Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Anggur Laut Bukan Buah: Kenali Rasa, Manfaat, dan Potensinya!

Anggur Laut Bukan Buah: Kenali Rasa, Manfaat, dan Potensinya!

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 31 Mei 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Saat mendengar kata “anggur,” kebanyakan orang langsung membayangkan buah manis berwarna ungu atau hijau dengan rasa asam menyegarkan. Namun, anggur laut menyajikan pengalaman rasa yang sepenuhnya berbeda! Berbeda dari buah anggur, anggur laut justru menawarkan rasa asin khas laut yang gurih dan sedikit pedas seperti lada. Teksturnya yang renyah dan bentuknya yang unik membuat anggur laut menarik perhatian para pencinta kuliner laut.

Apa Itu Anggur Laut?

Anggur laut merupakan jenis rumput laut dari keluarga Caulerpaceae dengan nama ilmiah Caulerpa racemosa. Tanaman laut ini tumbuh membentuk bulatan-bulatan kecil yang menyerupai buah anggur, sehingga masyarakat menyebutnya “anggur laut”. Warna hijau cerah dan tekstur menyerupai kaviar memberi anggur laut daya tarik visual tersendiri.

Menurut jurnal Identifikasi Jenis Anggur Laut (Caulerpa ssp.) oleh Ines Septiyaningrum dkk. (2020), anggur laut termasuk dalam genus Caulerpa dan menyimpan banyak potensi gizi serta manfaat kesehatan.

Anggur Laut Bisa Dimakan

Masyarakat Indonesia telah lama mengonsumsi anggur laut. Di berbagai daerah, rumput laut ini mendapatkan nama lokal seperti Latoh di Jawa, Bulung Boni di Bali, dan Lawi-Lawi di Sulawesi. Biasanya, masyarakat menyajikan anggur laut sebagai lalapan, campuran urap, atau pelengkap hidangan laut.

Tak hanya lezat, anggur laut juga mengandung senyawa bioaktif seperti antibakteri, antijamur, dan antitumor. Para peneliti juga menemukan bahwa rumput laut ini berkhasiat untuk menurunkan tekanan darah dan membantu mengatasi penyakit gondok berkat kandungan mineral dan yodiumnya yang tinggi.

Ciri Khas Anggur Laut

Peneliti Gede Ari Yudasmara dalam risetnya tahun 2014 menjelaskan bahwa anggur laut memiliki struktur khas: tangkai utama menggantungkan bulatan-bulatan kecil (ramuli) yang tumbuh rapi di sepanjang stolon. Pada masa reproduksi, anggur laut mengeluarkan cairan putih susu sebagai tanda pelepasan gamet, lalu meluruh dan menghancurkan diri secara alami.

Di Mana Anggur Laut Tumbuh?

Anggur laut menyebar luas di wilayah tropis dan subtropis seperti Indonesia, Filipina, Vietnam, Thailand, dan Taiwan. Di Indonesia sendiri, rumput laut ini tumbuh di perairan dangkal hingga kedalaman 200 meter, baik di pasir keras, lumpur, maupun di celah karang mati. Ia bertahan di berbagai kondisi laut—baik yang berombak kuat maupun yang tenang—berkat akarnya yang kokoh dan bercabang pendek.

Peneliti Atmadja dkk. dalam buku Pengenalan Jenis-Jenis Rumput Laut Indonesia (1996) mencatat bahwa anggur laut mampu menyesuaikan diri di daerah yang terus tergenang maupun yang hanya terendam saat pasang surut.

Potensi Ekonomi yang Menjanjikan

Selain kenikmatan rasa dan manfaat kesehatan, anggur laut juga menawarkan potensi ekonomi yang besar. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melaporkan bahwa harga anggur laut berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 150.000 per kilogram, tergantung pada kualitas dan cara pengolahan.

