Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peternakan » Hewan Ternak Teratas Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Peran dan Dampaknya dalam Perubahan Iklim

Hewan Ternak Teratas Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Peran dan Dampaknya dalam Perubahan Iklim

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Walaupun emisi metana per individu cenderung lebih rendah daripada sapi, populasi besar dari domba dan kambing menghasilkan kontribusi yang signifikan dalam jumlah total emisi.

3. Babi

Babi diketahui dapat menghasilkan emisi gas nitrat oksida.

Emisi gas tersebut bisa dihasilkan melalui pembusukan limbah hewan di tempat pemeliharaan.

Gas nitrat oksida adalah gas rumah kaca yang kuat dan memiliki dampak pada perubahan iklim.

4. Ayam dan Unggas Lainnya

Walaupun emisi gas rumah kaca dari unggas cenderung lebih rendah dibandingkan hewan ruminansia, praktik pemeliharaan intensif dan manajemen limbah unggas dapat menghasilkan emisi gas yang signifikan.

Mengapa Hewan Ternak Berperan dalam Emisi Gas Rumah Kaca?

Ternyata, menurut World Resources Institute (WRI), hewan ternak seperti sapi, domba, dan kambing memiliki peranan penting dalam menyediakan pangan dan sumber protein bagi manusia.

Namun, dampak negatifnya terlihat dalam bentuk kontribusi signifikan terhadap emisi gas rumah kaca, khususnya metana dan nitrat oksida.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (3)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Instalasi Pengolah Limbah Ternak: Solusi Efektif untuk Pupuk Organik dan Biogas

      Instalasi Pengolah Limbah Ternak: Solusi Efektif untuk Pupuk Organik dan Biogas

      • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Limbah ternak sering kali menjadi masalah lingkungan yang serius jika tidak dikelola dengan baik oleh para petani. Limbah ini, jika tidak ditangani dengan benar, dapat mencemari tanah, air, dan udara di sekitar area peternakan. Namun, limbah ternak sebenarnya memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti pupuk organik dan biogas. […]

    • Bolehkah Menyiram Tanaman dengan Air Cucian Beras? Simak Penjelasannya

      Bolehkah Menyiram Tanaman dengan Air Cucian Beras? Simak Penjelasannya

      • calendar_month Selasa, 20 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 5Komentar

      Penyakit: Residu beras yang tidak dibersihkan dari air dapat menarik hama dan penyakit tanaman. Keasinan: Air cucian beras yang berasal dari beras dengan banyak kandungan garam dapat mengganggu pertumbuhan tanaman. Kandungan deterjen: Jika beras dicuci menggunakan deterjen, air cucian tersebut tidak boleh digunakan untuk tanaman. Cara aman menggunakan air cucian beras Gunakan air cucian beras […]

    • BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Sangihe, Tekankan Keamanan Pangan dan Integritas Relawan

      BGN Perkuat Program Makan Bergizi Gratis di Sangihe, Tekankan Keamanan Pangan dan Integritas Relawan

      • calendar_month Minggu, 28 Sep 2025
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satu program strategis kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, terus diperkuat oleh Badan Gizi Nasional (BGN) hingga ke level daerah. Penguatan ini menyentuh langsung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai kabupaten, termasuk di Kabupaten Kepulauan Sangihe. Salah satu bentuk nyata upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Penjamah Makanan […]

    • Kementan Siap Gelar TOT `Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional’

      Kementerian Pertanian Siap Gelar TOT `Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional’

      • calendar_month Kamis, 25 Apr 2024
      • account_circle redaksi
      • 7Komentar

      “SDM Pertanian mulai dari penyuluh hingga para petani harus bergerak cepat mengambil bagian menjaga ketahanan pangan,” sambungnya. Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi, dalam Konferensi Pers TOT Gerakan Antisipasi Darurat Pangan Nasional mengatakan, padi merupakan salah satu komoditas yang strategis. Tingginya permintaan masyarakat terhadap komoditas ini harus diantisipasi dengan […]

    • Kompos Sapina

      Gelar MSPP Volume 14, Kementan Bahas Fungsi Kompos Sapina Tingkatkan Produktivitas Tanah

      • calendar_month Sabtu, 15 Apr 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      Dalam acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) Volume 14, Jumat (14/04/2023) di AOR BPPSDMP, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan sampai dengan saat ini pupuk sudah memberikan kontribusi 15 sampai 75 persen terhadap tingkat produktivitas. Penggunaan pupuk berlebihan berakibat pemborosan dan tanaman sekuler kadar air tinggi. “Gunakan pupuk secukupnya […]

    • Polbangtan Gowa

      Menyiapkan Generasi Emas Pertanian: 150 Mahasiswa Polbangtan Gowa Antusias Ikuti Kuliah Umum Inspiratif

      • calendar_month Sabtu, 5 Jul 2025
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      wartanionline.com – Sebanyak 150 mahasiswa Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa Kampus 2 Bone antusias mengikuti kegiatan kuliah umum yang diselenggarakan pada Jumat, 4 Juli 2025. Kegiatan ini menghadirkan Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Siti Munifah, M.Si, sebagai narasumber utama. Melalui Kuliah Umum tersebut, mahasiswa dibekali dengan […]

    expand_less