Mentan Amran juga mengungkapkan bahwa dalam jangka waktu dua sampai tiga tahun ke depan Indonesia kembali swasembada khususnya padi dan jagung. Sehingga kita tidak impor lagi, tegas Mentan Amran.

Saya percaya kunci keberhasilan program pembangunan pertanian melalui peningkatan produksi untuk mencapai swasembada adalah penyuluh pertanian. Maka itu kalian jangan mengeluh, terus semangat bekerja. Harus semakin meningkatkan motivasi serta keterampilan maupun wawasan di bidang pertanian yang terus berkembang.

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian mengatakan sampai saat ini, Indonesia sudah impor beras tidak kurang dari 2 juta ton, bahkan sampai awal tahun depan Bulog berencana impor beras lebih dari akumulasi 3 juta ton.

“Saya minta kepada seluruh penyuluh, pastikan seluruh prasarana dan sarana produksi siap di lapangan, pastikan pupuk tersedia sampai di level kios, pastikan benih juga tersedia di tangan petani, pastikan irigasi juga berjalan dengan lancar, asuransi juga sudah diberikan kepada petani kita”, jelas Kabadan Dedi.