Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » FAO Fasilitasi Petani Mangga RI Adopsi Teknologi Produksi Filipina

FAO Fasilitasi Petani Mangga RI Adopsi Teknologi Produksi Filipina

  • account_circle redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Keberhasilan program ini nantinya tidak hanya diukur dari peningkatan volume ekspor, tetapi juga dari keberlanjutan praktik pertanian yang diterapkan oleh para petani di tingkat tapak. FAO berkomitmen untuk terus mendampingi proses adopsi teknologi ini agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh komunitas petani mangga di Indonesia. Dengan adanya kolaborasi lintas negara ini, diharapkan sektor pertanian mangga Indonesia dapat bertransformasi menjadi industri yang lebih modern, efisien, dan berorientasi pada pasar ekspor yang lebih luas.

Secara keseluruhan, kegiatan ini mencerminkan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan ketahanan pangan dan ekonomi pertanian. Pengalaman dari Filipina memberikan perspektif baru bagi delegasi Indonesia mengenai pentingnya inovasi yang berbasis pada kebutuhan nyata di lapangan. Langkah-langkah konkret yang telah dipelajari selama kunjungan di Guimaras akan menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk terus memperbaiki kualitas komoditas mangga nasional agar mampu bersaing dengan produk dari negara-negara produsen mangga lainnya di dunia.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • indikator

    Dukung Indikator Kinerja Utama, Kementan Tingkatkan Kapasitas Kinerja Penyuluh Pertanian Pusat dan Daerah

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    “SKP itu tujuannya agar pimpinan dapat menilai kinerja penyuluh dan bagi penyuluh dapat menampilkan kinerja dan output yang dihasilkan. Dalam membuat SKP harus melihat indikator kinerja dari jabatan fungsional lain”, ungkap Bustanul. Sementara untuk jumlah petani menerapkan teknologi alat ukur terus dikembangkan oleh Pusluhtan melalui Sekolah Lapang (SL). Ke depannya Pusluhtan akan terus mendorong SL, […]

  • Apa Itu Gulma

    Apa Itu Gulma? Memahami Kerugian yang Ditimbulkannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Dengan strategi pengendalian yang efektif dan bertanggung jawab, kita dapat mengurangi kerugian ekonomis dan ekologis yang ditimbulkan oleh tanaman pengganggu tersebut. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian tetapi juga membantu dalam pelestarian keanekaragaman hayati dan kesehatan ekosistem lokal.

  • Penggunaan pupuk organik: Berikut 5 Keunggulannya

    5 Keunggulan Menggunakan Pupuk Organik pada Tanaman

    • calendar_month Rabu, 17 Jul 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    3. Meningkatkan Kesehatan dan Pertumbuhan Tanaman Penggunaan pupuk organik dapat meningkatkan kesehatan dan pertumbuhan tanaman. Tanaman yang diberi pupuk organik cenderung lebih kuat dan tahan terhadap penyakit. Selain itu, pupuk organik meningkatkan aktivitas mikroba di sekitar akar tanaman, yang membantu penyerapan nutrisi lebih efektif. Hasilnya, tanaman menjadi lebih subur, daun lebih hijau, dan bunga serta […]

  • Tanaman Cabai

    Mengenal Penyakit Layu pada Tanaman Cabai dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Sabtu, 26 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Dengan langkah-langkah pencegahan dan penanganan yang tepat, petani dapat menjaga tanaman cabai tetap sehat dan meminimalisir kerugian akibat penyakit layu.

  • Perubahan Iklim

    Dampak Perubahan Iklim Lebih Cepat dari Perkiraan: Produksi Pangan Dunia Terancam

    • calendar_month Jumat, 16 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Studi terbaru dari Universitas Stanford mengungkapkan bahwa peningkatan frekuensi cuaca panas dan kekeringan telah memberikan dampak negatif yang signifikan terhadap hasil produksi tanaman pangan utama dunia. Penelitian ini dipublikasikan di jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences dan menunjukkan bahwa tanaman seperti gandum, barley (jelai), dan jagung menjadi yang paling terdampak. Analisis […]

  • Tangguh Hadapi El Nino, Pertanian Cerdas Iklim Kementan Beri Nilai Tambah untuk Petani Subang

    Tangguh Hadapi El Nino, Pertanian Cerdas Iklim Kementan Beri Nilai Tambah untuk Petani Subang

    • calendar_month Selasa, 13 Jun 2023
    • account_circle redaksi
    • 5Komentar

    Adapun materi CSA demplot atau genta organik meliputi teknologi irigasi intermitten/AWD/macak-macak, enggunaan varietas unggul, penentuan waktu tanam (KATAM), teknologi jajar legowo, pembuatan dan penggunaan pupuk organik, penggunaan pupuk berimbang dan pengendalian OPT. Adapun pada tahun ini, anggaran SIMURP untuk Provinsi Jawa Barat sebesar Rp 3,125 miliar. Jumlah itu bertambah sebesar Rp13,258 miliar setelah dilakukan top […]

expand_less