya yang manis dan menyegarkan. Selama ini, masyarakat lebih mengenal semangka dengan daging buah berwarna merah. Namun, ada pula varietas semangka yang memiliki daging buah berwarna kuning cerah dan tak kalah lezat, yakni semangka kuning.

Selain tampilannya yang unik, semangka kuning juga memiliki tekstur renyah, rasa manis, dan jumlah biji yang cenderung lebih sedikit dibandingkan semangka merah. Karena keunggulan tersebut, semangka kuning semakin diminati dan memiliki nilai jual yang cukup tinggi di pasaran.

Mengapa Daging Semangka Berwarna Kuning?

Perbedaan warna antara semangka merah dan semangka kuning disebabkan oleh kandungan pigmen alami di dalam buah.

Semangka merah mengandung likopen dalam jumlah tinggi. Likopen merupakan senyawa antioksidan yang memberikan warna merah pada berbagai buah dan sayuran, seperti tomat dan semangka.

Sementara itu, semangka kuning memiliki kandungan likopen yang lebih rendah sehingga tidak menghasilkan warna merah. Sebagai gantinya, buah ini mengandung pigmen karotenoid yang memberikan warna kuning hingga kuning keemasan pada daging buahnya.

Meski berbeda warna, keduanya tetap kaya akan air, vitamin, dan berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan.

Mengenal Tanaman Semangka

Semangka (Citrullus lanatus) merupakan tanaman buah merambat yang termasuk dalam famili Cucurbitaceae. Tanaman ini berasal dari wilayah Afrika Selatan yang beriklim kering hingga semi-kering.

Buah semangka memiliki kulit yang keras dengan warna hijau muda hingga hijau tua, sering kali disertai garis-garis atau corak khas pada permukaannya.

Tanaman ini tumbuh menjalar di permukaan tanah dan membutuhkan area tanam yang cukup luas agar pertumbuhan batang dan buah berlangsung optimal.

Syarat Tumbuh Semangka Kuning

Secara umum, kebutuhan tumbuh semangka kuning tidak berbeda jauh dengan semangka varietas lainnya.

Beberapa kondisi lingkungan yang ideal untuk budidaya semangka kuning antara lain:

  • Ketinggian tempat hingga 600 meter di atas permukaan laut (mdpl)
  • Curah hujan sekitar 40–50 mm per bulan
  • Suhu udara berkisar 25–30 derajat Celsius
  • Tanah bertekstur pasir atau lempung berpasir
  • Tingkat keasaman tanah (pH) antara 6,0–6,7
  • Mendapatkan sinar matahari penuh sepanjang hari

Kondisi tersebut akan membantu tanaman tumbuh sehat dan menghasilkan buah dengan kualitas yang baik.

Cara Budidaya Semangka Kuning

1. Persiapan Benih

Sebelum disemai, benih semangka kuning sebaiknya direndam terlebih dahulu untuk mempercepat proses perkecambahan.

Setelah itu, benih dibungkus menggunakan kertas koran lembap dan diperam selama satu hingga dua hari hingga muncul kecambah.

Benih yang telah berkecambah dengan calon akar sepanjang sekitar 2 milimeter kemudian dipindahkan ke media semai berupa polybag berisi campuran tanah dan pupuk organik.

Bibit disiram secara rutin satu hingga dua kali sehari dan ditempatkan di area yang mendapatkan sinar matahari cukup.

Bibit siap dipindahkan ke lahan tanam setelah berumur sekitar 12–14 hari atau telah memiliki 2–3 helai daun sejati.

2. Persiapan Lahan

Lahan yang akan digunakan sebaiknya dibersihkan dari gulma dan sisa tanaman sebelumnya.

Apabila tanah bertekstur padat, lakukan pengolahan tanah dengan cara dicangkul atau dibajak hingga gembur.

Tambahkan pupuk kandang atau kompos sebagai pupuk dasar untuk meningkatkan kesuburan tanah.

Selanjutnya, buat bedengan dengan ukuran:

  • Lebar sekitar 3 meter untuk sistem tanam tunggal
  • Lebar 6–7 meter untuk sistem tanam ganda
  • Tinggi bedengan sekitar 50 sentimeter

Bedengan yang baik akan membantu menjaga drainase dan mencegah genangan air di sekitar akar tanaman.

3. Penanaman Bibit

Bibit yang telah berumur 12–14 hari dapat dipindahkan ke lahan tanam.

Jarak tanam yang dianjurkan yaitu:

Sistem tanam tunggal

  • 90–100 cm × 3 meter

Sistem tanam ganda

  • 90–100 cm × 6–7 meter

Sebelum penanaman, lepaskan polybag secara hati-hati agar akar tidak rusak.

Masukkan bibit ke lubang tanam yang telah disiapkan, kemudian timbun kembali dengan tanah dan padatkan secukupnya.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari untuk mengurangi stres pada tanaman akibat panas matahari.

Perawatan Tanaman Semangka Kuning

Penggunaan Mulsa

Setelah penanaman, lahan dapat ditutup menggunakan mulsa plastik hitam perak.

Mulsa berfungsi untuk:

  • Menekan pertumbuhan gulma
  • Menjaga kelembapan tanah
  • Mengurangi penguapan air
  • Menstabilkan suhu tanah

Penyiraman dan Penyiangan

Lakukan penyiraman secara teratur, terutama pada musim kemarau.

