Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Jenis Tanaman Hias Beracun: Waspada Risiko bagi Kesehatan

Jenis Tanaman Hias Beracun: Waspada Risiko bagi Kesehatan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Rabu, 8 Jan 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Ada ratusan tanaman hias cantik yang bisa ditanam di rumah, baik di dalam maupun luar ruangan. Namun, beberapa di antaranya mengandung racun yang dapat menimbulkan efek buruk bagi kesehatan, seperti iritasi kulit, sakit perut, hingga rasa terbakar pada mulut dan tenggorokan. Beberapa tanaman bahkan bisa berakibat fatal jika tertelan dalam jumlah besar.

Penting untuk berhati-hati bila menanam dan merawat tanaman hias ini, terutama jika memiliki anak-anak atau hewan peliharaan yang penasaran. Salah satu langkah pencegahan adalah meletakkan tanaman di tempat aman yang tidak dapat dijangkau. Jika mencurigai keracunan, segera hubungi dokter atau dokter hewan.

Berikut sejumlah tanaman hias populer yang ternyata beracun, dilansir dari Better Homes and Gardens, Selasa (7/1/2025).

1. English Ivy

English ivy adalah tanaman merambat yang cocok digantung di rak buku atau taman kontainer. Namun, semua bagian tanaman ini dapat menyebabkan gejala seperti iritasi kulit, tenggorokan terbakar (terutama jika buah beri dimakan), demam, dan ruam.
Tips Merawat:

  • Letakkan di tempat tinggi, jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Berikan cahaya terang hingga sedang dan jaga tanah tetap lembap.

2. Lily Paskah (Easter Lily)

Meski cantik, lily paskah sangat berbahaya bagi kucing. Menelan sedikit saja bagian tanaman ini dapat menyebabkan gagal ginjal pada kucing, bahkan serbuk sarinya pun beracun.
Tips Merawat:

  • Hindari paparan serbuk sari dengan membuang benang sari kuning setelah bunga mekar.
  • Berikan cahaya terang tidak langsung dan air saat tanah kering saat disentuh.

3. Peace Lily

Peace lily hanya beracun jika daunnya dimakan dalam jumlah besar. Namun, gejalanya bisa mencakup iritasi mulut, muntah, dan kesulitan menelan.
Tips Merawat:

  • Letakkan di tempat tinggi, seperti rak buku.
  • Tanaman ini tumbuh baik dalam cahaya terang tidak langsung hingga redup dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman.

4. Philodendron

Philodendron adalah tanaman populer untuk indoor, tetapi beracun bagi manusia dan hewan peliharaan. Memakan daun philodendron dapat menyebabkan rasa terbakar, bengkak pada bibir, lidah, dan tenggorokan, serta muntah dan diare.
Tips Merawat:

  • Jauhkan dari lantai atau tempat yang mudah dijangkau.
  • Berikan cahaya terang hingga sedang dan jaga tanah tetap lembap.

5. Pothos

Pothos mudah tumbuh dan memiliki daun berbentuk hati yang indah, tetapi bisa menyebabkan gejala yang sama seperti philodendron jika tertelan.
Tips Merawat:

  • Tanam dalam keranjang gantung agar tidak terjangkau.
  • Berikan cahaya terang hingga redup dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman.

6. Palem Sagu

Semua bagian tanaman palem sagu, termasuk biji dan akarnya, mengandung racun yang dapat menyebabkan muntah, diare, hingga gagal hati jika tertelan.
Tips Merawat:

  • Letakkan di area dengan cahaya terang hingga sedang.
  • Biarkan tanah mengering di antara penyiraman.

