Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Tani Modern » Wajib di Ketahui 10 Penyebab Utama Tanah Pertanian Menjadi Tidak Subur

Wajib di Ketahui 10 Penyebab Utama Tanah Pertanian Menjadi Tidak Subur

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 9 Apr 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Selain itu, keberadaan garam dalam jumlah tinggi bisa merusak struktur tanah, mengurangi porositas dan permeabilitasnya, yang lebih lanjut mempersulit akses air dan udara ke akar tanaman.

Kondisi ini menjadikan tanah tidak cocok untuk pertanian, memaksa petani untuk mencari solusi alternatif atau mengubah praktik irigasi mereka untuk mengurangi risiko salinisasi.

10. Penyakit Tanaman dan Hama

Serangan penyakit dan hama merupakan ancaman serius terhadap kesehatan tanaman dan kesuburan tanah. Ketika tanaman terserang penyakit atau hama, tidak hanya mengurangi hasil panen saat itu, tetapi juga dapat memiliki efek jangka panjang terhadap tanah.

Penyakit tanaman sering meninggalkan patogen di tanah, yang bisa bertahan hidup di dalam tanah selama bertahun-tahun, menunggu inang selanjutnya.

Demikian pula, hama tertentu dapat mengubah komposisi kimia tanah dengan aktivitas mereka, seperti meningkatkan keasaman tanah atau mengurangi materi organik yang tersedia.

Efek-efek ini secara kolektif mengurangi kemampuan tanah untuk mendukung kehidupan tanaman di masa depan, memaksa petani untuk mengambil tindakan pemulihan, yang seringkali mahal dan memakan waktu, untuk mengembalikan tanah ke kondisi semula yang subur.

  • Penulis: redaksi

Komentar (1)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    expand_less