Gulma yang tumbuh di sekitar tanaman perlu dibersihkan secara berkala agar tidak bersaing dalam menyerap unsur hara.

Pemasangan Alas Buah

Ketika tanaman mulai merambat dan menghasilkan buah, pasang alas berupa jerami, sekam, atau bahan lain yang bersih di bawah buah.

Tujuannya untuk mencegah buah bersentuhan langsung dengan tanah sehingga kualitas buah tetap terjaga.

Perempelan Buah

Saat tanaman mulai berbuah, lakukan seleksi buah dengan membuang buah yang tumbuh terlalu dekat dengan pangkal batang.

Sisakan sekitar 1–4 buah terbaik pada setiap tanaman agar nutrisi terfokus pada pembesaran buah sehingga hasil panen menjadi lebih optimal.

Masa Panen Semangka Kuning

Semangka kuning umumnya dapat dipanen pada umur 65–75 hari setelah tanam, tergantung varietas dan kondisi lingkungan.

Beberapa tanda buah siap panen antara lain:

  • Warna kulit buah tampak lebih kusam
  • Sulur di dekat tangkai mulai mengering
  • Bagian bawah buah berubah warna menjadi kekuningan
  • Bunyi terdengar lebih berat dan padat saat buah diketuk

Panen sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari untuk menjaga kesegaran buah.

Potensi Budidaya yang Menjanjikan

Permintaan pasar terhadap semangka kuning terus meningkat karena tampilannya yang unik dan rasanya yang manis. Dengan teknik budidaya yang tepat, tanaman ini dapat menjadi salah satu komoditas hortikultura yang menguntungkan bagi petani.

Selain memiliki nilai ekonomi yang baik, semangka kuning juga relatif mudah dibudidayakan di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, selama kebutuhan cahaya matahari, air, dan unsur hara terpenuhi dengan baik.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Gudang Bulog Penuh, Stok 5,3 Juta Ton

    Mentan Amran Pastikan Stok Beras Nasional Aman, Gudang Bulog Penuh, Stok 5,3 Juta Ton

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan stok beras nasional saat ini berada dalam kondisi aman dan melimpah. Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat menghadiri kegiatan Dialog Swasembada Pangan di Gudang Bulog Romokalisari, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (13/5/2026). Di hadapan awak media, jajaran Bulog, akademisi, dan para pelaku pangan, Mentan Amran menekankan […]

  • BPPSDMP

    BPPSDMP Lakukan Terobosan Dengan Konsolidasi Internal Mendukung Program Utama Kementan Berjalan

    • calendar_month Sabtu, 17 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    GARUT – Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat program utama Kementan. Konsolidasi tersebut dilaksanakan di Hotel Harmoni Garut, Jawa Barat, 16-18 Juni 2023. Kegiatan beragendakan Motivasi dari Tim ESQ dan Percepatan realisasi program hibah luar negeri, serta Rencana Tindak Lanjut. Memasuki semester kedua pelaksanaan program kegiatan tahun […]

  • Tips dan Trik menjadi Petani Tebu: Panduan untuk Sukses dalam Bertani Tebu

    Tips dan Trik menjadi Petani Tebu: Panduan untuk Sukses dalam Bertani Tebu

    • calendar_month Sabtu, 2 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Petani tebu merupakan salah satu sektor pertanian yang penting karena tebu digunakan sebagai bahan baku utama untuk produksi gula. Menjadi petani tebu yang sukses membutuhkan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang luas. Berikut adalah beberapa tips dan trik penting bagi para petani tebu: 1. Pemilihan Lokasi Tanam yang Tepat Pemilihan lokasi yang tepat sangat penting dalam […]

  • 5 Keajaiban Cangkang Telur: Pupuk Alami untuk Tanaman Anda

    5 Keajaiban Cangkang Telur: Pupuk Alami untuk Tanaman Anda

    • calendar_month Rabu, 27 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Cangkang telur, yang biasanya kita buang begitu saja, ternyata menyimpan harta karun bagi tanaman Anda, yaitu sebagai pupuk. Selain ramah lingkungan, cangkang telur juga menawarkan berbagai manfaat untuk menyuburkan tanaman kesayangan. Mari simak 5 keajaiban cangkang telur untuk tanaman Anda: 1. Sumber Kalsium yang Melimpah Cangkang telur tersusun hingga 95% dari kalsium karbonat. Kalsium merupakan […]

  • Mentan Amran

    Mentan Amran Dampingi Wapres Gibran ke NTT, Tegaskan Komitmen Terus Dorong Kemajuan Pertanian

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com, SIKKA – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming dalam kunjungan kerja di Desa Kolisia, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Kunjungan ini bertujuan memastikan secara langsung perkembangan sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian di NTT. “Kami dengar langsung dari Bupati dan Gubernur, PDB (produk domestik bruto) […]

  • Smart Gerdana

    Kementan Dukung Inovasi Smart Gerdana, Ini Dampak Pada Pertanian!

    • calendar_month Rabu, 7 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong para petani untuk meningkatkan produktivitas dengan menggunakan varietas unggul, memperluas penggunaan pupuk organik, dan melakukan pemupukan secara berimbang. Langkah ini penting dilakukan untuk menghasilkan produksi pertanian berkualitas. Di beberapa kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengajak para petani di seluruh Indonesia untuk meningkatkan penggunaan pupuk sendiri alias […]

expand_less