Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Harga Bisa Ratusan Juta! Ini Rahasia Bonsai Jadi Simbol Keindahan dan Kesabaran

Harga Bisa Ratusan Juta! Ini Rahasia Bonsai Jadi Simbol Keindahan dan Kesabaran

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Bagi sebagian orang, bonsai bukan sekadar tanaman hias ia adalah karya seni hidup. Ada yang menyebutnya hobi mahal, dan itu tak sepenuhnya salah. Sebab, satu pohon bonsai yang terawat dengan baik bisa dihargai hingga ratusan juta rupiah.

Namun, di balik semua itu, rahasia utama dari bonsai bukanlah uang. Ia adalah kesabaran, konsistensi, dan cinta terhadap alam dalam bentuk mini.

Bonsai: Alam yang Dikecilkan, Jiwa yang Dibentuk

Bonsai adalah seni menanam pohon dalam ukuran mini, yang menggambarkan keindahan alam dalam skala kecil. Ia bukan sekadar pot berisi tanaman, tapi simbol harmoni antara manusia dan alam.

Untuk menjaga keindahan dan kesehatannya, bonsai membutuhkan perawatan khusus dari penyiraman, pemangkasan, pemupukan, hingga pengendalian hama. Tapi yang paling penting: kesabaran. Sebab, membentuk satu bonsai bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Menurut beberapa literatur seperti Bonsai dan Kehidupan karya Majella Setyawan dan Kenali Seni Bonsai karya Teh Rohaya, seni bonsai bermula dari Tiongkok kuno pada abad ke-5, di mana dikenal sebagai seni penjing. Di masa Dinasti Tang (618–907), seni ini begitu populer hingga sering muncul dalam lukisan-lukisan istana.

Ketika seni tersebut menyebar ke Jepang pada abad ke-12, namanya berubah menjadi bonsai gabungan dari kata bon (wadah atau pot) dan sai (tanaman). Dari sinilah lahir filosofi bahwa bonsai bukan hanya “tanaman kerdil”, melainkan perwujudan estetika, kesederhanaan, dan ketekunan manusia dalam menjaga kehidupan.

Tak Sekadar Kecil, Tapi Bernyawa

Tak semua tanaman dalam pot bisa disebut bonsai. Sebuah tanaman disebut bonsai jika memiliki proporsi kecil dari bentuk aslinya, tetapi tetap menampilkan karakter pohon besar di alam.

Jenis pohon yang sering dijadikan bonsai antara lain pinus, beringin, ara, hingga bugenvil. Beberapa bonsai tua yang berumur puluhan bahkan ratusan tahun bisa bernilai sangat tinggi karena keindahan bentuk dan perjalanan hidupnya yang panjang.

Namun, semahal apa pun bonsainya, tanpa pengetahuan dan ketelatenan, keindahan itu akan cepat pudar. Merawat bonsai bukan sekadar “menyiram tanaman”, tapi juga seni memahami kapan ia haus, kapan ia perlu dipangkas, dan kapan ia butuh sinar matahari.

Rahasia Merawat Bonsai agar Tetap Cantik dan Sehat

Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan agar bonsai tetap tumbuh sehat dan memesona:

  1. Pilih Ukuran yang Tepat
    Bonsai punya banyak ukuran dari yang mungil setinggi 15 cm hingga yang mencapai lebih dari satu meter. Pilihlah sesuai kemampuanmu merawatnya. Semakin besar bonsai, semakin besar pula tanggung jawabnya.

  2. Tempatkan di Lokasi yang Sesuai
    Bonsai jenis pinus, cemara, atau juniper cocok di luar ruangan, sementara bonsai subtropis lebih nyaman di dalam ruangan dengan suhu stabil. Pastikan ia mendapat sinar matahari yang cukup, tapi tak berlebihan.

  3. Siram dengan Cermat, Bukan Sekadar Rutin
    Menyiram bonsai bukan tentang sering atau jarang, tapi tentang waktu dan jumlah yang tepat. Siramlah di pagi atau sore hari, dan pastikan tanah tetap lembap tanpa becek.

  4. Berikan Sinar Matahari dengan Bijak
    Terlalu banyak cahaya bisa merusak daun, tapi kekurangan sinar bisa membuat pertumbuhannya lambat. Awali penjemuran perlahan 1 hingga 3 jam per hari lalu tingkatkan seiring waktu.

  5. Berikan Nutrisi yang Cukup
    Gunakan pupuk NPK atau urea sebulan sekali, serta pupuk daun beberapa kali dalam sebulan untuk menjaga keseimbangan nutrisi.

  6. Ganti Pot Secara Berkala
    Akar bonsai butuh ruang baru untuk tumbuh. Gantilah pot setiap beberapa tahun sekali, dan pastikan ada lubang drainase agar air tidak menggenang.

  7. Jaga dari Hama dan Penyakit
    Hama seperti ulat atau wereng bisa jadi musuh utama bonsai. Gunakan insektisida alami atau kimia sesuai kebutuhan, dan lakukan penyemprotan rutin.

