Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » 5 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Saat Menanam Pisang

5 Kesalahan Fatal yang Harus Dihindari Saat Menanam Pisang

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Menanam pisang bisa menjadi usaha yang menguntungkan, baik untuk konsumsi pribadi maupun komersial. Namun, agar tanaman pisang tumbuh subur dan berbuah maksimal, ada beberapa hal penting yang perlu dihindari. Kesalahan dalam perawatan dapat menyebabkan tanaman pisang tumbuh tidak optimal atau bahkan gagal berbuah. Berikut adalah lima hal yang perlu dihindari saat menanam pisang.

1. Menanam di Lokasi dengan Drainase Buruk

Pisang membutuhkan banyak air, tetapi akar tanaman ini sangat rentan terhadap genangan air. Drainase tanah yang buruk bisa menyebabkan akar pisang membusuk. Oleh karena itu, hindari menanam pisang di tanah yang terlalu basah atau sering tergenang air. Pilihlah lokasi dengan tanah yang subur dan memiliki drainase baik, seperti tanah lempung berpasir yang tidak menahan air terlalu lama.

2. Mengabaikan Jarak Tanam yang Tepat

Menanam pisang terlalu rapat dapat menyebabkan persaingan antar tanaman untuk mendapatkan nutrisi, air, dan sinar matahari. Tanaman yang ditanam terlalu dekat akan saling bersaing dan menghambat pertumbuhan. Hindari menanam pisang dengan jarak yang terlalu sempit. Jarak ideal untuk menanam pisang adalah sekitar 3 hingga 4 meter antar tanaman agar setiap tanaman mendapat cukup ruang untuk berkembang.

3. Kurang Memperhatikan Kebutuhan Sinar Matahari

Pisang adalah tanaman yang menyukai sinar matahari penuh. Kekurangan sinar matahari dapat menghambat proses fotosintesis, yang berdampak pada pertumbuhan tanaman dan produksi buah. Hindari menanam pisang di area yang terlalu teduh atau tertutup oleh pohon besar. Pastikan tanaman mendapatkan paparan sinar matahari minimal 6-8 jam per hari agar dapat tumbuh dengan optimal.

4. Penyiraman Berlebihan

Meskipun pisang membutuhkan air yang cukup, penyiraman berlebihan bisa berdampak buruk bagi tanaman. Tanah yang terlalu basah bisa menyebabkan akar membusuk, terutama jika drainase tidak baik. Hindari penyiraman yang berlebihan dengan memastikan tanah tetap lembab, tetapi tidak tergenang air. Penyiraman sebaiknya dilakukan secara teratur, terutama di musim kemarau, namun tetap disesuaikan dengan kondisi tanah.

5. Tidak Memangkas Anakan Pisang (Tunas)

Anakan pisang atau tunas yang muncul di sekitar tanaman induk perlu dipangkas secara berkala. Jika dibiarkan tumbuh terlalu banyak, anakan ini akan menyedot nutrisi dari tanaman induk sehingga produksi buahnya terganggu. Hindari membiarkan terlalu banyak tunas di sekitar pohon utama. Sisakan satu atau dua tunas terbaik untuk menggantikan tanaman induk setelah panen, tetapi tunas lainnya harus dipangkas agar nutrisi lebih fokus pada tanaman utama.

  • Penulis: redaksi

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Kementan Fokuskan Petani Muda Aktif  Di Pengelolaan Irigasi Melalui KEP Program CSA

      Kementan Fokuskan Petani Muda Aktif  Di Pengelolaan Irigasi Melalui KEP Program CSA

      • calendar_month Jumat, 23 Sep 2022
      • account_circle redaksi
      • 3Komentar

      SERPONG – Kementerian Pertanian (Kementan) terus mendorong pertanian berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pera para petani muda agar aktif dan menjadi penggerak dalam perekonomian pertanian di Indonesia. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan dengan pengelolaan irigasi maka berdampak pada meningkatnya produktivitas pertanian. “Efek yang langsung dirasakan petani adalah penambahan Indeks Pertanaman (IP) […]

    • Pendapatan

      Lewat Program PHLN BPPSDMP Kementan Buktikan Pendapatan Petani Meningkat Hingga 95 Persen

      • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan produksi dan produktivitasnya melalui program-program andalannya. Diantaranya melalui Program Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Project (IPDMIP) yang diinisiasi oleh Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BPPSDMP) dan akan berakhir pada September 2023. Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan jika salah satu tujuan IPDMIP adalah meningkatkan […]

    • Jambore Makmur

      Jambore Makmur, Kolaborasi Majukan Sektor Pertanian

      • calendar_month Sabtu, 11 Nov 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      PURWAKARTA – Dalam rangka mempertemukan berbagai stakeholder pertanian dari berbagai wilayah dan membuka peluang bisnis/kolaborasi, PT Pupuk Indonesia mengadakan Jambore Makmur dengan jumlah peserta sebanyak 1.100 orang yang terdiri dari petani, offtaker, Lembaga Pembiayaan, Asuransi Pertanian, Mahasiswa Pendamping dan Dinas Pertanian terkait. Pupuk Indonesia merupakan produsen pupuk terbesar di Asia Tenggara yang menginisiasi Program Makmur […]

    • tanaman venus flytrap

      Tanaman Venus, Tumbuhan Karnivora Pemakan Serangga

      • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 0Komentar

      Tanaman venus flytrap ini merupakan salah satu tumbuhan karnivora pemakan serangga. Tumbuhan venus ini diketahui mempunyai rahang yang dapat menangkap serangga dan memakannya. Untuk bisa menangkap serangga, tumbuhan venus memiliki daun yang dilapisi seperti gigi. Nantinya, daun tanaman ini akan bekerja sebagai jebakan yang dapat mengatup untuk memerangkap mangsa. Secara umum, setiap tumbuhan venus flytrap […]

    • Kolaborasi Kementan dan Pemkab Sidrap Cetak Petani Tangguh Wujudkan Swasembada

      Kolaborasi Kementan dan Pemkab Sidrap Cetak Petani Tangguh Wujudkan Swasembada

      • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com, GOWA – Upaya Kementerian Pertanian (Kementan) mempercepat swasembada pangan nasional mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap). Dukungan tersebut terlihat dari pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Brigade Pangan yang digelar Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa pada 27–29 Oktober 2025. Kegiatan ini diikuti 1.380 anggota Brigade Pangan di 28 lokasi se-Kabupaten Sidrap, […]

    • Tanaman Perkebunan yang Cocok Ditanam di Indonesia

      Tanaman Perkebunan yang Cocok Ditanam di Indonesia, Bisa Menghasilkan Cuan yang Besar

      • calendar_month Jumat, 14 Apr 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 8Komentar

      Tanaman perkebunan yang cocok ditanam di Indonesia. Indonesia adalah negara dengan beragam jenis iklim dan kondisi tanah yang memungkinkan untuk menanam berbagai jenis tanaman perkebunan. Selain itu, perkebunan juga menjadi salah satu sektor ekonomi utama di Indonesia, dengan hasil panen yang dapat diekspor ke berbagai negara. Berikut adalah beberapa tanaman perkebunan yang cocok untuk ditanam […]

    expand_less