Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » 5 Tanaman Hias yang Mudah Stres Saat Dipindahkan dan Cara Mengatasinya

5 Tanaman Hias yang Mudah Stres Saat Dipindahkan dan Cara Mengatasinya

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

4. Croton

Dengan warna daun yang cerah dan mencolok, croton memang memikat. Tapi tanaman ini juga cukup temperamental.

Saat dipindahkan atau mengalami perubahan lingkungan, croton bisa memberikan respons dramatis berupa daun yang rontok massal. Namun, jangan khawatir dengan perawatan yang konsisten, croton biasanya akan tumbuh kembali.

5. Pohon Uang (Money Tree)

Sering dikaitkan dengan keberuntungan dan kemakmuran, pohon uang sebenarnya cukup mudah dirawat. Tapi, ia termasuk tanaman yang sensitif terhadap perubahan lokasi.

Saat dipindahkan, pohon uang bisa mengalami shock yang ditandai dengan gugurnya banyak daun. Meskipun mengkhawatirkan, kondisi ini bisa pulih jika tanaman diberi waktu dan perawatan yang stabil.

Cara Membantu Tanaman Pulih Setelah Dipindahkan

Pemindahan memang kadang tak bisa dihindari. Namun, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk membantu tanaman beradaptasi:

  1. Pertahankan Perawatan Rutin
    Jangan panik saat melihat tanda-tanda stres. Hindari menyiram berlebihan atau melakukan perawatan drastis. Cukup berikan perawatan dasar sesuai jenis tanamannya.

  2. Hindari Perubahan Tambahan
    Setelah dipindahkan, jangan langsung melakukan pemangkasan, pemindahan pot, atau perubahan besar lainnya. Biarkan tanaman tenang dan beradaptasi terlebih dahulu.

  3. Beri Waktu dan Kesabaran
    Beberapa tanaman butuh waktu berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan untuk pulih. Selama kebutuhan dasarnya terpenuhi dan tidak ada stres tambahan, tanaman biasanya akan bangkit kembali.

Kesimpulan

Tanaman hias bukan sekadar dekorasi mereka hidup dan “merasa”. Beberapa jenis tanaman sangat sensitif terhadap perubahan, terutama saat dipindahkan. Namun, dengan perawatan yang konsisten dan penuh kesabaran, tanaman-tanaman ini dapat pulih dan kembali mempercantik ruanganmu.

Ingat, merawat tanaman adalah soal membangun rutinitas dan perhatian. Dan sering kali, sedikit kesabaran bisa membuat perbedaan besar.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Tanaman Pembasmi Alami: Bikin Ulat Bulu Kapok dan Enggan Mendekat!

    5 Tanaman Pembasmi Alami: Bikin Ulat Bulu Kapok dan Enggan Mendekat!

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Dengan menanam tanaman basmi alami ini, Anda dapat menciptakan lingkungan yang kurang ramah bagi ulat bulu dan membuat tanaman kesayangan Anda tumbuh subur serta terhindar dari hama. Selamat mencoba!***

  • Tanaman kumis kucing

    Menanam Kumis Kucing: Panduan Mudah dan Manfaatnya

    • calendar_month Rabu, 16 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Pemupukan sebaiknya dilakukan setiap 2-3 minggu sekali. Anda bisa menggunakan pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang. Pemupukan membantu meningkatkan pertumbuhan dan kualitas daun kumis kucing. 4. Penyiangan dan Pengendalian Hama Kumis kucing memerlukan perawatan sederhana seperti penyiangan gulma di sekitar tanaman agar nutrisi tanah tidak diserap oleh tanaman pengganggu. Lakukan penyiangan secara berkala, terutama […]

  • Aksi AeroTani Mahasiswa Polbangtan Kementan Curi Perhatian di Gerakan Tanam Serempak

    Aksi AeroTani Mahasiswa Polbangtan Kementan Curi Perhatian di Gerakan Tanam Serempak

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Luwu – Gerakan Tanam Serempak seluas 50.000 hektare yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia pada Jumat (3/7/2026) turut digelar di Kecamatan Lamasi Timur, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis Kementerian Pertanian untuk mempercepat musim tanam, meningkatkan produksi padi nasional, serta mendukung terwujudnya swasembada pangan. Pelaksanaan Gerakan […]

  • Agribisnis: Mengintegrasikan Pertanian dan Bisnis untuk Perekonomian yang Berkelanjutan (foto canva)

    Agribisnis: Mengintegrasikan Pertanian dan Bisnis untuk Perekonomian yang Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 10 Mei 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Agribisnis merupakan sektor yang sangat penting dalam perekonomian, mengintegrasikan berbagai aspek mulai dari produksi pertanian hingga distribusi produk yang dihasilkan kepada konsumen. Konsep ini tidak hanya mencakup aktivitas pertanian langsung, seperti penanaman dan pemeliharaan tanaman, tetapi juga melibatkan segala proses bisnis yang berkaitan dengan pertanian, termasuk pengolahan, penyimpanan, pemasaran, dan penjualan produk pertanian. […]

  • Varietas Unggul

    Tingkat Penggunaan Benih dan Varietas Unggul, Kementan Yakinkan Komoditas Pertanian Berkualitas

    • calendar_month Selasa, 14 Mar 2023
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    “Percuma pemupukan bagus dan pengendalian OPT bagus kalau benihnya asal-asal, gunakan varietas unggulan untuk menghasilkan komoditas unggulan”, ujar Kabadan Dedi. Menurut Narasumber MSPP, Direktur Perbenihan Perkebunan, Gunawan mengatakan bahwa mutu benih yang dihasilkan produsen benih itu sangat bervariasi. Hal ini karena adanya perbedaan pengetahuan dan keahlian serta sarana pembibitan. “Belum semua produsen benih memahami ketentuan […]

  • Bertemu Penyuluh, Mentan Amran: Prioritaskan Bantuan Bagi Petani Yang Membutuhkan

    Bertemu Penyuluh, Mentan Amran: Prioritaskan Bantuan Bagi Petani Yang Membutuhkan

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Jakarta – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wajib memastikan setiap bantuan dari pusat diprioritaskan untuk petani yang benar-benar membutuhkan, terutama petani gurem, petani berpendapatan rendah, dan petani yang masih tertinggal secara ekonomi. Ia menekankan bahwa penyuluh sebagai ujung tombak keberhasilan program pertanian di lapangan harus menjaga […]

expand_less