Ketua MPR Dorong ITS Perkuat Riset Teknologi Pertanian dan Pakan Ternak
- account_circle Admin
- calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
- print Cetak

Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com — Ketua MPR RI Ahmad Muzani mendorong Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memperkuat riset dan inovasi teknologi di bidang pertanian serta pakan ternak untuk mendukung kedaulatan pangan nasional.
Dorongan tersebut disampaikan Muzani saat melakukan kunjungan kerja ke ITS, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (26/8/2026).
“Perkembangan teknologi telah mengubah wajah pertahanan modern,” kata Muzani.
Menurut dia, penguasaan teknologi tidak hanya penting dalam bidang pertahanan, tetapi juga menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kedaulatan pangan. Karena itu, kemajuan teknologi perlu diiringi penguatan sumber daya manusia dan semangat nasionalisme.
“Kemajuan teknologi harus bertaut langsung dengan penguatan nasionalisme. Kekuatan alutsista dan ketersediaan logistik tidak akan bermakna tanpa ditopang oleh anak-anak bangsa yang terampil di bidang teknologi,” ujarnya.
Muzani mengapresiasi sejumlah inovasi yang telah dikembangkan akademisi ITS, termasuk prototipe traktor yang dirancang untuk lahan gambut dan rawa. Menurutnya, inovasi tersebut dapat membantu mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang selama ini memiliki tantangan dalam pengolahan.
Ia mendorong ITS tidak berhenti pada inovasi tersebut. Perguruan tinggi itu diharapkan mengembangkan riset yang lebih aplikatif, terutama terkait efisiensi penggunaan lahan dan teknologi pemupukan presisi.
Selain pertanian, Muzani meminta peneliti ITS memperkuat riset di sektor peternakan, khususnya pengembangan pakan ternak berkualitas. Inovasi pakan diharapkan mampu meningkatkan bobot dan produktivitas ternak sekaligus mendukung upaya pemerintah mencapai swasembada daging.
Muzani menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam menjawab tantangan pangan melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Integrasi bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dengan kebutuhan sektor pangan dinilai dapat menghasilkan solusi yang lebih konkret bagi masyarakat.
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi. Rektor, jajaran pimpinan, guru besar, dan civitas akademika ITS turut terlibat dalam dialog mengenai pengembangan teknologi dan sumber daya manusia.
Muzani berharap ITS terus menghasilkan teknologi yang dapat diterapkan langsung oleh petani dan peternak. Menurutnya, keberhasilan riset tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya bagi masyarakat.
Penguatan riset pertanian dan peternakan di perguruan tinggi diharapkan dapat mempercepat transformasi sektor pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap teknologi dari luar negeri.
“Teknologi harus menjadi kekuatan bangsa,” menjadi pesan utama Muzani dalam mendorong civitas akademika ITS untuk terus melahirkan inovasi yang mendukung kepentingan nasional.
- Penulis: Admin
- Editor: Editor wartanionline.com





Saat ini belum ada komentar