Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » 25 Fakta Tumbuhan Aneh tapi Nyata, Cek di Sini!

25 Fakta Tumbuhan Aneh tapi Nyata, Cek di Sini!

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tahukah Anda, bahwa di dunia ini masih banyak fakta tumbuhan yang belum banyak diketahui?

Tidak dipungkiri, bahwa fakta tumbuhan ada beribu macam mengingat begitu banyak jenis tumbuhan di bumi ini.

Berikut, kami sajikan fakta tumbuhan yang belum diketahui secara umum.

25 Fakta Tumbuhan, Aneh tapi Nyata

  1. Melansir dari Better Homes Garden, Bunga Mata Kucing atau Torenia, tumbuhan yang dapat tumbuh sepanjang tahun tanpa mengenal musim. Berwarna gradasi ungu dan putih, sekilas terlihat seperti motif tengkorak.
  2. Pohon tertinggi di dunia adalah sequoia pantai (Sequoia sempervirens), yang tumbuh di sepanjang Pantai Pasifik Amerika Serikat, terutama di daerah California. Ingat! ini adalah pohon tertinggi ya, bukan pohon tertua.
  3. Pohon tertua di dunia adalah Pinus Aristata, yang tumbuh di sekitaran Mexico dan dikenal memiliki umur panjang.
  4. Bambu adalah tanaman berkayu yang tumbuh paling cepat di dunia. Ia dapat tumbuh hingga 35 inchi dalam satu hari.
  5. Jus tomat adalah minuman resmi negara bagian Ohio, untuk menghormati peran A.W. Livingston dari Reynoldsburg, Ohio. Ia adalah orang pertama dari Ohio yang memperkenalkan jus tomat pada abad ke-19.
  6. Para arkeolog telah menemukan bukti bahwa sekitar 8.000 tahun yang lalu, anggur ditanam untuk membuat anggur di Kaukasus (saat ini bernama negara Georgia), setelah sebelumnya diketahui bahwa orang Mesir kuno-lah yang pertama mencatat proses pembuatan anggur herbal sekitar 5.000 tahun yang lalu.
  7. Pada abad ke-1600 di Belanda, tulip begitu berharganya sehingga umbi mereka bernilai lebih dari emas. Kejadian tersebut bernama “tulip mania” atau “tulipomania”, dan menyebabkan keruntuhan ekonomi Belanda.
  8. Tulip dapat terus tumbuh sebanyak satu inchi per hari, bahkan setelah dipotong.
  9. Pencitaan rasa vanila berasal dari polong anggrek, Vanilla planifolia. Meskipun disebut polong, namun biji ini masih 1 familia dengan jagung dan bukan familia kacang-kacangan hijau.
  10. Kata pineapple berasal dari para penjelajah Eropa yang mengira bahwa buah itu menggabungkan penampilan buah cemara dengan buah yang mirip apel.
  11. Dari sudut pandang pertanian, alpukat dan labu adalah buah-buahan, bukan sayuran, karena mereka membawa biji tanaman.
  12. Saffron, digunakan sebagai perasa makanan di timur tengah.
  13. Buah cranberry memiliki kantong udara kecil di dalamnya, dan dapat membuatnya mengapung di atas air.
  14. Selain Rafflesia, ada juga Bunga Kibut atau Suweg Raksasa. Yaitu bunga tunggal terbesar di dunia, yang tingginya mencapai 15 kaki. Bunganya menghasilkan bau daging busuk, dan disebut “bunga mayat”.
  15. Angiosperma adalah nama ilmiah bagi tumbuhan berbunga, yang berbiji tertutup. Bukan nama tumbuhan yang tidak berbunga seperti pinus, pohon cemara, dan ginkgo.
  16. Bunga snapdragon adalah bunga yang menyerupai bentuk naga, namun ketika ditekan akan berbentuk seperti tengkorak.
  17. Bunga matahari bukanlah 1 bunga besar. Melainkan, dalam 1 bunga besar tersebut terdapat banyak bunga kecil, yang ada di setiap kelopak dan ketika matang akan menjadi biji.
  18. Kentang pertama kali dibudidayakan di Peru sekitar 7.000 tahun yang lalu.
  19. Persik, pir, aprikot, strawberry, dan apel termasuk dalam familia mawar.
  20. Rata-rata, stroberi memiliki 200 biji dan terletak di bagian kulitnya.
  21. Senyawa sulfurik adalah penyebab bawang yang dipotong membuat mata perih dan menangis.
  22. Ginkgo (Ginkgo biloba) adalah salah satu spesies pohon tertua yang masih hidup, dan telah ada sekitar 250 juta tahun. Pohon ini sudah dikenal dalam banyak catatan fosil, sebelum akhirnya pohon aslinya ditemukan.
  23. Pohon-pohon adalah organisme paling awet di bumi.
  24. Kacang tanah bukanlah kacang, melainkan masuk ke jenis polong.
  25. Cabai terpedas di dunia adalah Carolina Reaper, dengan tingkat kepedasan 1,500,000 – 2,2000,000 SHU.***
  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri Pertanian

