Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Cegah Banjir di Rumah dengan 3 Jenis Tanaman Penyerap Air Ini

Cegah Banjir di Rumah dengan 3 Jenis Tanaman Penyerap Air Ini

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 19 Nov 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Musim hujan sudah tiba, dan beberapa wilayah di Indonesia mulai mengalami genangan hingga banjir. Tapi tahukah kamu? Kita bisa meminimalkan risiko banjir dengan cara sederhana, yaitu menanam tanaman yang dapat membantu menyerap air di sekitar rumah.

Namun, tidak semua tanaman efektif untuk mencegah genangan air. Berikut ini tiga jenis tanaman yang direkomendasikan untuk menyerap air hujan dan membantu mencegah banjir:

1. Tanaman Hidrofilik

Solusi Alami di Daerah Lembap
Tanaman hidrofilik dikenal tumbuh dengan baik di area yang lembap atau berair. Tanaman ini memiliki akar yang kuat sehingga mampu menyerap air secara efisien.

Beberapa contoh tanaman hidrofilik:

  • Juncus (Bulrush):
    Tanaman ini memiliki batang panjang dan kuat yang membantu menyerap air hujan secara optimal.
  • Cyperus (Umbrella Plant):
    Dengan daun menyerupai payung, tanaman ini efektif menampung air hujan dan mengurangi genangan.

2. Tanaman Hujan Tropis (Tropical Rain Garden)

Pendukung Lingkungan dengan Curah Hujan Tinggi
Tanaman hujan tropis dirancang secara alami untuk menyerap air dengan cepat di daerah beriklim basah. Akar yang kuat membuatnya cocok untuk mengelola air hujan di sekitar rumah.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penelitian terbaru oleh ICP, polusi udara menyebabkan panen global berkurang. Untuk kedelai, dampak penurunannya hingga 6-16%.

    Polusi Udara Bisa Ancam Produksi Kedelai Global, Tahu dan Tempe Terancam Punah? Ini Faktanya

    • calendar_month Rabu, 30 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 3Komentar

    Polusi udara merupakan salah satu masalah lingkungan yang paling serius di dunia. Polusi udara dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk penyakit pernapasan, penyakit kardiovaskular, dan kanker. Namun, polusi udara juga dapat berdampak negatif pada tanaman, termasuk tanaman pangan. Hal ini dapat menyebabkan penurunan hasil panen dan kerugian ekonomi yang signifikan. Ozon di permukaan tanah merupakan […]

  • Metode Budikdamber telah menjadi cara yang mudah dan praktis untuk ternak lele serta menanam sayur dalam ember.

    Ternak Lele dalam Ember, Inilah Cara Mudah dan Praktis Pelihara Lele dengan Metode Budikdamber

    • calendar_month Senin, 3 Jul 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Pada tahun 2020, cara ternak lele sekaligus menanam sayur dalam ember sempat menjadi viral. Metode ini dikenal dengan sebutan Budikdamber, yaitu teknik beternak ikan lele atau memelihara lele dan sayur dalam ember. Berikut ini adalah cara pelihara ternak lele menggunakan ember yang dikutip dari berbagai sumber. Persiapan Bahan dan Alat Ember berukuran 80 liter. Arang […]

  • Kementan

    Wujudkan Swasembada Pangan, Kementan bersama Pemkab Bone Optimalkan LTT

    • calendar_month Sabtu, 10 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menegaskan komitmennya untuk mewujudkan swasembada pangan di Indonesia. Meskipun menghadapi tantangan seperti krisis pangan global dan perubahan iklim, Mentan Amran optimistis bahwa Indonesia dapat mencapai swasembada pangan dalam waktu dekat. Salah satunya melalui penambahan luas tanam padi atau Luas Tambah Tanam (LTT). Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman […]

  • Tantangan Petani Cabai saat Musim Hujan dan Strategi Menghadapinya

    Tantangan Petani Cabai saat Musim Hujan dan Strategi Menghadapinya

    • calendar_month Senin, 27 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Musim hujan seringkali membawa tantangan besar bagi petani cabai. Dampak buruk dari curah hujan yang tinggi antara lain meliputi penurunan hasil produksi, risiko serangan penyakit tanaman, dan kerugian finansial akibat rusaknya tanaman. Berikut adalah beberapa masalah yang dihadapi petani cabai saat musim hujan beserta strategi untuk mengatasi permasalahan tersebut. 1. Perubahan Iklim Salah satu masalah […]

  • Kokedama adalah seni menanam tanaman hias gantung dari Jepang. Metode ini melibatkan menanam tanaman kecil dalam bola tanah yang dibentuk.

    Kokedama, Tren Seni Menanam Tanaman Hias Gantung dari Jepang

    • calendar_month Rabu, 25 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Kokedama, seni menanam tanaman hias gantung yang berasal dari Jepang, telah menjadi tren yang diminati dalam dekade terakhir. Sebagai bentuk seni yang telah eksis selama berabad-abad, kokedama awalnya digunakan untuk bonsai tanaman. Kata “kokedama” sendiri berasal dari gabungan kata “koke” yang berarti lumut dan “dama” yang artinya bola. Secara visual, kokedama menggambarkan cara menanam tanaman […]

  • Keren! CSA Kementan Sukses Dorong Petani Pinrang Manfaatkan Limbah Alam Menjadi Pupuk Organik

    Keren! CSA Kementan Sukses Dorong Petani Pinrang Manfaatkan Limbah Alam Menjadi Pupuk Organik

    • calendar_month Kamis, 15 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    SULSEL – Salah satu instrumen penting program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) adalah mendorong peningkatan pertanian organik. Misalnya melalui Pelatihan Climate Smart Agriculture (CSA) atau pertanian cerdas berbasis iklim di provinsi Sulawesi Selatan. Selasa lalu, Bidang Penyuluhan Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Pinrang menggelar kegiatan pelatihan (CSA) Program SIMURP Tahun Anggaran […]

expand_less