Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hortikultura » Swasembada, Saatnya Bangun Ketahanan Pangan yang Adil dan Berkelanjutan

Swasembada, Saatnya Bangun Ketahanan Pangan yang Adil dan Berkelanjutan

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Swasembada pangan selama ini kerap dijadikan tolok ukur keberhasilan sektor pertanian nasional. Namun, menurut Kepala Organisasi Riset Pertanian dan Pangan BRIN, Puji Lestari, capaian tersebut belum tentu menjamin ketahanan pangan jangka panjang.

“Kalau tidak dilakukan secara komprehensif, swasembada tidak otomatis menjamin ketahanan pangan secara berkelanjutan,” ungkap Puji saat diwawancarai media, Selasa (22/7/2025).

Ketahanan Pangan Lebih dari Sekadar Produksi

Ketahanan pangan memiliki cakupan yang lebih luas dari sekadar memenuhi angka produksi. Menurut Puji, terdapat empat pilar utama dalam ketahanan pangan:

  1. Ketersediaan

  2. Akses

  3. Pemanfaatan

  4. Stabilitas

Namun, kebijakan swasembada selama ini cenderung hanya menyentuh aspek ketersediaan, padahal tantangan pangan Indonesia jauh lebih kompleks. Mampu memproduksi sendiri belum tentu berarti seluruh masyarakat bisa mengakses dan memanfaatkan pangan tersebut secara adil dan berkelanjutan.

Distribusi dan Ketergantungan Komoditas: Masalah Lama yang Belum Tuntas

Puji menyoroti masalah distribusi sebagai salah satu tantangan paling nyata. Ketika wilayah produksi berada jauh dari wilayah konsumsi, dan sistem logistik masih lemah, maka surplus di satu daerah tidak serta-merta mampu menutup defisit di daerah lain.

“Misalnya, ada daerah surplus, tapi tidak serta-merta bisa langsung menutupi defisit di daerah lain karena distribusinya masih lemah,” jelas Puji.

Ketergantungan berlebih pada satu jenis komoditas pangan juga menjadi ancaman. Diversifikasi pangan menjadi penting agar sistem pangan lebih tangguh terhadap krisis iklim, hama, hingga gangguan pasokan global.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunga

    Bunga Layu Bukan Akhir! Ini Cara Ajaib Hidupkan Kembali

    • calendar_month Sabtu, 7 Jun 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Bunga potong bukan sekadar hiasan mereka adalah simbol kemeriahan, keindahan, dan cinta. Tak heran jika buket bunga sering hadir menghiasi rumah saat Idul Adha atau Lebaran Haji, menciptakan suasana hangat dan semarak. Namun sayangnya, keindahan itu kerap berumur pendek. Buket paling segar pun akan layu. Tapi jangan buru-buru dibuang bunga layu bisa hidup […]

  • Bimtek Kemenparekraf, Mengajak Pemusik Memanfaatkan Digital

    Bimtek Kemenparekraf, Mengajak Pemusik Memanfaatkan Digital

    • calendar_month Sabtu, 25 Jun 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    MEDAN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengajak pelaku industri musik di Medan, Sumatera Utara, untuk mengembangkan kreativitas. Salah satunya dengan memanfaatkan digital. Ajakan itu disampaikan Joody M. Poulan, atau Yoyo Bassman, yang menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis Bagi Pelaku Ekonomi Kreatif Temu Teman Insan Kreatif (TEMATIK) Subsektor Musik yang dilaksanakan di LePolonia Hotel […]

  • Perkebunan: Pilar Penting dalam Ekonomi dan Lingkungan (foto canva)

    Perkebunan: Pilar Penting dalam Ekonomi dan Lingkungan

    • calendar_month Senin, 22 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Perkebunan merupakan salah satu sektor usaha pertanian yang memainkan peran krusial dalam perekonomian banyak negara, khususnya di wilayah tropis. Usaha pertanian biasanya melibatkan tanaman komoditas besar seperti karet, kelapa sawit, teh, kopi, dan cokelat. Kegiatan ini tidak hanya berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) tetapi juga menyediakan lapangan pekerjaan bagi jutaan orang di […]

  • Bongkar Perdagangan Pupuk Palsu, Dirkrimsus Polda Sumbar: Tersangka Pemilik Pabrik dari Gresik

    Bongkar Perdagangan Pupuk Palsu, Dirkrimsus Polda Sumbar: Tersangka Pemilik Pabrik dari Gresik

    • calendar_month Sabtu, 1 Okt 2022
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    PADANG – Kepolisian Daerah (Polda) Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) membongkar kasus perdagangan pupuk bermerek Nt Phoska yang tidak sesuai dengan label pada kemasannya alias palsu. Kabid humas Polda Sumbar Kombes Pol Dwi Sulistyawan mengatakan, pupuk tersebut diproduksi oleh CV ATM Gresik yang diedarkan di beberapa wilayah Indonesia termasuk Sumbar dengan harga yang sangat murah […]

  • Optimalkan Peran Wanita Tani

    Melalui Program CSA, Kementan Tingkatkan Peran Wanita Tani

    • calendar_month Selasa, 17 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Kementerian Pertanian (Kementan) terus melakukan pembinaan dan pendampingan pada Kelompok Tani (Poktan) atau Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) serta Kelompok Wanita Tani (KWT). Hal ini dilakukan guna menggenjot produktivitas dan meningkatkan pendapatan serta kesejahteraan petani. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) selalu mengatakan bahwa untuk menjadikan pertanian maju, mandiri dan modern harus mencetak sumber daya […]

  • Ini Penyebab Bunga Matahari Menunduk dan Cara Mengatasinya

    Ini Penyebab Bunga Matahari Menunduk dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • account_circle Admin AZ
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Bunga matahari dikenal sebagai tanaman yang tumbuh tinggi dengan kepala bunga besar dan cerah. Namun, tidak jarang tanaman ini tampak layu dan menunduk. Kondisi tersebut bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari kesalahan perawatan hingga siklus alami tanaman. Menurut Nancy Awot-Traut, spesialis hortikultura dari Burpee, penting bagi pemilik tanaman untuk mengenali penyebab utama […]

expand_less