Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Genjot Produksi dan Produktivitas, Kementan Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian

Genjot Produksi dan Produktivitas, Kementan Lakukan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 8 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Guna mendukung terwujudnya ketahanan pangan dan kesejahteraan petani, Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus berupaya meningkatan kapasitas SDM pertanian yang maju, mandiri, dan modern.

Guna mendukung semua itu, BPPSDMP melaksanakan Pertemuan Evaluasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian melalui Dana Dekonsentrasi (APBN Dan SIMURP), Bimtek Penyuluh Pertanian Swadaya di Lokasi IPDMIP Wilayah Timur dan Rakor Food Estate Wilayah Sumba Tengah Provinsi Nusa Tenggara Timur selama 3 hari (7-9 April 2022) di Bali.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan peningkatan SDM menjadi fokus utama Kementan. Tantangan cuaca merupakan tantangan baru yang harus dihadapi saat ini.

“Saat ini kita masih dalam pemulihan Pandemi Covid-19, maka negara-negara G20 sepakat mengusung mandat zero hunger di tengah-tengah dampak perubahan iklim”, ujar Mentan Syahrul.

“Apa yang kita buat ini adalah sesuatu yang hebat, sesuatu yang luar biasa, sesuatu yang sangat penting bagi negara bangsa dan rakyat. Menghadapi suatu tantangan yang ada dan kondisi yang unpredictable seperti climate change dan tentu dampak pandemi Covid-19, climate change seperti ini baru kita hadapi, oleh karena itu ini luar biasa, kondisi ini tidak bisa dispekulasi”, tambah Mentan Syahrul.

Secara virtual Kepala Badan PPSDMP, Dedi Nursyamsi dari Ruang Diorama BPPSDMP, Jumat (8/4/2022) menyampaikan bahwa dampak Covid-19 sudah meluluhlantakan seluruh sendi-sendi perekonomian.

Bukan hanya di Indonesia tapi juga di dunia. Bahkan, FAO juga sudah mengingatkan akan terjadi dampak yang luar biasa dari pandemi Covid-19 ini.

“Selain itu perubahan iklim juga mempengaruhi, diantaranya beberapa perubahan variabel yaitu suhu yang semakin hari semakin panas dan curah hujan yang maki tidak menentu, bahkan curah hujan di suatu tempat mengalami perubahan yang luar biasa dan berubah-ubah,” katanya.

Dedi menambahkan, perubahan iklim ini menyebabkan es di kutub utara dan selatan mencair sehingga permukaan air laut meningkat. Hal ini menyebabkan air yang dari laut masuk ke daratan, padahal lahan-lahan pertanian ada di Indonesia lebih dari 70% berada di pesisir.

“Bisa kita bayangkan jika lahan pertanian bercampur dengan air laut semua tanaman akan mati dan ini mengganggu sistem produksi kita,” katanya.

Dampak perubahan iklim lainnya adalah iklim ekstrim el nino kemarau berkepanjangan dan el nina banjir dimana-dimana dan frekuensi makin meningkat. Dulu sepuluh tahun sekali, saat ini lima tahun sekali bahkan ada tendensi tiga tahun sekali bahkan intensitasnya makin kuat.

Akibat perubahan iklim ekstrim ini, terjadi serangan hama penyakit tanaman di mana-mana dan sehingga menyebabkan sistem produksi di sentra pangan dunia terganggu.

“Akhirnya negara-negara produsen melakukan retriksi sehingga negara-negara produsen tidak melakukan ekspor, khawatir Covid-19 tidak berhenti sehingga menyebabkan ketersediaan pangan di pasar nasional menurun,” katanya.

Dalam situasi seperti ini, solusinya adalah kurangi ketergantungan impor dengan genjot produksi dan produktivitas pangan, serta diservifikasi pangan lokal.

Ganti ketergantungan komoditas pangan impor dengan komoditas pangan lokal. Ini menjadi tugas dan peran penyuluh pertanian untuk menyampaikannya kepada masyarakat. Gunakan smart farming agar dapat menggenjot produksi pertanian kita. CSA dapat menyelamatkan produksi pertanian kita.

