Breaking News
dark_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Percepat Swasembada Pangan, Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan

Percepat Swasembada Pangan, Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 19 Apr 2025
  • visibility 211
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong upaya peningkatan produksi pangan nasional melalui Program Luas Tambah Tanam (LTT). Program tersebut diyakini sebagai salah satu strategi jitu mencapai target swasembada pangan nasional tanpa ketergantungan pada impor.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, menargetkan optimalisasi penanaman dilakukan pada satu juta hektare lahan rawa mineral dan satu juta hektare lainnya pada lahan rawa tadah hujan. Dalam berbagai kesempatan, Mentan Amran menjelaskan programnya optimis berhasil dengan bantuan dan peran aktif penyuluh pertanian serta sinergi yang solid dengan pemerintah daerah.

Kementan Gelar Konsolidasi Pelaporan LTT dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan Sulawesi Selatan. (sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Peran penyuluh pertanian sangat penting dalam mempercepat pencapaian swasembada pangan. Pemerintah daerah dan penyuluh harus bersinergi melalui adopsi teknologi dan peningkatan kapasitas SDM pertanian,” tegas Mentan Amran

Sebagai langkah konkret, Kementan menggelar Kegiatan Konsolidasi Pelaporan Luas Tambah Tanam (LTT) dan Operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan hari ini Jumat, 18 April 2025, bertempat di Aula Kampus Polbangtan Gowa.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan strategis, termasuk Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Staf Khusus Menteri Bidang Standarisasi Program Strategis Kementan, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Direktur Polbangtan Gowa, Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pertanian, Kepala Perpustakaan dan Literasi Pertanian, Tenaga Ahli Menteri serta Tim Pengawas Swasembada Pangan.

Kegiatan ini dihadiri oleh 83 peserta yang terdiri dari para Kepala Bidang Tanaman Pangan dinas pertanian, Admin Pelaporan LTT, dan Manajer BP dari 16 kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Kehadiran tiga elemen penting dalam manajemen data dan operasional pertanian tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antar lini dalam mendukung ketahanan pangan daerah.

“Sulsel telah menjadi tumpuan pangan nasional keempat terbesar diIndonesia. Nilai produksi padinya 1,7 hingga 2 juta ton pertahun. Oleh karena itu melalui kegiatan ini kita ingin melakukan koordinasi, sinkronisasi dan sinergi dengan teman-teman di daerah untuk mencapai target LTT” ujar Fadjri yang juga merupakan PJ Swasembada Pangan Sulsel.

“Target tanam padi di provinsi Sulsel pada 2025 adalah 1.554.786 hektar. Dari 16 Kabupaten alhamdulilah Takalar telah mencapai target 100%, disusul Toraja Utara 81%, Maros dan Enrekang yang sudah berwarna hijau (hampir mencapai target)” terang Fadjri.

Terkait percepatan tanam dan pelaporan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti.menganjurkan bahwa percepatan tanam tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga kepastian data dan efektivitas pemanfaatan sarana yang ada, khususnya alat dan mesin pertanian. Kolaborasi aktif antara penyuluh, Babinsa, dan BP sangat krusial dalam memastikan seluruh proses tanam berjalan lancar, terpantau, dan terlapor dengan baik.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Sinergi adalah kuncinya. Teruslah menjadi penyemangat bagi petani di lapangan. Jadilah penggerak, bukan sekadar pengamat. Keberhasilan swasembada pangan sangat bergantung pada energi, integritas, dan ketulusan kita mendampingi para pelaku utama pertanian,” ujarnya.

Adapun terkait alat mesin pertanian Kepala Pusat Pendidikan Perrtanian Muhammad Amin mengutarakan bahwa sebaran yang sudah diterima di Sulawesi Selatan sekitar 303 unit.

“Sebaran Alsintan Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah diterima sekitar 303 unit yang terdiri dari Traktor roda 4, roda dua, RCT, CHB, Hand Sprayer maupun Pompa air” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut, Direktur Polbangtan Gowa Detia Tri Yunandar menegaskan pentingnya akurasi data dalam pengambilan kebijakan pembangunan pertanian.

“Data Luas Tambah Tanam (LTT) merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan, strategi distribusi bantuan, serta pemetaan potensi pertanian. Konsolidasi seperti ini penting untuk menyatukan persepsi dan memperkuat kapasitas pelaporan,” ujarnya.

Selain membahas teknis pelaporan LTT yang akurat, kegiatan ini juga menitikberatkan pada operasionalisasi Alsintan Brigade Pangan, sebuah program strategis dalam mendukung percepatan tanam dan peningkatan produktivitas petani melalui optimalisasi pemanfaatan alsintan.

