Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Dukung Program Kostratani BPP Bonang Lakukan ToF CSA

Dukung Program Kostratani BPP Bonang Lakukan ToF CSA

  • account_circle admin
  • calendar_month Kamis, 9 Jun 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Menghadapi perubahan iklim dan perkembangan teknologi Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) dan Program Strategic Irrigation and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) kembangkan pertanian cerdas iklim atau dikenal dengan Climate Smart Agriculture (CSA). Melalui CSA diharapkan dapat meminimalisirkan dampak perubahan iklim terhadap ketahanan pangan nasional

Climate Smart Agriculture merupakan pendekatan yang mentrasformasikan dan mengorientasikan ulang sistem produksi pertanian dan rantai nilai pangan. Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) pun mendorong adanya berbagai inovasi dan teknologi seperti CSA untuk menghadapi perubahan iklim.

Mentan SYL menambahkan jika Pertanian Cerdas Iklim memiliki dampak positif untuk pertanian. Program SIMURP ini sejalan dengan arah kebijakan Kementan yang difokuskan pada tiga tujuan pembangunan pertanian. “Tepatnya, penyediaan pangan bagi 273 juta rakyat Indonesia, meningkatkan kesejahteraan petani dan meningkatkan ekspor,” ujarnya.

Sebagai dukungan dari pelaksanaan program strategis Kostratani, Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Bonang di Kabupaten Demak, Jawa Tengah menyelenggarakan Training of Farmer (ToF) yang bertujuan untuk mempersiapkan peserta ToF sebagai agen CSA dan meningkatkan kapasitas pengetahuan dan keterampilan peserta ToF tentang pertanian cerdas iklim.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, memberikan apresiasi kepada SDM pertanian khususnya penyuluh dan petani di seluruh Indonesia.

“Kostratani merupakan penguatan peran dan fungsi BPP yang berbasis teknologi informasi serta mampu memberikan contoh dalam penerapan pertanian cerdas iklim (CSA) tentunya membutuhkan SDM yang berkualitas. Kostratani diharapkan dapat meningkatkan kualitas pangan dan membangun pertanian kita untuk masa mendatang,” ujar Dedi.

BPP Kecamatan Bonang merupakan satu dari enam BPP di Kabupaten Demak yang melaksanakan kegiatan ToF teknologi berbasis CSA. Training of Farmer (ToF) yang dilaksanakan di BPP Bonang merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan Training of Trainer (ToT) Program SIMURP. Peserta ToF berjumlah 24 orang yang terdiri dari berbagai unsur petani mulai dari GP3A, Kelompok Tani, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelembagaan Ekonomi Petani (KEP) dan Pemuda Milineal.

Kegiatan ToF ini telah dilaksanakan pada akhir Mei 2022. Training of Farmer (ToF) dilaksanakan untuk memberikan tambahan ilmu bagi petani dalam rangka menghadapi beberapa masalah komplek yang terjadi dari waktu ke waktu diantaranya adanya dampak perubahan iklim yang saat ini semakin meningkat.

Hal tersebut dicirikan dengan meningkatnya suhu udara, naiknya permukaan air laut dan perubahan pola musim hujan dan kemarau yang semakin tidak menentu mempengaruhi kegiatan budidaya tanaman sehingga menyebabkan penurunan produktivitas, produksi dan mutu hasil pertanian. Hal ini dapat berpengaruh dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Materi yang diajarkan dalam ToF tersebut diantaranya beberapa paket dalam Teknologi CSA yaitu Penentuan waktu tanam berdasar kalender tanam, Penggunaan bahan organik (Pupuk organik, mol), Pemupukan berimbang (PUTS/R/Rekomendasi Balitbangtan),Penggunaan bibit unggul (Tahan cekaman/rendah emisi), Sistem jajar legowo, bibit usia muda (2-3 bibit perlubang), Pengendalian hama terpadu, Teknologi irigasi intermitten (pengaturan kondisi lahan dalam kondisi kering dan tergenang secara bergantian) dan pengukuran emisi GRK.

Pelatihan di buka oleh Camat Bonang nampak hadir perwakilan dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Koordinator BPP Kecamatan Bonang beserta PPL Kecamatan Bonang.

