Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tanaman Alpukat: Cara Sederhana Agar Cepat Berbuah

Tanaman Alpukat: Cara Sederhana Agar Cepat Berbuah

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 4 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanaman Alpukat merupakan tumbuhan yang berasal dari Amerika Tengah, saat ini sudah mulai banyak yang membudidayakan dalam usaha tani. Alpukat dapat ditemukan di seluruh tempat atau daerah di Indonesia, khususnya Jawa Barat, Sumatera, Nusa tenggara dan Jawa Timur sebagai daerah penghasil alpukat terbanyak di Indonesia.
Tanaman Alpukat juga termasuk tanaman yang cocok di budidayakan di daerah tropis, sehingga anda dapat menanam alpukat di pekarangan rumah. Alpukat termasuk super food karena mengandung sejumlah nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh seperti vitamin A, Vitamin B, vitamin C, vitamin k, protein dan sebagainya.
Berikut hal yang perlu diperhatiakn dalam budidaya alpukat.
1. Pemilihan Bibit
Untuk bibit yang digunakan untuk budidaya tanaman alpukat bisa diperoleh dengan beberapa cara yaitu: Pertama, cangkok setek batang, cara cangkok ini pilihlah cabang yang subur, tidak memiliki cabang baru dan tidak terlalu tua ataupun terlalu mudah. Kedua, Melalui biji, sebelum menanam utamakan perlu penyemaian biji terlebih dulu apabila terdapat alpukat yang sudah tua dapat dibelah dan bijinya dapat digunakan kemudian bijinya dijemur selama beberapa menit dan letakan ditempat yang teduh. Sedangkan cara yang ketiga adalah okulasi atau dengan sambung pucuk. Gunakan pohon tunas alpukat yang telah berbuah sebagai batang atas dan pohon alpukat hasil semai biji tersebut menjadi batang bawah. Dan anda dapat memilih bibit yang sudah besar agar dapat memudakan cepat berbuah.
2. Media Tanam
Media tanam ini merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam menanam alpukat karena media tanam yang cocok pada tanaman alpukat itu yaitu tanah yang lembab, gembur yang tidak tergenang air, serta tidak mengandung banyak bahan organik. Setelah itu tanah dapat digemburkan lahan tanam dan dibajak atau di cangkul halus selesai itu bisa lanjut ketahap membuat lubang tanam dengan dengan membuatkan jarak tanam yang sama.
3. Pemupukan Tanaman
Lakukan pemupukan secara teratur sebanyak 4 kali dalam setahun dengan jumlah pupuk yang diberikan bergantung pada umur tanaman. Pupuk yang biasa digunakan untuk pemupukan adalah pupuk urea, KCI dan TSP. Hal ini dapat dilakukan dengan memasukan ke dalam lubang yang telah dibuat melingkar di bawah tajuk tanaman dengan dalam sekiat 30 cm.
4. Penyiraman Tanaman
Penyiraman dapat dilakukan setiap hari pada tanaman yang baru ditanam karena tanaman membutuhkan banyak air dalam masa pertumbuhannya. Penyiraman bisa dilakukan pada saat di pagi hari atau sore hari. Tetapi ketika hujan turun anda tida perlu melakukan penyiraman lagi.
5. Panen Alpukat
Alpukat yang ditanam dari biji dapat berbuah setelah sekitar 10-15 tahun, tetapi ketika ditanam dengan sistem vegetatif maka biasanya akan berbuag sekitar 5 sampai 8 tahun tergantung dari perawatan yang diberikan pada tanaman. Dan dapat dipanen setelah 6 hingga 7 bulan setelah bunga mekar. Penen buah tersebut di anjurkan untuk memotong atau mengunting tangkai buahnya.
Itulah beberapa cara budidaya tanaman alpukat yang harus anda perhatikan agar cepat tumbuh dan menghasilkan buah yang maksimal. (NAW)

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Meningkatkan Produktivitas Riset dengan Meja Laboratorium Ergonomis dari PT LAB Technologi Indonesia

