Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Daun Tanaman Lidah Mertua Melengkung, Ini 6 Penyebab dan Solusinya

Daun Tanaman Lidah Mertua Melengkung, Ini 6 Penyebab dan Solusinya

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Selasa, 12 Des 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Daun tanaman lidah mertua melengkung, ternyata ini penyebabnya. Tanaman Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata) adalah pilihan populer dalam dunia tanaman hias, dikenal karena kemudahan perawatannya.

Meski demikian, tanaman ini tidak kebal terhadap masalah, dan salah satu tanda masalah tersebut adalah melengkungnya daun.

Daun yang melengkung pada tanaman Sansevieria dapat menjadi pertanda bahwa tanaman mengalami stres.

Beberapa faktor yang dapat menyebabkan melengkungnya daun antara lain adalah terlalu banyak air, serangan hama, penyakit jamur, pencahayaan yang tidak tepat, tanah yang dipadatkan, suhu ekstrem, dan pemupukan berlebihan.

Penyebab Daun Tanaman Lidah Mertua Melengkung

Dirangkum dari laman The Spruce, inilah beberapa penyebab daun tanaman lidah mertua melengkung.

1. Tanaman Lidah Mertua Terlalu Banyak Air

  • Penyiraman berlebih dapat menyebabkan pembusukan akar dan kekurangan nutrisi pada daun.
  • Tanah harus diizinkan mengering sebelum dilakukan penyiraman lagi.

2. Serangan Hama

  • Hama seperti kutu daun, thrips, kutu putih, dan tungau laba-laba dapat menyebabkan daun melengkung.
  • Identifikasi hama dengan cermat dan ambil langkah pengendalian yang tepat.

3. Pencahayaan Tidak Tepat

  • Tanaman lidah mertua membutuhkan pencahayaan yang cukup.
  • Pastikan tanaman menerima jumlah sinar matahari yang sesuai dengan kebutuhannya.

4. Tanah Dipadatkan

  • Tanah yang terlalu padat dapat menghambat penyerapan air oleh tanaman.
  • Repot tanaman dengan tanah yang longgar untuk memastikan sirkulasi air yang baik.

5. Suhu Ekstrem

  • Pastikan tanaman berada di lingkungan dengan suhu yang sesuai, antara 18 hingga 29 derajat Celsius.
  • Hindari suhu ekstrem yang dapat merusak tanaman.

6. Pemupukan Berlebihan

  • Daun melengkung dapat disebabkan oleh pembakaran pupuk akibat penumpukan nutrisi berlebih di dalam tanah.
  • Jika pupuk berlebihan, buanglah pupuk yang terlihat dari tanah jika menduga pemupukan berlebihan.
  • Buang sisa pupuk dan siram tanah dengan air suling untuk membersihkannya.

Dengan memahami faktor-faktor di atas, tentu saja akan dapat mengidentifikasi penyebab melengkungnya daun tanaman Sansevieria.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Golkar Konawe Gelar Jalan Sehat dan Bagikan Hadiah Menarik Dalam Perayaan HUT Ke-58

      Golkar Konawe Gelar Jalan Sehat dan Bagikan Hadiah Menarik Dalam Perayaan HUT Ke-58

      • calendar_month Jumat, 14 Okt 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      UNAAHA – Dalam perayaan menyambut dan memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-58, Partai Golkar di Konawe akan menggelar kegiatan jalan sehat dan dirangkaikan dengan undian berbagai hadiah menarik dari 3.000 kupon undian yang telah tersedia. Ketua DPD II Golkar Konawe, Nur Nining Ilham, S.Si, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka menyambut dan memeriahkan […]

    • Sebastiao Salgado dan Istrinya viral di tahun 2019, lantaran usaha mereka menumbuhkan 2 juta pohon, berhasil. Simak cerita lengkapnya disini.

      Sebastiao Salgado dan istrinya, Menumbuhkan 2 Juta Pohon

      • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Sebastiao Salgado dan istrinya, dikenal oleh publik pada tahun 2019, karena prestasi positif mereka yaitu menumbuhkan 2 juta tanaman. Menurut Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), sekitar 129 juta hektar hutan, luasnya hampir setara dengan ukuran Afrika Selatan, telah hilang dari Bumi sejak tahun 1990, akibat penggundulan hutan. Luas area sebesar negara Panama hilang […]

    • Sadis! Ini Kronologi Penembakan Brigadir J

      Sadis! Ini Kronologi Penembakan Brigadir J

      • calendar_month Selasa, 9 Agt 2022
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA- Penembak Brigadir J Lebih dari Satu Orang. Hal ini diungkap Pengacara Bharada E Deolipa Yumara, Senin (8/8/2022). Menurutnya tak ada tembak menembak, yang ada Brigadir J ditembak oleh lebih dari satu orang. Sebelumnya tersangka Bharada E, kata Deolipa, diminta untuk mengarang cerita tembak-menembak. Skenario itu dibuat untuk menutupi kejadian sebenarnya. Tapi akhirnya Bharada E […]

    • Fenomena El Nino

      Respon Fenomena El Nino, Kementan Siapkan CSA Antisipasi Pemanasan Suhu Bumi

      • calendar_month Kamis, 25 Mei 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) telah mempersiapkan langkah-langkah strategis dalam mengantisipasi dampak fenomena El Nino. BMKG berkali-kali mengingatkan kalau di Indonesia akan menghadapi El Nino. El Nino adalah fenomena alam yang disebabkan oleh climate change. El Nino merupakan fenomena kering dimana curah hujannya lebih kering dari biasanya. El Nino erat kaitannya dengan peningkatan konsentrasi kenaikan […]

    • Budidaya Ikan Bawal

      Panduan Lengkap: Cara Budidaya Ikan Bawal untuk Pemula

      • calendar_month Kamis, 16 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Budidaya ikan bawal semakin populer karena permintaan pasar yang tinggi dan teknik pemeliharaannya yang relatif mudah. Berikut adalah tahapan budidaya ikan bawal berdasarkan praktik budidaya terbaik: 1. Persiapan Kolam Persiapan kolam dimulai dengan mengeringkan kolam untuk membasmi ikan liar dan mengurangi racun dalam tanah. Setelah kolam kering, dilakukan aerasi untuk meningkatkan kadar oksigen […]

    • Kecebong

      Kecebong Peter Pan: Inovasi Genetik untuk Mengendalikan Kodok Tebu

      • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Australia dikenal sebagai rumah bagi berbagai inovasi ilmiah yang tak biasa dan kini, para ilmuwan di benua tersebut memperkenalkan solusi unik untuk mengatasi salah satu masalah ekologis terbesarnya: kodok tebu invasif. Lewat pendekatan genetika radikal, mereka menciptakan kecebong yang tidak pernah tumbuh dewasa, dan menjulukinya “Peter Pan” terinspirasi dari karakter fiksi yang menolak […]

    expand_less