  8. Pemangkasan: Sentuhan Terakhir yang Menentukan
    Pemangkasan adalah seni. Inilah tahap di mana karakter bonsai dibentuk. Bentuk cabang, arahkan ranting dengan kawat, dan potong daun berlebih agar bonsai tampil proporsional dan menawan.

Lebih dari Sekadar Hobi

Merawat bonsai sebenarnya seperti melatih diri sendiri melatih kesabaran, ketelitian, dan ketenangan. Setiap daun yang tumbuh, setiap cabang yang terbentuk, adalah hasil dari dedikasi panjang.

Bonsai mengajarkan bahwa keindahan sejati lahir dari proses panjang, bukan hasil instan. Dari situlah, pohon kecil ini bisa berdiri tegak dengan nilai yang melampaui rupiah ia menjadi simbol kehidupan, keseimbangan, dan ketekunan manusia terhadap waktu.

  • Penulis: redaksi

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daun Tanaman Hidroponik Menguning: Penyebab dan Solusi

    Daun Tanaman Hidroponik Menguning: Penyebab dan Solusi

    • calendar_month Selasa, 27 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 684
    • 0Komentar

    Hidroponik merupakan metode budidaya tanaman tanpa tanah. Meskipun terkesan mudah, tanaman hidroponik tak luput dari masalah, salah satunya daun menguning. Namun tidak perlu risau, kita akan bahas penyebab serta solusinya seperti apa. Penyebab Daun Menguning Kekurangan Nutrisi: Daun menguning bisa menjadi tanda kekurangan nutrisi, terutama nitrogen, kalium, dan magnesium. Pastikan larutan nutrisi yang digunakan memiliki […]

  • IBT

    Wadahi Start Up Pertanian Pemula, Polbangtan Kementan Luncurkan IBT

    • calendar_month Rabu, 26 Jul 2023
    • account_circle redaksi
    • visibility 1.329
    • 1Komentar

    GOWA – Kementerian Pertanian, Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian terus berkomitmen mewujudkan regenerasi petani melalui program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian. Salah satu upaya tersebut misalnya dilakukan melalui optimalisasi dan pengembangan Teaching Factory (TEFA) menjadi inkubator agribisnis di lingkup lembaga pendidikan vokasi pertanian milik Kementan. Pengembangan TEFA tersebut menjadi wadah pemenuhan kompetensi peserta didik […]

  • Apa itu Istilah Food Estate? Simak Penjelasannya

    Food Estate Ramai Disinggung Saat Debat Cawapres, Ini Arti Proyek Pangan di Era Jokowi yang Dinilai Gagal

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 805
    • 0Komentar

    Dalam kesempatan penyampaian visi-misi pada debat cawapres 2024, Mahfud membicarakan keterlibatan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, sambil memberikan kritik terhadap program food estate. Dalam ungkapannya di JCC, Senayan, Jakarta, pada Minggu, 21 Januari 2024, Mahfud menyatakan, “Tetapi saya tidak melihat pemerintah melakukan langkah-langkah apa sih yang diperlukan ini untuk menjaga kelestarian lingkungan alam kita. Maka […]

  • 5 Negara Penghasil Semangka Terbesar di Dunia dan Tips Menanam Semangka

    5 Negara Penghasil Semangka Terbesar di Dunia dan Tips Menanam Semangka

    • calendar_month Minggu, 12 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 936
    • 3Komentar

    Semangka adalah buah musiman yang populer dan menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia. Tidak hanya sebagai buah yang menyegarkan, buah ini juga memiliki nilai ekonomis yang tinggi, terutama bagi negara-negara yang menghasilkan produksi buah ini dalam skala besar. Berikut adalah 5 negara penghasil buah ini terbesar di dunia: 1. Cina Cina merupakan produsen terbesar […]

  • Ngepod

    Kementan Gelar Ngepod: Hadirkan Dede Sopyandi dan Yayan Royan Penyuluh Pertanian Berprestasi

    • calendar_month Kamis, 15 Des 2022
    • account_circle redaksi
    • visibility 803
    • 7Komentar

    Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus menerus meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian melalui tiga pilar utama andalannya, yaitu penyuluhan, pendidikan dan pelatihan. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu menekankan sektor pertanian menjadi penopang utama perekonomian di Indonesia. “Kementan melakukan berbagai upaya untuk menjaga ketahanan […]

  • Pembudidayaan Ikan di Kolam Terpal Semakin Populer, Ini Keuntungannya

    Pembudidayaan Ikan di Kolam Terpal Semakin Populer, Ini Keuntungannya

    • calendar_month Selasa, 19 Des 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 521
    • 1Komentar

    Pembudidayaan ikan merupakan salah satu kegiatan usaha yang memiliki potensi besar di Indonesia. Hal ini tidak terlepas dari kondisi geografis Indonesia yang dikelilingi oleh lautan dan memiliki banyak sungai. Salah satu metode budidaya ikan yang semakin populer di Indonesia adalah budidaya ikan di kolam terpal. Metode ini memiliki beberapa keuntungan dibandingkan dengan metode budidaya ikan […]

expand_less