      Meningkatkan Produktivitas Riset dengan Meja Laboratorium Ergonomis dari PT LAB Technologi Indonesia

      • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Dalam dunia penelitian dan pendidikan sains, efektivitas kerja di laboratorium sangat dipengaruhi oleh tata letak dan kualitas perabot yang digunakan. Salah satu elemen paling penting adalah Meja Laboratorium, yang berfungsi sebagai pusat aktivitas utama dalam setiap eksperimen. Tanpa meja laboratorium yang tepat, proses riset dapat terhambat, bahkan berpotensi menimbulkan risiko keselamatan bagi pengguna. Sebagai […]

    • Ciri-Ciri Bibit Ternak yang Baik

      Mau Mulai Bisnis Ternak Hewan? Inilah Ciri-Ciri Bibit Ternak yang Baik

      • calendar_month Senin, 28 Nov 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 2Komentar

      Ciri-ciri bibit ternak yang baik. Keberhasilan di dalam usaha peternakan hewan sangat tergantung kepada pemeliharaan induk atau pejantan yang mempunyai sifat –sifat baik atau unggul. Maka dari itu, faktor seleksi bibit ternak ini adalah salah satu hal yang sangat penting didalam usaha peternakan. Bibit ternak ini merupakan ternak yang mempunyai dan mewariskan sifat unggul serta […]

    • 1,3 Juta Hektar Sawah di Sulsel Siap Panen Padi Maret 2024

      1,3 Juta Hektar Sawah di Sulsel Siap Panen Padi Maret 2024

      • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      TAKALAR – Panen padi musim tanam pertama di Sulawesi Selatan (Sulsel) diprediksi akan berlangsung pada bulan Maret hingga Mei 2024. Berdasarkan data yang diperoleh dari Siscrop 2.0 BSIP (Sistem informasi berbasis penginderaan jauh tanaman padi di lapangan) Kementerian Pertanian (Kementan), luasan lahan yang akan panen di Sulawesi Selatan 1.376.053 atau sekitar 1,3 juta hektar. Luasan […]

    • Fungisida Adalah

      Fungisida Adalah? Inilah Tips Memilih dan Menggunakannya

      • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Fungisida adalah pestisida yang secara spesifik dapat membunuh atau menghambat cendawan penyebab penyakit pada tanaman. Cendawan atau fungi dalam dunia pertanian ini merupakan sesuatu yang merugikan, merusak kualitas panen dan juga menurunkan hasil panen. Fungisida ini dapat berbentuk cair, gas, butiran hingga serbuk dan yang paling sering digunakan adalah yang berbentuk cair. Penggunaan fungisida ini […]

    • Tingkatkan Keamanan Pangan, BGN Gelar Pelatihan Penjamah Makanan SPPG di Minahasa Utara

      Tingkatkan Keamanan Pangan, BGN Gelar Pelatihan Penjamah Makanan SPPG di Minahasa Utara

      • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com  – Badan Gizi Nasional (BGN) mengadakan Pelatihan Penjamah Makanan bagi seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Minahasa Utara, yang berlangsung di Sutanraja Hotel, Sulawesi Utara, Minggu (28/9/2025). Kegiatan ini diikuti oleh tujuh dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) lima di antaranya sudah beroperasi melayani masyarakat, sementara dua lainnya masih dalam tahap persiapan. Pembukaan pelatihan […]

    • tanaman dalam pot

      Tips Agar Tanaman Buah dalam Pot Cepat Berbuah di Rumah

      • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Menanam tanaman dalam pot menjadi solusi tepat untuk berkebun di lahan terbatas. Tak hanya tanaman hias, buah dan sayuran juga bisa ditanam dalam pot, bahkan menghasilkan panen yang optimal. Budidaya buah dalam pot memungkinkan kita menyesuaikan kesuburan tanah dan faktor lingkungan, seperti ketinggian, kelembapan, suhu, dan curah hujan. Berikut ini adalah 8 tips […]

    expand_less