Pada paparannya, Ladiyani mengatakan bahwa Biosaka merupakan cairan yang dibuat dari pucuk-pucuk daun atau rumput yang mengandung unsur hara, mengandung ZPT dengan kadar yang cukup tinggi. Cairan biosaka dikategorikan sebagai alicitor yang berhubungan dengan imunitas tanaman terhadap OPT studi pustaka.
Hasil uji laboratorium pada ramuan Biosaka menunjukkan bahwa kandungan hara makro-mikro adalah sangat rendah, sehingga tidak dapat disebut sebagai pupuk/pestisida.
“Biosaka mengandung ZPT atau zat pengatur tumbuh dengan kadar cukup tinggi,” katanya.
Menurut Ladiyani dengan memperhatikan spesifikasi Biosaka dan respon tanaman akibat aplikasinya, maka cairan Biosaka dikategorikan sebagai elisitor yang berhubungan dengan imunitas tanaman terhadap Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) dan kemampuan untuk tumbuh dalam ekosistem tertentu.
Ladiyani juga menjelaskan agar tidak terjadi pengurasan hara, maka penggunaan biosaka bersifat sebagai pelengkap, dengan komponen utama pupuk anorganik, organik dan hayati yang ditambahkan sesuai dengan kondisi dan target produksi tanaman untuk menghindari pengurasan hara.
8 Komentar