Waspada! Pertanian Rentan Terdampak Perubahan Iklim, BMKG Mendorong Strategi Mitigasi dan Adaptasi
- account_circle Saiful Rachman
- calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
- print Cetak

Kepala BMKG mengatakan, adanya perubahan iklim seperti pola curah hujan dan kenaikan suhu udara ini menyebabkan penurunan produksi pertanian. (Canva by andreas)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Dalam beberapa daerah, frekuensi hujan bisa menurun drastis, bahkan ada kemungkinan tak ada hujan sama sekali.
Puncak kemarau yang lebih kering diperkirakan terjadi pada bulan Agustus hingga awal September, dan kondisinya diperkirakan jauh lebih kering dibandingkan tahun-tahun sebelumnya seperti 2020, 2021, dan 2022.
Upaya BMKG dalam memberikan pemahaman tentang cuaca dan iklim diharapkan dapat membantu petani merencanakan langkah-langkah adaptasi yang tepat agar dapat menghadapi tantangan perubahan iklim dengan lebih baik.
Dengan langkah-langkah mitigasi dan adaptasi yang tepat, diharapkan sektor pertanian dapat tetap berjalan dengan baik, bahkan di tengah perubahan iklim yang semakin kompleks.
- Penulis: Saiful Rachman