    Wujudkan Pertanian Modern, Kementan Bekali Brigade Pangan Sulsel

    • calendar_month Minggu, 29 Des 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya meningkatkan produksi pangan dengan mengoptimalkan setiap potensi yang ada. Brigade Pangan (BP) menjadi langkah kongkret dalam menjawab tantangan ketahanan pangan di Indonesia. Kolaborasi antara pemerintah, petani dan berbagai pihak menjadi kunci sukses program ini. Dengan optimisme dan semangat gotong royong, Indonesia bergerak menuju swasembada pangan. Menteri Pertanian (Mentan), […]

  • Hewan Serangga yang Berperan Sebagai Penyerbuk Bunga

    Hewan Serangga Penyerbuk Bunga, Menjadi Mitra Tak Terlihat dalam Kehidupan Tumbuhan

    • calendar_month Rabu, 31 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Hewan serangga yang berperan sebagai penyerbuk bunga. Di alam, terdapat ketergantungan yang erat antara tumbuhan dan hewan serangga. Salah satu peran penting yang dimainkan oleh serangga adalah sebagai penyerbuk bunga. Proses penyerbukan ini memungkinkan transfer serbuk sari dari organ reproduksi jantan bunga ke organ reproduksi betina, yang kemudian menghasilkan pembuahan dan perkembangan biji. Dalam artikel […]

  • Sering diremehkan, Berikut Keuntungan Menjadi Petani Kedelai

    Sering diremehkan, Berikut Keuntungan Menjadi Petani Kedelai

    • calendar_month Kamis, 14 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Kedelai merupakan salah satu komoditas pertanian yang penting di Indonesia. biji-bijian ini merupakan sumber protein nabati yang penting bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, biji-bijian ini juga dapat diolah menjadi berbagai produk makanan dan minuman, seperti tahu, tempe, susu kedelai, dan kecap. Menjadi petani tanaman ini memiliki banyak keuntungan. Berikut adalah beberapa keuntungan menjadi petani kedelai: […]

  • Wamentan Sudaryono Pastikan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di 3 Provinsi

    Wamentan Sudaryono Pastikan Pemulihan Sawah Terdampak Bencana di 3 Provinsi

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Jakarta – Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono menegaskan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) bergerak cepat memulihkan lahan pertanian yang terdampak banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah tanggap darurat sekaligus program rehabilitasi agar petani bisa segera kembali berproduksi. “Kita sangat […]

  • Seram Barat

    Manfaatkan Potensi Lahan Pertanian Di Seram Barat Maluku Komisi IV DPR RI dan Kementan Bersinergi

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    SERAM – Sektor pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan, pembangunan, dan perekonomian bangsa Indonesia. Sebagai negara agraris, sektor pertanian mampu melestarikan sumber daya alam, memberi hidup dan penghidupan, serta menciptakan lapangan pekerjaan. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertanian terus berupaya membangun sektor pertanian di Indonesia melalui inovasi dan program-program yang berorientasi pada kesejahteraan […]

  • Revolusi Pertanian Era Society 5.0: Teknologi Canggih dan Tantangan Lingkungan

    Revolusi Pertanian Era Society 5.0: Teknologi Canggih dan Tantangan Lingkungan

    • calendar_month Rabu, 28 Agt 2024
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Indonesia, sebagai negara agraris, memiliki mayoritas penduduk yang berprofesi sebagai petani, khususnya di wilayah pedesaan. Sektor pertanian memegang peranan penting dalam perekonomian nasional, karena banyak masyarakat desa memilih menjadi petani sebagai solusi dari keterbatasan ekonomi. Namun, ketergantungan pada sektor ini seringkali menggambarkan tantangan dalam memenuhi hak dasar dan meningkatkan kualitas hidup. Di tengah […]

expand_less