Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Fakta Menarik Tanaman Kakao dan Sejarahnya

Fakta Menarik Tanaman Kakao dan Sejarahnya

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Jumat, 11 Nov 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

4. Sebagai alat pembayaran

Menurut sejarahnya, dahulu tanaman atau pohon kakao ini hanya dimiliki oleh orang-orang kaya. Karena, hasil olahannya yang berupa cokelat dan digunakan atau hanya disuguhkan ketika acara pertunangan ataupun pernikahan.

Seiring berjalannya waktu saat telah memahami mengenai kondisi ekonomi, mereka menjadikan biji kakao ini sebagai alat pembayaran. Seperti, satu ekor kalkun bisa dibayar atau ditukar dengan 200 biji kakao.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Tanaman Transgenik dan Jenis-Jenisnya

      Tanaman Transgenik dan Jenis-Jenisnya

      • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanaman tahan kekeringan ini mempunyai akar yang sanggup menembus tanah kering, kutikula yang tebal sehingga mengurangi kehilangan air dan kesanggupan menyesuaikan diri dengan garam di dalam sel. Tanaman toleran terhadap kekeringan ini ditransfer dari gen kapang yang dapat mengeluarngkan enzim trehalose, salah satu tanaman yang toleran terhadap kekeringan adalah tembakau. 2. Resisten Hama Saat ini […]

    • Mengusir Hama pada Tanaman Kol

      Cara Ampuh Mengusir Hama pada Tanaman Kol untuk Hasil Panen Optimal

      • calendar_month Sabtu, 11 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Tanaman kol (Brassica oleracea) seringkali menjadi sasaran berbagai jenis hama yang dapat merusak tanaman. Untuk menjaga kesehatan dan hasil panen yang maksimal, berikut beberapa tips efektif untuk mengusir hama pada tanaman kol: Gunakan Pestisida Organik Pestisida alami seperti larutan sabun cuci piring yang dicampur dengan air dapat digunakan untuk mengusir kutu daun dan […]

    • Kementan

      Transformasi Pertanian Nasional, Kementan Launching Pertanian Modern

      • calendar_month Jumat, 25 Apr 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, PRINGSEWU – Kementerian Pertanian resmi meluncurkan Program Pertanian Modern sebagai agenda utama dalam kegiatan nasional bertajuk Launching Pertanian Modern yang dirangkaikan dengan Gebyar Mekanisasi, Kamis, 24 April 2025, di Pekon Pujodadi, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Program ini menjadi tonggak transformasi sistem pertanian nasional ke arah yang lebih terstruktur, terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis teknologi. […]

    • Sirih Gading

      Tanaman Hias yang Tetap Subur Meski Jarang Dipupuk

      • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Tidak membutuhkan pupuk sering: Memberikan pupuk terlalu banyak justru bisa merusak bentuk pertumbuhan daun. Toleran terhadap kondisi cahaya minim: Tanaman ini bisa tumbuh baik di berbagai sudut rumah, mulai dari tempat yang terang hingga area dengan cahaya redup. Pembersih udara alami: Selain perawatannya yang mudah, lidah mertua juga dikenal mampu menyaring udara dari polutan sehingga […]

    • Magang

      Pastikan Kerjasama Berjalan, Kementerian Pertanian Kunjungi Calon Lokasi Magang di Jepang

      • calendar_month Rabu, 21 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Sebelumnya, Tim BPPSDMP Kementan melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Republik Indonesia di Tokyo, Jepang, dalam rangka mendapatkan dukungan dalam kerjasama kegiatan permagangan mahasiswa dan alumni Polbangtan serta PEPI. Kedatangan Tim BPPSDMP Kementan diterima langsung oleh Tim Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Jepang. “Kami akan mendukung upaya Kementan untuk memajukan anak bangsa” ujar perwakilan dari KBRI […]

    • Rumah Kaca

      Hadapi Penomena Iklim Pertanian, Kementan Tetap Jalankan “Uji Emisi Gas Rumah Kaca” di Tahun 2022

      • calendar_month Senin, 21 Nov 2022
      • account_circle redaksi
      • 4Komentar

      Dampak penurunan GRK tahun 2021 tersebut, masih konsisten dilaksanakan pengukuran GRK secara swadaya oleh kelompoktani Margo Rukun desa Bumi Subur kecamatan Katingan Kuala kabupaten Katingan provinsi Kalimantan Tengah bekerja sama dengan laboratorium BALINGTAN Pati Jawa Tengah. Metode pengukuran GRK digunakan dengan pengambilan sampel padi sawah CSA dan no CSA dengan analisis laboratorium oleh Balingtan Pati. […]

    expand_less