Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Teknologi » Aeroponik Vertikal, Teknologi Pertanian Masa Depan yang Hemat Lahan dan Air

Aeroponik Vertikal, Teknologi Pertanian Masa Depan yang Hemat Lahan dan Air

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 22 Nov 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Fleksibel, karena tanaman dapat ditanam di mana saja, baik di dalam maupun di luar ruangan.

Vertikal adalah konsep penanaman tanaman yang mengarah ke atas, sehingga memungkinkan penggunaan lahan yang lebih efektif dan efisien.

Vertikal memiliki banyak manfaat, antara lain:

Menghemat lahan, karena tanaman dapat ditanam di dinding, pagar, balkon, atau tempat-tempat sempit lainnya.

Meningkatkan produktivitas, karena tanaman dapat ditanam lebih banyak dalam ruang yang terbatas.

Mempercantik lingkungan, karena tanaman dapat menjadi elemen dekorasi dan estetika.

Menyaring udara, karena tanaman dapat menyerap polutan dan menghasilkan oksigen.

Menyediakan makanan, karena tanaman dapat menghasilkan buah, sayur, atau bunga yang dapat dikonsumsi.

Aeroponik vertikal adalah gabungan dari teknologi aeroponik dan konsep vertikal, yang merupakan solusi cerdas untuk pertanian masa depan yang hemat lahan dan air.

Metode ini adalah sistem budidaya tanaman yang menggunakan struktur vertikal yang memiliki rongga di mana akar tanaman digantung dan disemprotkan dengan larutan nutrisi dalam bentuk kabut.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (4)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Berapa Ukuran Ikan Lele yang Siap Dikonsumsi?

      Berapa Ukuran Ikan Lele yang Siap Dikonsumsi?

      • calendar_month Senin, 11 Sep 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

        Namun, beberapa pasaran juga menginginkan lele yang lebih besar dan lebih berat. Dalam beberapa kasus, lele dapat dipanen pada ukuran 30 cm atau lebih besar, tergantung pada permintaan dan kebutuhan pasar. Lele yang lebih besar biasanya memiliki daging yang lebih kaya dan lebih enak, meskipun tekstur dagingnya mungkin sedikit lebih kenyal.   Selain ukuran […]

    • Kompos Sapina

      Gelar MSPP Volume 14, Kementan Bahas Fungsi Kompos Sapina Tingkatkan Produktivitas Tanah

      • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Dalam acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) Volume 14, Jumat (14/04/2023) di AOR BPPSDMP, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan sampai dengan saat ini pupuk sudah memberikan kontribusi 15 sampai 75 persen terhadap tingkat produktivitas. Penggunaan pupuk berlebihan berakibat pemborosan dan tanaman sekuler kadar air tinggi. “Gunakan pupuk secukupnya […]

    • Bersama Penyuluh dan Petani di Lampung, Mentan Amran Bertekad Wujudkan Swasembada Pangan

      Bersama Penyuluh dan Petani di Lampung, Mentan Amran Bertekad Wujudkan Swasembada Pangan

      • calendar_month Kamis, 21 Des 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Bagi saya, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) adalah pahlawan bangsa. Saya tahu perasaan dan kebutuhan mereka. Saya juga tahu perjuangan mereka mengantar Indonesia menuju lumbung pangan dunia. Karena mimpi besar kita adalah melanjutkan swasembada dan meningkatkan ekspor, ujarnya. Dirinya mengatakan bahwa setelah keliling sebanyak 10 provinsi keluhan-keluhan yang disampaikan oleh petani dan penyulluh diantaranya susah […]

    • Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

      Mengapa Menjadi Petani Indonesia Tidak Menguntungkan? Berikut Beberapa Hal yang Perlu Dibenahi

      • calendar_month Selasa, 23 Jan 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      – Subsidi pupuk – Kredit usaha rakyat – Pelatihan dan penyuluhan Namun, dukungan tersebut dinilai masih belum memadai untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Faktor-faktor tersebut menyebabkan banyak petani di Indonesia beralih profesi ke sektor lain yang dianggap lebih menguntungkan, seperti industri dan perdagangan. Hal ini tentu saja dapat mengancam ketahanan pangan nasional. Untuk mengatasi masalah ini, […]

    • Regenerasi Petani

      Bersama Pemerintah Daerah, Kementan Dorong Program Regenerasi Petani dan Kewirausahaan Muda Pertanian

      • calendar_month Jumat, 24 Feb 2023
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      Melalui penyediaan fasilitas, bimbingan dan pelatihan kepada anak muda untuk menjadi wirausahawan di sektor pertanian, Program YESS dijadikan proyek percontohan pengembangan regenerasi petani di pedesaan. Perihal regenerasi petani, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan, “Kita fasilitasi mereka, kita tingkatkan pengetahuan dan kemampuan mereka melalui pelatihan. Kita manfaatkan teknologi, alsintan, jejaring hingga jejaring pemasaran. Kita […]

    • Harmonisasi

      Dorong Kontribusi Pembangunan Pertanian, Kementan Perkuat Harmonisasi dan Kualitas SDM

      • calendar_month Selasa, 14 Feb 2023
      • account_circle redaksi
      • 5Komentar

      Menindaklanjuti arahan Mentan, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian dengan tiga pilar utama, yakni penyuluhan, pendidikan dan pelatihan. “Keberhasilan sektor pertanian tak lepas dari peran aktif SDM pertanian sebagai tonggak utama penggerak pembangunan sektor pertanian. Mulai dari petani, petani […]

    expand_less