Selain itu Perpres 35 Tahun 2022 telah mengamanatkan kemesraan sinergitas antara pemerintah pusat dan daerah untuk menggenjot produksi dan produktivitas, ujarnya lagi.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Bustanul Arifin menyampaikan bahwa kita tidak bisa melakukan sesuatu yang biasa-biasa saja. Untuk mengahadapi perubahan iklim, kita harus menginovasi pruduksi pertanian dan meningkatkan kemampuan untuk meningkatkan produksi.

Melalui SIMURP diharapkan dapat mengurangi emisi Gas Rumah Kaca. Lakukan inovasi dan teknologi melalui CSA dan smart farming. Untuk daerah yang mendapatkan dana top up paling tinggi segera lakukan akselerasi di semua kegiatan. Karena ujung dari semua kegiatan penyuluhan pertanian adalah peningkatan produksi dan produktivitas pertanian.

Bangun komitmen dan komunikasi dengan semua ajajaran sehingga terbangun sinergi dengan baik, tutupnya. lakukan gerakan akselerasi. Peningkatan produktivitas. Setelah pertemuan ini diharapkan ada progres untuk akselerasi. (NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bisnis Tanaman Hias

    Sukses di Bisnis Tanaman Hias, Hindari 5 Risiko Utama Ini

    • calendar_month Kamis, 29 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Memulai bisnis tanaman hias mungkin terdengar menarik, namun tidak dapat dipungkiri bahwa ada beberapa risiko yang harus dihadapi. Untuk menjalankan bisnis ini dengan sukses, penting bagi para pengusaha tanaman hias untuk mengantisipasi risiko-risiko yang mungkin terjadi. Dalam artikel ini, kita akan membahas lima risiko utama dan bagaimana cara menghindarinya. 1. Tanaman Mati Risiko utama dalam […]

  • Nangka

    Panduan Memilih Bibit Nangka Buah yang Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Nangka adalah salah satu buah tropis yang populer di Indonesia. Buah ini dikenal karena rasanya yang manis dan kandungan gizi yang melimpah. Bagi Anda yang tertarik untuk menanam nangka, memilih bibit yang berkualitas merupakan langkah awal yang penting. Berikut panduan lengkap memilih bibit nangka buah agar tanaman Anda tumbuh sehat dan menghasilkan buah […]

  • Perkuat SDM Pertanian, BPPSDMP Kementan Lakukan Harmonisasi

    Perkuat SDM Pertanian, BPPSDMP Kementan Lakukan Harmonisasi

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 6Komentar

    JAKARTA – Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat program pengembangan SDM di tahun 2023. Di beberapa kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menekankan pentingnya pengembangan SDM pertanian dalam mengoptimalisasi pembangunan sektor pertanian. “Bicara pertanian adalah sumber daya yang paling pasti,” kata Mentan Syahrul. […]

  • Kementan Beri Edukasi Pengolahan Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik

    Kementan Beri Edukasi Pengolahan Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Gerakan Genta Organik merupakan gerakan untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati, pembenah tanah, pupuk organik dengan pemupukan berimbang. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap melalui Genta Organik kebutuhan pangan tetap terjaga dan berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, penghasil devisa negara, sumber pendapatan utama rumah tangga petani dan penyedia lapangan kerja. “Gerakan ini tidak […]

  • Tikus

    Tikus Masuk Rumah? Usir dengan Tanaman Ini, Alami dan Murah!

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Kehadiran tikus di rumah bukan hanya membuat risih, tapi juga berisiko bagi kesehatan keluarga. Hewan pengerat ini tak hanya merusak perabotan, kabel, dan makanan, tapi juga bisa menyebarkan penyakit serius seperti leptospirosis, hantavirus, pes, hingga demam berdarah tikus melalui urine dan kotorannya. Mengusir tikus bukan tugas mudah. Banyak metode pengendalian yang mahal dan […]

  • Tips dan Cara Agar Hasil Panen Buah Durian Jadi Manis dan Berkualitas

    Tips dan Cara Agar Hasil Panen Buah Durian Jadi Manis dan Berkualitas

    • calendar_month Jumat, 29 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Durian merupakan salah satu buah tropis yang populer di Indonesia. Buah ini memiliki rasa yang manis dan legit, serta aroma yang khas. Durian juga memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan daya tahan tubuh, menurunkan kolesterol, dan mencegah kanker. Untuk mendapatkan hasil panen buah durian yang manis dan berkualitas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. […]

expand_less