Dinilai Efektif, World Bank Dukung Pemda Perluas Program CSA
- account_circle redaksi
- calendar_month Senin, 20 Mar 2023
- print Cetak

Tim World Bank (WB) saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi domplot CSA di Binong, Desa Karangsari, Subang, Jawa Barat, Sabtu (18/03/2023). (Sumber: Humas Kementan)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan produktivitas dalam menghadapi perubahan iklim menuju pertanian yang ramah lingkungan. Pertanian Cerdas Iklim (PCI) atau Climate Smart Agriculture (CSA) merupakan salah satu upaya yang tengah dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) melalui program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP).
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan tujuan dari pembangunan pertanian diantaranya peningkatan produktivitas, peningkatan kualitas, meningkatkan intensitas pertanaman, serta berbudi daya yang ramah lingkungan dengan tujuan akhir menyejahterakan masyarakat. “Perubahan iklim dan cuaca ekstrem akan berdampak tidak linier, tidak bisa diprediksi dan tak berkelanjutan”, ujar Mentan Syahrul.
Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi mengatakan jika program SIMURP memberikan banyak manfaat untuk petani dan penyuluh. SIMURP mengajarkan banyak hal kepada petani. Khususnya bagaimana melakukan pertanian pintar dalam menghadapi perubahkan iklim. Termasuk bagaimana cara mengantisipasi dan menangani penyakit tanaman”, ujar Kabadan Dedi.
- Penulis: redaksi