7. Tanaman ZZ

Tanaman ZZ adalah tanaman tahan kekeringan yang cocok untuk rumah atau kantor dengan cahaya rendah. Namun, semua bagian tanaman ini beracun.
Tips Merawat:

  • Jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
  • Cuci tangan atau kenakan sarung tangan saat menanganinya.
  • Berikan cahaya terang hingga redup dan biarkan tanah mengering di antara penyiraman.
  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rumah Kaca

    Hadapi Penomena Iklim Pertanian, Kementan Tetap Jalankan “Uji Emisi Gas Rumah Kaca” di Tahun 2022

    • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    JAKARTA – Dunia pertanian saat ini dihadapkan dengan adanya fenomena alam yang kurang bersahabat, ditandai dengan terjadinya perubahan iklim yang tidak menentu, sehingga mengakibatkan terganggunya ketersediaan stok pangan hasil pertanian baik secara kualitas maupun kuantitas. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo mengatakan, perubahan iklim adalah kenyataan yang menjadi tantangan bangsa hari ini. Untuk itu, pertanian […]

  • Pemerintah Masih Siapkan Perbaikan UU Cipta Kerja

    Pemerintah Masih Siapkan Perbaikan UU Cipta Kerja

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA- Demi ikuti putusan MK, pemerintah kini tengah siapkan perbaikan UU Cipta Kerja. Sebelumnya MK memutuskan UU Cipta Kerja belum bisa diberlakukan dan harus direvisi. Sebelumnya UU Cipta Kerja menuai protes karena sangat membela pengusaha. Sementara hak pekerja dalam undang-undang ini terkesan dikebiri. Hak-hak yang dikebiri antara lain berkurangnya cuti hamil bagi wanita, gaji yang […]

  • Polbangtan Kementan Bongkar Strategi Publikasi Internasional untuk Percepat Karier Dosen

    Polbangtan Kementan Bongkar Strategi Publikasi Internasional untuk Percepat Karier Dosen

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2026
    • account_circle Humas Polbangtan Gowa
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Gowa — Politeknik Pembangunan Pertanian Gowa terus memperkuat kapasitas dosen dalam publikasi ilmiah internasional melalui Workshop Strategi Publikasi Internasional dan Pemenuhan Angka Kredit (AK) Fungsional Dosen yang digelar di Aula Syekh Yusuf, Rabu (6/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pertanian guna mendukung daya saing pendidikan vokasi pertanian […]

  • Panen Jagung Manis Sempurna? Ini Waktu & Cara yang Paling Tepat!

    Panen Jagung Manis Sempurna? Ini Waktu & Cara yang Paling Tepat!

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Jagung manis adalah salah satu tanaman yang cepat panen. Hanya dalam waktu sekitar 65–75 hari setelah tanam, kamu sudah bisa memetik hasilnya. Umumnya, masa panen jagung manis jatuh antara Agustus hingga Oktober, tergantung kapan kamu mulai menanam. Namun, meskipun cepat tumbuh, memanen jagung manis tidak bisa sembarangan. Jika dipetik terlalu dini, rasanya hambar […]

  • Mengenal Lebih Dekat Jenis-jenis Ayam: Dari Ayam Kampung Hingga Ayam Petelur

    Mengenal Lebih Dekat Jenis-jenis Ayam: Dari Ayam Kampung Hingga Ayam Petelur

    • calendar_month Selasa, 19 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Jenis-jenis ayam merupakan salah satu hewan ternak yang sangat populer di seluruh dunia. Selain memberikan daging dan telur yang bergizi, ayam juga mudah dipelihara dan memiliki beragam jenis yang dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan preferensi peternak. Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa jenis ayam yang populer untuk diternak. 1. Ayam Ras Pedaging Jenis […]

  • Budidaya Cabai

    Menjadi Petani Milenial: Peluang Besar di Tengah Krisis Regenerasi Petani

    • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Jumlah petani muda di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan. Data dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mencatat bahwa petani berusia 20-39 tahun hanya berjumlah 2,7 juta orang, atau sekitar 8 persen dari total petani Indonesia yang mencapai 33,4 juta orang. Padahal, sektor pertanian memiliki omzet yang cukup tinggi. Misalnya, […]

expand_less