Sayangnya, produksi dan distribusi anggur laut masih terbatas. Produk ini lebih mudah ditemukan di daerah pesisir, sementara di kota-kota besar belum banyak yang menjualnya secara luas. Meski demikian, tren konsumsi makanan sehat dan alami mendorong permintaan pasar untuk anggur laut.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Pengaruh Hama pada Hasil Panen Pertanian Padi

      Pengaruh Hama pada Hasil Panen Pertanian Padi

      • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Hama merupakan salah satu faktor utama yang dapat menurunkan hasil panen pertanian padi. Serangan hama dapat menyebabkan kerusakan pada tanaman padi, mulai dari daun, batang, hingga bulir padi. Hal ini dapat mengakibatkan penurunan kualitas dan kuantitas hasil panen. Berikut adalah beberapa contoh hama padi dan pengaruhnya pada hasil panen: 1. Wereng Coklat Wereng coklat merupakan […]

    • Dampak Industri Peternakan Hewan dapat Memengaruhi Naiknya Gas Rumah Kaca

      Peternakan Hewan dapat Memengaruhi Naiknya Gas Rumah Kaca, Ini Faktanya

      • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Dampak industri peternakan hewan terhadap perubahan iklim dan gas rumah kaca. Sektor peternakan memainkan peran penting dalam kehidupan manusia di seluruh dunia. Selain sebagai sumber makanan, industri peternakan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian. Namun, kita perlu menyadari bahwa industri ini juga memiliki dampak negatif terhadap perubahan iklim. Salah satu faktor utama yang memengaruhi intensitas […]

    • Jamur Paling Beracun

      7 Jamur Paling Beracun di Dunia yang Perlu Diwaspadai

      • calendar_month Senin, 2 Des 2024
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      wartanionline.com – Jamur merupakan salah satu makanan yang digemari banyak orang. Namun, tidak semua jamur aman untuk dikonsumsi. Beberapa jenis jamur memiliki racun mematikan yang dapat merusak organ tubuh dan menyebabkan kematian. Berikut adalah tujuh jamur paling beracun di dunia yang perlu dihindari: 1. Death Cap (Amanita phalloides) Jamur death cap atau “payung maut” dianggap […]

    • Pertanian Monokultur

      Apa Itu Pertanian Monokultur? Ini Keuntungan dan Kekurangannya

      • calendar_month Selasa, 7 Feb 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Pertanian monokultur ini adalah salah satu sistem pertanian yang paling banyak dijumpai di sebuah lahan produksi beberapa komoditas pangan, mulai dari padi, kedelai, jagung dan masih banyak yang lainnya. Monokultur ini bisa diartikan sebagai sebuah usaha penanaman di sebidang lahan dengan cara mengatur susunan tata letak juga urutan tanaman tersebut. Penggunaan monoklutur di dunia pertanian […]

    • Tanaman yang Cocok Ditanam di Daerah Pegunungan dan Dataran Rendah

      Tanaman Sayur yang Cocok dan Berkembang Pesat di Lingkungan Teduh

      • calendar_month Kamis, 24 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanaman sayur di tempat teduh. Berpikir bahwa hanya area kebun dengan sinar matahari yang melimpah yang bisa menumbuhkan tanaman sayur adalah pandangan umum yang sebenarnya tidak sepenuhnya benar. Christopher O’Donoghue dari Gardens Revived mengajukan pandangan berbeda. Dia menjelaskan bahwa meskipun cahaya matahari memiliki peran penting dalam pertumbuhan tanaman sayur, tidak semua tanaman memerlukan paparan sinar […]

    • Pemanfaatan Kedelai untuk Biosolar yang Jarang Kita Ketahui

      Pemanfaatan Kedelai untuk Biosolar yang Jarang Kita Ketahui

      • calendar_month Jumat, 15 Des 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Kedelai merupakan salah satu tanaman pangan yang penting di Indonesia. Kedelai memiliki kandungan minyak yang tinggi, yaitu sekitar 20%. Minyak ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, termasuk untuk bahan bakar biosolar. Biosolar adalah bahan bakar cair yang terbuat dari bahan-bahan organik, seperti minyak nabati, minyak hewan, atau limbah organik. Biosolar memiliki sifat yang mirip dengan […]

    expand_less