Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pangan » Gaspoll, Polbangtan Kementan Lakukan Gerakan Tanam Serempak Metode Tanam Pindah di Sinjai

Gaspoll, Polbangtan Kementan Lakukan Gerakan Tanam Serempak Metode Tanam Pindah di Sinjai

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Minggu, 2 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Sinjai – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan nasional melalui partisipasi aktif pada Gerakan Tanam Padi Serentak yang dilaksanakan secara serentak di 25 provinsi di Indonesia, Jumat (31/7/2026).

Di Kabupaten Sinjai, kegiatan dipusatkan di Kampung Galung, Desa Barania, Kecamatan Sinjai Barat, dengan menerapkan metode tanam pindah sebagai salah satu teknik budidaya yang mampu meningkatkan produktivitas padi melalui pertumbuhan tanaman yang lebih optimal, penggunaan benih yang lebih efisien, serta pengelolaan lahan yang lebih baik.

Gerakan tanam serempak tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah mempercepat peningkatan produksi beras nasional melalui optimalisasi musim tanam, pemanfaatan lahan pertanian, serta penguatan kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, dan petani.

Kegiatan Partisipasi Aktif pada Gerakan Tanam Padi Serentak. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Sinjai, Wakil Bupati Sinjai, Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Sinjai, Koordinator Penyuluh BRMP, Camat Sinjai Barat, para kepala desa di wilayah Barania, Botolempangan, dan Arabika, unsur Polsek Sinjai Barat, penyuluh pertanian kabupaten dan kecamatan, ketua kelompok tani dan gapoktan, serta jajaran Polbangtan Gowa.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, menegaskan bahwa keterlibatan Polbangtan Gowa dalam Gerakan Tanam Serempak merupakan bentuk nyata dukungan terhadap percepatan swasembada pangan nasional.

“Partisipasi Polbangtan Gowa dalam Gerakan Tanam Serempak dengan metode tanam pindah merupakan bentuk nyata dukungan terhadap percepatan swasembada pangan nasional. Keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, penyuluh, mahasiswa, dan petani dalam menerapkan teknologi budidaya yang tepat. Metode tanam pindah menjadi salah satu upaya meningkatkan produktivitas padi melalui pertumbuhan tanaman yang lebih optimal, penggunaan benih yang efisien, serta pengelolaan lahan yang lebih baik. Polbangtan Gowa akan terus berkomitmen mendampingi petani melalui pendidikan vokasi, penyuluhan, dan inovasi teknologi guna mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, modern, serta mendukung terwujudnya ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sinjai, Ratnawati Arif, menyampaikan bahwa keikutsertaan Kabupaten Sinjai dalam Gerakan Tanam Serentak merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap program nasional di sektor pertanian.

“Gerakan tanam padi serentak ini merupakan program nasional dan hari ini Kabupaten Sinjai juga ikut melaksanakannya di Desa Barania. Alhamdulillah, kita bergerak bersama untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan nasional,” katanya.

Gerakan Tanam Serempak merupakan salah satu program strategis Kementerian Pertanian yang mendorong pemanfaatan lahan melalui kegiatan Optimasi Lahan (Oplah) dan Program Cetak Sawah Rakyat. Program ini bertujuan meningkatkan luas tambah tanam, memperkuat ketahanan pangan, serta mempercepat pencapaian target swasembada pangan melalui optimalisasi musim tanam dan sinergi seluruh pemangku kepentingan.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa percepatan tanam merupakan langkah strategis dalam menjaga ketersediaan pangan nasional.

“Gerakan tanam serempak harus menjadi gerakan bersama seluruh elemen bangsa. Dengan percepatan tanam dan peningkatan produktivitas, kita optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus mewujudkan swasembada pangan nasional,” tegas Amran.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia pertanian dalam mendukung keberhasilan program.

“Keberhasilan program tanam serempak tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kualitas SDM pertanian. Penyuluh, petani, mahasiswa, dan seluruh insan pertanian harus terus bersinergi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing sektor pertanian. Melalui kolaborasi yang kuat, program strategis Kementerian Pertanian akan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ujar Arsanti.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, juga menegaskan bahwa keterlibatan Polbangtan dalam Gerakan Tanam Serempak merupakan implementasi nyata pendidikan vokasi yang selaras dengan kebutuhan pembangunan pertanian nasional.

“Gerakan tanam serempak menjadi sarana bagi perguruan tinggi vokasi untuk memperkuat kolaborasi dengan petani dan pemerintah daerah. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, mahasiswa dan sivitas akademika dapat berkontribusi nyata dalam mendukung percepatan pembangunan pertanian dan pencapaian swasembada pangan,” ujarnya.