Dalam Training of Farmer Teknologi Berbasis Climate Smart Agricultur (CSA) di BPP Kecamatan Bonang menghadirkan 2 orang Narasumber dan 4 orang Fasilitator dari berbagai sektor.

Antusias petani sangat luar biasa, terlihat begitu semangat mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh para narasumber dan fasilitor dan juga semangat saat melakukan praktek, diantaranya praktek pembuatan pupuk organik (MOL), praktek pembuatan AWD, praktek sistem tanam jajar legowo dan praktek penggunaan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS).

Diharapkan dengan adanya ToF CSA ini penerapan teknologi CSA dapat berjalan dengan efektif serta mempersiapkan 24 orang peserta sebagai agen CSA yang akan menularkan ilmu yang telah disampaikan kepada petani yang lain sebagai penerapan CSA di lapangan. (RC/NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sebastiao Salgado dan Istrinya viral di tahun 2019, lantaran usaha mereka menumbuhkan 2 juta pohon, berhasil. Simak cerita lengkapnya disini.

    Sebastiao Salgado dan istrinya, Menumbuhkan 2 Juta Pohon

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Sebastiao Salgado dan istrinya, dikenal oleh publik pada tahun 2019, karena prestasi positif mereka yaitu menumbuhkan 2 juta tanaman. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), sekitar 129 juta hektar hutan, luasnya hampir setara dengan ukuran Afrika Selatan, telah hilang dari Bumi sejak tahun 1990, akibat penggundulan hutan. Luas area sebesar negara Panama hilang […]

  • Cara Menanam Rumput Gajah

    Cara Menanam Rumput Gajah untuk Pakan Ternak

    • calendar_month Selasa, 29 Nov 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 5Komentar

    Cara menanam rumput gajah untuk pakan ternak. Rumput gajah ini bukanlah gulma yang merugikan. Saat ini rumput gajah menjadi salah satu pakan alami yang banyak dimanfaatkan oleh para pengusaha peternak. Rumput gajah juga bukan sembarangan tanaman yang tumbuh liar. Salah satu manfaat rumput gajah ini adalah untuk pakan ternak. Rumput gajah ini mempunyai kualitas yang […]

  • Fakta Adas bahwa selain bermanfaat sebagai bahan masakan, juga bermanfaat banyak bagi kesehatan manusia. Apa saja? Simak penjelasannya.

    7 Fakta Tanaman Adas yang Baik untuk Kesehatan Manusia

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Untuk sebagian orang, mungkin fakta tanaman adas masih asing dalam dunia memasak maupun kesehatan. Fakta adas tidak hanya umbinya, namun bijinya juga bermanfaat. Fakta adas tidak hanya untuk memasak, namun juga bermanfaat untuk kesehatan. Lantas, apa saja manfaat dari Adas? Simak penjelasannya berikut ini. 7 Fakta Adas yang Baik untuk Kesehatan Manusia 1. Fakta Adas […]

  • Kemenkeu Sampaikan Laporan Dihadapan Komisi XI DPR RI

    Kemenkeu Sampaikan Laporan Dihadapan Komisi XI DPR RI

    • calendar_month Selasa, 6 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Jakarta –  Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia memenuhi panggilan Komisi XI DPR RI guna melaporkan program keuangan negara, turut hadir dalam rapat tersebut Menteri

  • cokelat

    Membangun Ekonomi Petani Cokelat: Inovasi, Teknologi, dan Keberlanjutan

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Industri cokelat merupakan salah satu sektor agribisnis yang memiliki potensi besar, terutama di negara-negara tropis seperti Indonesia, yang merupakan salah satu penghasil kakao terbesar di dunia. Namun, tantangan yang dihadapi oleh para petani cokelat, seperti harga yang fluktuatif, akses pasar yang terbatas, dan praktik pertanian yang kurang efisien, seringkali menghambat pertumbuhan ekonomi mereka. […]

  • Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

    Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

    • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Pengaruh negatif iptek dalam bidang pertanian. Seperti yang kita tahu, perkembangan suatu peradaban dalam kehidupan manusia atau masyarakat sehari-harinya semakin cepat dan serba memberikan kemudahan. Utamanya pada saat kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau Iptek masuk di dalam bidang kehidupan manusia. Begitu pula dalam bidang pertanian, dimana terdapat berbagai kemudahan dan pembaharuan untuk […]

expand_less