Pupuk organik seperti pupuk kandang dan pupuk kompos terbuat dari bahan organik alami yang tidak mengandung bahan kimia berbahaya.
Pupuk anorganik, di sisi lain, terbuat dari bahan kimia dan lebih cepat diserap oleh tanaman. Gunakanlah pupuk yang sesuai dan juga tepat dengan jenis tanah maupun kebutuhan nutrisi tanaman cabai.
3. Perhatikan Kandungan Nutrisi
Tips memilih pupuk yang tepat selanjutnya adalah perhatikan kandungan nutrisi dalam pupuk yang dipilih. Setiap pupuk memiliki kandungan nutrisi yang berbeda.
Pastikan pupuk yang dipilih memiliki kandungan nutrisi lengkap, seperti nitrogen, fosfor, dan kalium. Nutrisi-nutrisi ini sangat penting dalam membantu pertumbuhan tanaman cabai yang sehat dan menghasilkan buah yang berkualitas.
4. Sesuaikan Dosis Pupuk
Selain memilih pupuk yang tepat, dosis pemupukan juga harus diperhatikan. Menggunakan terlalu banyak pupuk dapat merusak tanaman cabai bahkan menyebabkan kematian.
Sebaliknya, memberikan terlalu sedikit pupuk tidak akan memberikan hasil yang optimal. Tetap mengikuti dosis yang dianjurkan pada kemasan pupuk sangat penting untuk menjaga kesehatan tanaman cabai.
- Biologi
- Bioteknologi
- budidaya tanaman
- Cabai
- cabe
- Cara membuat pupuk
- cara menanam
- Ekonomi
- Genta Organik
- Indonesia
- Kementan
- Kesehatan
- KRISIS PANGAN
- Kulit pisang
- materi IPA
- materi sekolah
- Mimosa pudica
- Organik
- pemanasan global
- Penyuluh
- PERTANIAN
- Pertanian Organik
- Petani Milenial
- Petani Muda
- Produktivitas Pertanian
- Pupuk
- Pupuk Kimia
- Pupuk Kompos
- Pupuk Organik
- Putri Malu
- Rumah Kaca
- SYL
- Tanaman
- tanaman cabai
- Teknologi Pertanian
- TOT Pertanian
- Tumbuhan
5 Komentar