Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Polbangtan Kementan Gencarkan Transformasi SDM Pertanian

Polbangtan Kementan Gencarkan Transformasi SDM Pertanian

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 6 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, GOWA – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa di bawah Kementerian Pertanian terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui Public Hearing (Dengar Pendapat Publik) yang digelar Jumat (5/12/2025).
Forum ini menjadi ruang evaluasi layanan publik dan program akademik berdasarkan masukan langsung para pemangku kepentingan.

Kegiatan tersebut sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang menekankan pentingnya orientasi pelayanan publik untuk mendorong kesejahteraan petani. Pelayanan yang baik diyakini mampu meningkatkan hasil produksi dan berdampak pada kesejahteraan.

Kegiatan meningkatkan kualitas layanan pendidikan melalui Public Hearing. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Kementerian Pertanian melakukan penilaian mutu layanan berdasarkan 14 indikator, mulai dari moto dan standar layanan hingga pengakuan manfaat dari masyarakat serta kontribusi pada pembangunan sektor pertanian.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti menegaskan bahwa public hearing menjadi sarana mempertemukan pengguna dan penyedia layanan untuk meningkatkan kualitas pelayanan.

“Public hearing ini menggali pemahaman, respon, dan ekspektasi publik terhadap kebijakan yang berlaku maupun yang direncanakan. Tujuannya memperkuat reputasi dan kinerja organisasi,” jelasnya.

Selain paparan Tim PPID, hadir Ridwan, S.A.P. (Ombudsman RI Perwakilan Sulsel) yang memaparkan pemanfaatan layanan publik secara efektif. Acara ditutup dengan diskusi peningkatan pelayanan.

Direktur Polbangtan Gowa Detia Tri Yunandar menegaskan posisi kampus sebagai perguruan tinggi vokasi nasional yang memberikan beasiswa penuh. Ia juga menyampaikan progres perubahan status menjadi ikatan dinas pada 2027.
Detia menekankan pentingnya keterbukaan dan meminta masyarakat melapor jika ada pungutan liar, termasuk langsung ke Mentan.

Sesi diskusi menghadirkan kritik dan masukan dari DUDI, dinas, dan institusi pendidikan.
La Ode Hendra (PT Bintang Sejahtera Bersama) menilai alumni Polbangtan mudah beradaptasi, namun masih lemah pada keterampilan teknis.
“Mahasiswa magang ada yang belum memahami keahlian teknis, seperti performance kandang,” ujarnya.

Dinas Peternakan Kabupaten Bone mengusulkan mahasiswa peternakan dibekali keterampilan inseminator karena peluang teknis dan ekonominya tinggi.

Ketua BPM Muh. Fikry Arifin menyoroti penyelarasan kurikulum agar selaras dengan program Kementerian Pertanian.

Menanggapi itu, Detia menegaskan bahwa lulusan dididik menjadi qualified job seeker sekaligus job creator melalui kurikulum berbasis kewirausahaan. Teaching factory (TEFA) telah tersedia untuk mendukung praktik mahasiswa.

Detia juga menyoroti pentingnya regenerasi petani dan mendorong media mengangkat kisah sukses petani modern beromzet besar untuk menghapus stigma negatif sektor pertanian.
Polbangtan Gowa berkomitmen memperkuat kontribusi sosial melalui pemberdayaan dan pengabdian masyarakat sesuai arahan Mentan.

Pada akhir acara, Polbangtan Gowa dan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Rektor Unsulbar Prof. Dr. Muhammad Abdy menilai kerja sama ini strategis, menggabungkan kekuatan vokasi Polbangtan dan akademik Unsulbar.
“Kerja sama ini harus diimplementasikan, bukan hanya di atas kertas,” tegasnya.

Kerja sama akan ditindaklanjuti melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS), terutama dalam publikasi dan riset. Polbangtan menawarkan keahliannya dalam pengelolaan jurnal, termasuk dua jurnal mereka: Agrisistem Seri Sosek (Sinta 2) dan Agrisistem Seri Penyuluhan (Sinta 4).

