Tumbuhan putri malu atau Mimosa pudica ini termasuk dalam tanaman perdu pendek anggota suku polong-polongan yang mudah dikenal karena daun-daunnya yang dapat secara cepat menutup atau layu dengan sendirinya saat disentuh.

Meskipun sejumlah anggota polong-polongan tersebut dapat melakukan hal yang sama, putri malu ini umumnya akan bereaksi lebih cepat daripada jenis lainnya.

Kelayuan pada putri malu ini bersifat sementara, karena setelah beberapa menit keadaannya akan pulih seperti semula.

Lantas, mengapa tumbuhan putri malu daunnya akan menutup ketika disentuh? Fenomena ajaib ini kita kenal dengan gerakan Nyctinastic.

Gerakan Nyctinastic ini disebut sebagai hal yang menakjubkan yang ada di putri malu. Jadi, tanaman putri malu ini bisa begitu karena terdapat gerakan Nyctinastic, dimana tanaman putri malu ini diketahui dapat merespons perubahan cahaya dengan menutup atau membuka daunnya.

Gerakan ini juga dikenal dengan istilah “tangan malu” atau “tangan gelandangan”, karena daun dari tanaman putri malu ini akan terlihat seolah-olah menutupi wajahnya saat terjadi perubahan cahaya.