Para peserta diberikan sesi pemaparan dan diskusi interaktif terkait mekanisme pelaporan berbasis digital, strategi peningkatan validitas data lapangan, serta best practices dalam manajemen alsintan di tingkat kabupaten. Diskusi juga menyoroti tantangan di lapangan seperti keterbatasan tenaga operator, akses ke lahan, hingga kebutuhan pemeliharaan alsintan yang berkelanjutan.

Kegiatan konsolidasi ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dan kolaboratif antara pemerintah daerah dan instansi pendidikan vokasi pertanian, khususnya dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional.

  • Penulis: redaksi

Comment

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daun Kelor

    Daun Kelor: Superfood Kaya Manfaat untuk Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 25 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 290
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Daun kelor dikenal sebagai tanaman dengan kandungan gizi luar biasa. Tak heran jika kelor sering disebut sebagai tanaman obat di berbagai budaya. Di Indonesia, daun kelor umum dikonsumsi sebagai sayur harian dan dipercaya memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Melansir kanal kesehatan NDTV, daun kelor dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan kadar gula darah, […]

  • Tanaman Pucuk Merah

    Tanaman Pucuk Merah, Inilah Manfaat dan Cara Menanamnya

    • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 993
    • 1Komentar

    Tanaman pucuk merah ini adalah salah satu tanaman hias yang mudah ditemui disekitar kita. Tanaman ini memiliki nama latin Syzygium sinubanense atau Syzygium campanulatum var. longistylum. Pucuk merah masuk dalam keluarga Myrtaceae dan pucuk merah ini diketahui dapat tumbuh hingga berbentuk pohon dengan kelebatan sekitar 16-30 meter. Tidak hanya indah dipandang, tanaman hias pucuk merah […]

  • Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Biomassa: Upaya Mengurangi Limbah dan Mendorong Keberlanjutan

    Pemanfaatan Limbah Pertanian Menjadi Biomassa: Upaya Mengurangi Limbah dan Mendorong Keberlanjutan

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 1.381
    • 3Komentar

    Pemanfaatan Limbah pertanian, yang merupakan industri yang menghasilkan sejumlah besar limbah setiap tahunnya. Namun, limbah pertanian tersebut dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai sumber energi yang ramah lingkungan. Salah satu caranya adalah dengan mengkonversi limbah pertanian menjadi biomassa. Dalam artikel ini, kami akan membahas tentang pemanfaatan limbah pertanian menjadi biomassa, manfaatnya, dan bagaimana hal ini dapat […]

  • Tanaman Hias

    Tanaman Hias yang Bikin Rumah Wangi Sepanjang Hari, Alami & Segar!

    • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • visibility 939
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Tanaman hias dalam rumah bukan hanya berfungsi untuk mempercantik ruangan, tetapi juga bisa menjadi pengharum ruangan alami! Aroma segar dari bunga, herbal, atau dedaunan tertentu dapat menciptakan suasana yang lebih nyaman tanpa perlu menggunakan pewangi sintetis. Selain memberikan kesan mewah dan menenangkan, beberapa tanaman ini juga memiliki manfaat tambahan, seperti meningkatkan kualitas udara […]

  • Tanaman orok-orok

    Mengenal Orok-Orok atau Sun Hemp, Dikenal Sebagai Tanaman Pengganti Pupuk Hijau yang Ramah Lingkungan

    • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • visibility 1.121
    • 0Komentar

    Tanaman orok-orok atau sun hemp (Crotalaria juncea) adalah tanaman hijauan yang mulai populer di kalangan petani karena kemampuannya sebagai pengganti pupuk hijau yang efektif. Tanaman ini berasal dari India, namun kini telah menyebar ke seluruh dunia karena manfaatnya yang luar biasa. Pupuk hijau adalah tanaman yang ditanam untuk menutupi tanah dan meningkatkan kualitas tanah serta […]

  • GRK

    Memanfaatkan CSA Kementan, Petani Banyuasin Lakukan Pengukuran GRK Hadapi Dampak El Nino

    • calendar_month Selasa, 30 Mei 2023
    • account_circle redaksi
    • visibility 891
    • 0Komentar

    Kementerian Pertanian (Kementan) telah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi dampak fenomena El Nino. BMKG berkali-kali mengingatkan kalau di Indonesia akan menghadapi El Nino. El Nino erat kaitannya dengan peningkatan konsentrasi kenaikan emisi Gas Rumah Kaca (GRK) yang menyebabkan suhu dipermukaan bumi hangat bahkan semakin panas. El Nino mulai melanda Indonesia akhir Mei ini hingga puncaknya […]

expand_less