Usai kegiatan penanaman, Bupati Sinjai bersama jajaran pemerintah daerah, penyuluh, serta tim pelaksana Polbangtan Gowa mengikuti arahan Kepala BPPSDMP melalui Zoom Meeting sebagai rangkaian pelaksanaan Gerakan Tanam Padi Serentak 50.000 hektare yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia.

Partisipasi Polbangtan Gowa dalam kegiatan ini semakin menegaskan peran perguruan tinggi vokasi Kementerian Pertanian sebagai mitra strategis dalam pembangunan pertanian nasional. Sinergi yang terjalin antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perguruan tinggi, penyuluh, dan petani diharapkan mampu mempercepat peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mewujudkan swasembada pangan nasional yang berkelanjutan.

  • Penulis: redaksi
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tips dan Trik Cara Menanam Singkong Agar Buahnya Banyak dan Besar

    Tips dan Trik Cara Menanam Singkong Agar Buahnya Banyak dan Besar

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Singkong merupakan salah satu tanaman pangan yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Menanam Singkong perlu beberapa tips dan cara agar hasilnya berkualitas. Singkong dapat diolah menjadi berbagai macam makanan, seperti keripik, tape, dan tepung singkong. Untuk mendapatkan singkong yang banyak dan besar, ada beberapa tips dan trik yang bisa Anda lakukan. Berikut adalah beberapa tips dan […]

  • Tumbuhan Sagu: Potensi Pangan Lokal untuk Ketahanan Nasional

    Sagu: Potensi Pangan Lokal untuk Ketahanan Nasional

    • calendar_month Sabtu, 17 Agt 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Tumbuhan Sagu, sebagai salah satu sumber pangan lokal, memiliki potensi besar untuk berkontribusi pada ketahanan pangan nasional Indonesia. Tumbuhan ini banyak ditemukan di wilayah timur Indonesia, terutama di Papua, Maluku, dan Sulawesi, dan telah menjadi makanan pokok masyarakat setempat selama berabad-abad. Pemerintah Indonesia melalui kebijakan pengembangan sagu nasional berupaya untuk meningkatkan produksi dan […]

  • Dampak Pemanasan Global Pada Tanaman

    Inilah Yang Terjadi Pada Tanaman Kita! Dampak Pemanasan Global Bisa Membuat Tanaman Gagal Panen!

    • calendar_month Kamis, 6 Apr 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 4Komentar

    Dampak pemanasan global pada tanaman, salah satunya bisa gagal panen. Pemanasan global adalah suatu masalah serius yang sedang kita hadapi saat ini. Perubahan iklim yang terjadi akibat pemanasan global dapat berdampak besar terhadap lingkungan dan ekosistem yang ada di dalamnya, termasuk pada tanaman. Dampak pemanasan global pada tanaman tidak hanya berdampak negatif pada pertumbuhan dan […]

  • Hadapi El Nino Inilah Tips Bagi Bidang Pertanian

    Jangan Panik! Ini Dia Tips Rahasia Menghadapi El Nino Bagi Pertanian yang Bisa Bikin Hasil Panen Melimpah

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Hadapi El Nino, ini beberapa tips bagi pertanian. El Nino merupakan fenomena alam yang terjadi secara periodik dan mempengaruhi iklim global. El Nino dapat memicu kemarau yang panjang dan ekstrim, suhu yang sangat tinggi, serta kekeringan yang dapat berdampak pada sektor pertanian. Di Indonesia, El Nino biasanya terjadi pada musim kemarau dan dapat berdampak negatif […]

  • Petani Purworejo, Optimis Tingkatkan Produktifitas Melalui FFD Program CSA

    Petani Purworejo, Optimis Tingkatkan Produktifitas Melalui FFD Program CSA

    • calendar_month Kamis, 29 Sep 2022
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    Purworejo – Kelompok Tani (Poktan) Sri Rejeki di Desa Semawung, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo, sangat antusias dengan kehadiran program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP). SIMURP dinilai mampu meningkatkan wawasan mereka seputar sistemp pertanian yang mereka jalani. Sepertihalnya terlihat pada giat Farm Field Day (FFD) Jagung Selasa (27/9) lalu. FFD merupakan turunan dari […]

  • Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani,Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

    Hadir di Jawa Tengah, Presiden Ajak Petani,Penyuluh dan Babinsa Tingkatkan Produktivitas

    • calendar_month Rabu, 13 Des 2023
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    PEKALONGAN – Setelah melakukan Pembinaan Penyuluh Pertanian dan Petani Wilayah Sulawesi Tenggara, Sumatera Selatan, Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Tengah, kini Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan kegiatan serupa di Provinsi Jawa Tengah. Kegiatan yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo, Menko PMK, Menteri Pertanian,Panglima TNI, Anggota DPR RI, DPRD dan DPD, Plt Gubernur Jateng serta […]

expand_less