MoU ini diharapkan memaksimalkan potensi kedua institusi dalam memperkuat sektor pertanian sebagai komoditas utama Sulawesi Barat.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Sumber daya manusia

      Pentingnya Sumber Daya Manusia Pada Sektor Pertanian

      • calendar_month Minggu, 6 Nov 2022
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      Pada dasarnya dalam sumber daya manusia menjadi penentu keberhasilan pada sektor pertanian. Karena sumber daya mampu menguasai serta dapat mengembangkan dan memanfaatkan teknologi ilmu pengetahuan dalam proses pengelolaan secara berkelanjutan.Dalam peningkatan SDM (sumber daya manusia) tidak hanya dibatasi pada peningkatan produktivitas pertani saja tetapi kemampuan petani pada peningkatan untuk berperan dalam proses pembangunan.Dalam hal ini […]

    • Membuat Komposter

      Panduan Membuat Komposter: Mengelola Limbah Organik dengan Mudah

      • calendar_month Minggu, 9 Mar 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Mengompos merupakan salah satu upaya efektif dalam mengelola sisa organik di rumah agar tidak berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Namun, mengapa penting untuk mengolah sampah organik sendiri? Bukankah sisa organik akan terurai dengan sendirinya? Faktanya, sisa organik yang berakhir di TPA hanya akan menumpuk bersama sampah lainnya dan terurai tanpa oksigen (anaerob). […]

    • Apa itu Istilah Food Estate? Simak Penjelasannya

      Food Estate Ramai Disinggung Saat Debat Cawapres, Ini Arti Proyek Pangan di Era Jokowi yang Dinilai Gagal

      • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Dalam kesempatan penyampaian visi-misi pada debat cawapres 2024, Mahfud membicarakan keterlibatan pemerintah dalam menjaga kelestarian lingkungan, sambil memberikan kritik terhadap program food estate. Dalam ungkapannya di JCC, Senayan, Jakarta, pada Minggu, 21 Januari 2024, Mahfud menyatakan, “Tetapi saya tidak melihat pemerintah melakukan langkah-langkah apa sih yang diperlukan ini untuk menjaga kelestarian lingkungan alam kita. Maka […]

    • Implikasi Korupsi MA Meruntuhkan Marwah Hukum Indonesia

      Implikasi Korupsi MA Meruntuhkan Marwah Hukum Indonesia

      • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Pakar Komunikasi Politik Benny Susetyo mengatakan bahwa dalam Kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Hakim Mahkamah Agung adalah kasus yang sangat besar dan kasus ini menghancurkan peradaban hukum Indonesia. “MA adalah benteng pertahanan yang terakhir karena kasus OTT ini bisa menghancurkan peradaban hukum karena hukum sudah di injak injak. […]

    • Kolaborasi Kementan dan Pemkab Sidrap Cetak Petani Tangguh Wujudkan Swasembada

      Kolaborasi Kementan dan Pemkab Sidrap Cetak Petani Tangguh Wujudkan Swasembada

      • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, GOWA – Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat swasembada pangan nasional mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Dukungan tersebut terlihat dari pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan yang digelar Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa pada 27–29 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti 1.380 anggota Brigade Pangan di 28 lokasi se-Kabupaten Sidrap, […]

    • Beras

      Kementan Dorong Penyuluh Pertanian Tingkatkan Produktivitas Melalui Genta Organik Beras Sehat

      • calendar_month Selasa, 24 Jan 2023
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) atasi solusi pupuk mahal melalui Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik). Gerakan Genta Organik diantaranya penggunaan pupuk organik, penggunaan pupuk hayati, penggunaan pembenah tanah dan pemupukan berimbang. Adapun tujuan Genta Organik adalah menyuburkan tanah Indonesia guna menggenjot produksi pertanian di saat harga pupuk mahal. Selain  menerapkan pertanian berkelanjutan dan ramah […]

    expand_less