Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Bikin Tanah Subur! Ini Panduan Praktis Membuat Pupuk Organik Padat dengan Kotoran Sapi

Bikin Tanah Subur! Ini Panduan Praktis Membuat Pupuk Organik Padat dengan Kotoran Sapi

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Kamis, 19 Okt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pupuk organik padat merupakan pilihan yang cerdas untuk meningkatkan kesuburan tanah secara alami.

Proses pembuatannya ternyata tidaklah sulit, bahkan bisa dilakukan oleh para pemula.

Pupuk ini tidak hanya memperbaiki struktur tanah, tetapi juga menyediakan nutrisi yang dibutuhkan tanaman.

Berikut adalah panduan langkah demi langkah dalam membuat pupuk organik padat, terutama menggunakan kotoran sapi yang dirangkum dari laman Kumparan.

Bahan dan Alat yang Dibutuhkan Membuat Pupuk

  • Kotoran sapi (60 kg)
  • Jerami padi yang dicacah (40 kg)
  • EM4 pertanian (2-3 sendok makan)
  • Molase, gula pasir, atau gula merah (3-4 sendok makan)
  • Air bersih (1,5 liter)
  • Terpal untuk menutup
  • Cangkul untuk mengaduk

Cara Membuat Pupuk Organik Padat

1. Siapkan Starter (Pengurai)

  • Campur EM4, molase, dan air bersih dalam sebuah ember.
  • Aduk hingga rata dan diamkan semalaman untuk mengaktifkan bakteri-bakteri menguntungkan dalam EM4.

2. Campurkan Bahan Utama

  • Campur kotoran sapi dengan jerami padi dalam perbandingan 60:40.
  • Aduk hingga merata dan hamparkan di atas tanah datar.

3. Siram dengan Larutan EM4

  • Siram campuran kotoran sapi dan jerami padi dengan larutan EM4 secara merata hingga lembap tapi tidak berair.

4. Tutup dan Timbun

  • Tutup campuran dengan terpal.
  • Beri beban di sekitar terpal agar tidak terbuka atau terkena hujan.

5. Pengadukan Rutin

  • Lakukan pengadukan setiap 3 hari sekali untuk membantu proses aerasi dan mempercepat fermentasi.

6. Proses Fermentasi

  • Setelah 30 hari, pupuk organik padat siap digunakan.
  • Ciri-cirinya meliputi warna yang lebih gelap, aroma yang tidak menyengat, suhu yang dingin atau netral, dan tekstur yang kering dan mudah remuk.

Dengan mengikuti langkah-langkah tersebut, para petani dapat membuat pupuk organik padat sendiri dengan mudah.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tanaman Cengkeh

      Kenali 2 Hal Pertumbuhan Tanaman Cengkeh

      • calendar_month Selasa, 18 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Tanaman cengkeh adalah salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam budidaya komoditas perkebunan yang dewasa ini kian banyak diusahakan oleh petani di tanah air. Tanaman yang berasal dari kepulauan Maluku ini cocok dan dapat tumbuh di daerah-daerah tropis seperti Indonesia. Syarat tumbuh tanaman ini sebenarnya hampir sama dengan tanaman petai, oleh karena itu jika di suatu daerah tanaman […]

    • Hama rumah tangga

      Cara Alami Mengusir Hama Rumah Tangga Tanpa Bahan Kimia

      • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Hama rumah tangga seperti kecoa, nyamuk, tikus, lalat, dan semut sering kali menjadi masalah yang mengganggu kenyamanan dan kesehatan keluarga. Meski berbagai produk pembasmi hama tersedia, banyak yang mengandung bahan kimia yang bisa berisiko bagi kesehatan. Cobalah beberapa cara alami berikut untuk mengusir hama dengan aman: 1. Daun Salam untuk Kecoa Daun salam, […]

    • Keunggulan Bertani Cengkeh: Potensi dan Manfaat Ekonomis yang Menguntungkan

      Keunggulan Bertani Cengkeh: Potensi dan Manfaat Ekonomis yang Menguntungkan

      • calendar_month Sabtu, 27 Jul 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah salah satu tanaman rempah yang memiliki nilai ekonomis tinggi dan berbagai manfaat. Bertani cengkeh dapat menjadi pilihan yang menguntungkan bagi petani karena beberapa keunggulan yang ditawarkannya. Berikut adalah beberapa keunggulan bertani cengkeh yang dapat menjadi pertimbangan bagi para petani. 1. Nilai Ekonomis Tinggi Cengkeh merupakan salah satu komoditas ekspor andalan […]

    • Cara Menanam Selada di Rumah dengan Mudah

      Pertanian Organik: Mengenal Konsep dan Manfaatnya

      • calendar_month Jumat, 22 Sep 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Mengenal pertanian organik, yang merupakan metode budidaya tanaman dan ternak yang dilakukan tanpa menggunakan bahan kimia sintetis seperti pestisida, pupuk kimia, dan antibiotik. Pendekatan ini berfokus pada penggunaan sumber daya alami dan praktik yang ramah lingkungan untuk mempertahankan keseimbangan ekosistem pertanian. Dalam artikel ini, kita akan mengenal lebih dalam tentang konsep pertanian organik dan manfaatnya. […]

    • Smart Farming

      Apa Itu Smart Farming? Cek Faktanya Di Sini

      • calendar_month Minggu, 18 Des 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Smart farming adalah konsep manajemen pertanian yang menggunakan teknologi modern. Teknologi ini dapat untuk meningkatkan kuantitas hingga kualitas produk pertanian. Smart farming ini berbasis teknologi yang dapat membantu petani untuk meningkatkan hasil panen secara kuantitas dan kualitas melalui teknologi pemindaian tanah, manajemen data, akses GPS hingga teknologi Internet of Things. Smart farming ini perlu dikembangkan […]

    • tanaman hortikultura

      Tanaman Hortikultura: Mengenal Jenis dan Cara Membudidayakan

      • calendar_month Kamis, 3 Nov 2022
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Apakah Anda pernah mendengar tanaman hortikultura? Bagi anda yang belum tahu tentunya akan merasa asing ketika mendengarnya. Istilah hortikultura itu berasal dari bahasa yunani, ialah terdiri dari kata “hortus” dan “ “cultura”. “Hortus” dalam bahasa yunani artinya tanaman kebun. Sedangkan “cultura” atau “colere” ialah budidaya. Sehingga hortikultura merupakan budidaya tanaman kebun. Dan pada budidayanya menggunakan […]

    expand_less