Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Fermentasi Pakan Ternak sebagai Solusi Ketersedian Pakan di Musim Kemarau

Fermentasi Pakan Ternak sebagai Solusi Ketersedian Pakan di Musim Kemarau

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Rabu, 15 Feb 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pakan ternak fermentasi ini merupakan pakan hasil pembuatan pakan ternak melalui pemecahan senyawa organic dan dalam proses ini akan memanfaatkan bantuan mikroorganisme untuk mengubahnya menjadi senyawa sederhana.

Berikut ini beberapa kegunaaan dari pakan ternak fermentasi, yaitu:

  • Pakan ternak bisa disimpan sesuai keperluan (pakan bisa bertahan lama tanpa mengurangi jumlah nutrisi).
  • Dapat menambah nafsu makan, sehingga dapat mempercepat pertumbuhan hewan ternak.
  • Akan menghasilkan daging hewan yang rendah kolesterol dan tidak “prengus”.
  • Dapat mengurangi bau/amoniak yang tidak enak pada kotoran hewan.
  • Kotoran atau limbah hewan ternak berkualitas dan bisa dimanfaatkan untuk menjadi pupuk.

Cara Pembuatan Pakan Ternak Fermentasi

Siapkan terlebih dahulu alat dan bahan untuk membuat pakan fermentasi, yaitu:

  • Alat cacah (bisa gunakan pisau atau golok).
  • Terpal, plastik besar atau tong besar.
  • Jerami atau rumput.
  • Tetesan gula pasir atau tebu.
  • Suplemen probiotik (solagri).
  • Air.
  • Bekatul atau dedak.

Inilah langkah-langkah pembuatannya, yaitu:

  1. Cacah terlebih dahulu jerami atau rumput dengan golok atau juga bisa menggunakan alat cacah. Dalam tahapan ini berfungsi supaya proses fermentasi menjadi lebih mudah.
  2. Siapkan juga untuk tempat pembuatan, bisa menggunakan terpal, plastik besar atau juga bisa menggunakan tong besar.
  3. Selanjutnya, larutkan gula pasir atau tebu dengan air yang ditambah dengan Solagri.
  4. Kemudian, masukan jerami atau rumput, dedak dan juga bekatul pada tempat pembuatan yang telah disiapkan sebelumnya.
  5. Setelah itu, siram semua bahan yang telah tersusun rata tersebut di dalam tempat pembuatan dengan larutan gula dan Solagri yang tadi sudah dilarutkan dengan air.
  6. Lalu, aduklah hingga semua bahan merata.
  7. Selanjutnya, tutup tempat pembuatan dengan menggunakan terpal atau dengan apapun dan pastikan menjadi kedap udara.
  8. Setelah itu semua tertutup rapat (kedap udara), maka proses fermentasi sedang berjalan dan tunggulah hingga 14 hari.
  9. Setelah 14 hari, pakan fermentasi yang sudah di buat dari jerami atau rumput akan segera jadi.

Setelah pakan fermentasi tersebut sudah jadi, dianginkan terlebih dahulu kurang lebih selama 15 menit dan setelah itu baru bisa diberikan pada hewan ternak.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

    Mengenal Apa Itu Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian? Cari Tahu Di Sini

    • calendar_month Kamis, 22 Des 2022
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Bahkan, dengan adanya bekal ilmu komunikasi, kamu juga bisa masuk ke industri media dengan menjadi jurnalis yang membahas isu-isu yang ada di sektor pertanian. Kuliah di jurusan ini tentu saja akan belajar bagaimana menjadi perpanjangan tangan Dinas Pertanian. Kamu juga akan dibekali cara mengemas sebuah informasi pertanian hingga mengembangkan penyebarannya dengan komunikasi pertanian. Jadi, kamu […]

  • 5 Tips Tanaman Hias Gantung di Rumah: Mempercantik Ruangan dengan Sentuhan Alam

    5 Tips Tanaman Hias Gantung di Rumah: Mempercantik Ruangan dengan Sentuhan Alam

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    4. Rawat Tanaman Hias Gantung Anda Siram tanaman secara teratur, sesuai dengan kebutuhan jenis tanaman. Berikan pupuk secara berkala untuk membantu tanaman tumbuh subur. Pangkas tanaman yang tumbuh terlalu panjang atau lebat. 5. Tips Dekorasi Gunakan berbagai jenis pot gantung untuk menciptakan tampilan yang menarik. Kombinasikan tanaman dengan warna dan tekstur yang berbeda. Gantung tanaman […]

  • Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan

    Fakta Menarik tentang Perbedaan Kebutuhan dan Keinginan yang Jarang Diketahui

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    4.Dampak Kesalahan dalam Memprioritaskan Kebutuhan dan Keinginan Kesalahan dalam memprioritaskan kebutuhan dan keinginan dapat berujung pada masalah finansial seperti: Pengeluaran Berlebihan Membeli sesuatu berdasarkan keinginan tanpa mempertimbangkan kebutuhan utama. Utang yang Tidak Terencana Memenuhi keinginan dengan berutang tanpa perencanaan dapat berakibat buruk pada stabilitas keuangan. Kurangnya Dana Darurat Lebih fokus pada keinginan daripada kebutuhan bisa […]

  • Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi ITDC, Diharapkan Bangkit Semangat Baru

    Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi ITDC, Diharapkan Bangkit Semangat Baru

    • calendar_month Rabu, 10 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    “ITDC beserta anak perusahaan yang tergabung di dalamnya harus bisa memastikan penyelenggaraan WSBK 2022 dan MotoGP 2023 bisa lebih baik lagi dari tahun lalu,” kata Taufan. “Kita menunggu terobosan-terobosan kebijakan ITDC yang tidak saja mampu memberikan keuntungan bagi negara tetapi juga membawa kesejahteraan masyarakat,’ tandas Taufan. Seperti diketahui sebelumnya Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) […]

  • Menanam Jambu Biji di Rumah: Tips dan Cara yang Efektif

    Menanam Jambu Biji di Rumah: Tips dan Cara yang Efektif

    • calendar_month Senin, 16 Okt 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 2Komentar

    Buat lubang tanam dengan kedalaman dan lebar yang cukup untuk menampung akar bibit jambu ini. Letakkan bibit di dalam lubang tersebut dan tutup dengan tanah secara perlahan. Pastikan untuk memberikan ruang yang cukup antara setiap bibit agar akar dapat tumbuh dengan baik. 4. Perawatan tanaman Jambu biji membutuhkan perawatan yang cukup untuk tumbuh dengan baik. […]

  • Lahan Pertanian

    Kebijakan Ekstensifikasi Lahan Pertanian Picu Seretnya Produksi Beras di Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 17 Feb 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    Penurunan luas panen secara langsung berimbas pada produksi beras, yang turun menjadi 30,9 juta ton dari 31,54 juta ton. Akibatnya, defisit neraca beras semakin melebar, dengan konsumsi beras nasional yang diperkirakan mencapai 35,3 juta ton per tahun. Situasi ini semakin diperburuk oleh kebijakan yang bertujuan menutupi defisit beras, namun malah memicu pro dan kontra di […]

expand_less