Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Ini Alasan Mengapa Pupuk Kimia Membuat Bumi Semakin Panas – Dan Solusinya!

Ini Alasan Mengapa Pupuk Kimia Membuat Bumi Semakin Panas – Dan Solusinya!

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Minggu, 2 Apr 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Proses ini menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida, metana, dan nitrogen oksida.

Ketika pupuk kimia diterapkan ke tanah, beberapa unsur nitrogen dapat menembus air tanah dan mencapai sumber air di sekitarnya.

Jika terlalu banyak unsur nitrogen yang mencapai sumber air, hal ini dapat menyebabkan aliran air menjadi tercemar dan meningkatkan pertumbuhan ganggang dan fitoplankton yang berlebihan.

Hal ini disebut eutrofikasi dan dapat menyebabkan kematian massal ikan dan organisme lainnya karena oksigen terlarut dalam air menurun.

Jadi, adanya penggunaan pupuk kimia dalam pertanian ini akan dapat memicu terjadinya pemanasan global, mengapa? Karena pembuatannya ini mengemisikan gas karbon dioksida (CO2).

Selain menggunakan nitrogen, nyatanya pupuk kimia ini juga menggunakan senyawa amonia (NH3).

Solusi Mengurangi Dampak Penggunaan Pupuk Kimia

Dalam hal ini, pilihan alternatif untuk mengurangi dampak pupuk kimia pada pemanasan global adalah dengan menggunakan pupuk organik.

Pupuk organik dibuat dari bahan-bahan organik seperti kompos dan pupuk kandang, yang membantu mempertahankan kualitas tanah dan mengurangi jumlah nitrogen yang terlepas ke lingkungan.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Memanfaatkan Halaman Rumah Menjadi Kebun Kangkung: Panduannya

      Menyulap Halaman Rumah Menjadi Kebun Kangkung: Panduan Praktis

      • calendar_month Kamis, 1 Agt 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar
    • Udang yang Berkhasiat, Berikut Cara Budidaya Udang Windu

      Udang yang Berkhasiat, Berikut Cara Budidaya Udang Windu

      • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Setelah itu, larva udang akan dipindahkan ke tambak dengan air yang sudah disiapkan terlebih dahulu. Hal ini bertujuan untuk memastikan lingkungan yang sesuai bagi pertumbuhan udang windu. 3. Pemeliharaan dan Pakan Air harus dijaga kualitasnya agar tetap bersih dan mendukung pertumbuhan udang. Tambahkan aerasi untuk menjaga tingkat oksigen yang cukup di dalam air. Udang ini […]

    • Tanaman Tropis

      Tanaman Tropis: Ciri Khas Daun Cerah yang Membuat Rumah Lebih Hangat dan Berwarna

      • calendar_month Senin, 6 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Adrienne Roethling, Direktur Kebun untuk Paul J. Ciener Botanical Garden, menyebutkan, “Beberapa varietas memiliki bentuk daun dengan lubang atau sinus yang dalam, mirip monstera.” Pothos memerlukan cahaya tidak langsung dan campuran pot yang berpori untuk tumbuh dengan baik. 3. Calathea Dikenal juga sebagai tanaman doa, Calathea memiliki sekitar 60 spesies dengan berbagai warna, mulai dari […]

    • Membibit Alpukat: Tips Panduan Praktis untuk Pemula

      Tips Membibit Alpukat: Panduan Praktis untuk Pemula

      • calendar_month Selasa, 23 Jul 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Membibit alpukat di rumah bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat. Dengan perawatan yang tepat, Anda bisa menikmati pohon alpukat yang sehat dan produktif. Berikut adalah beberapa tips praktis untuk membibit alpukat dari biji: 1. Memilih Biji yang Tepat Pilih biji alpukat dari buah yang matang dan berkualitas baik. Pastikan biji tersebut bebas dari […]

    • Pemanfaatan Teknologi Pertanian Ramah Lingkungan: Menjaga Bumi dan Meningkatkan Produksi

      Sensus Pertanian 2023 Akan Segera Dimulai, Ini Gaji Petugas Lapangan dari BPS

      • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      “Honor petugas akan bervariasi tergantung pada durasi kontrak kerja, yaitu selama 1 atau 2 bulan, dan juga berdasarkan daerah tugas. Gaji ini berkisar antara Rp3 juta hingga Rp4 juta tergantung pada lokasi tugasnya,” ungkapnya. Tak hanya mendapatkan gaji, petugas lapangan Sensus Pertanian 2023 ini nnatinya juga akan mendapatkan berupa jaminan keselamatan kerja dari BPJS Ketenagakerjaan. […]

    • Berdasarkan catatan World Heritage Convention, situs Kuk juga jadi contoh yang amat baik atas transformasi praktik pertanian zaman kuno.

      Situs Kuk: Warisan Dunia UNESCO di Papua Nugini, Jejak Pertanian Purba dari Zaman Kuno hingga Peradaban Modern

      • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Temuan arkeologi di situs ini telah membuktikan eksploitasi tanaman dan praktik pertanian yang telah berlangsung selama 10.000 tahun. Oleh karena itu, Kuk diakui sebagai tempat asal-usul pertanian di Papua Nugini. Situs ini memiliki signifikansi karena tidak hanya menjelaskan perkembangan teknologi pertanian, tetapi juga memberikan bukti tentang keberagaman dan perlintasan lahirnya agrikultur awal. Selain itu, situs […]

    expand_less