Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » 7 Jamur Paling Beracun di Dunia yang Perlu Diwaspadai

7 Jamur Paling Beracun di Dunia yang Perlu Diwaspadai

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 2 Des 2024
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gejala keracunan biasanya muncul 6-24 jam setelah konsumsi, berupa mual dan muntah. Karena gejala awalnya mirip keracunan makanan biasa, diagnosis sering terlambat, sehingga dampaknya fatal.

3. Webcaps (Cortinarius rubellus dan Cortinarius orellanus)

Dua jenis webcap, yaitu deadly webcap dan fool’s webcap, mengandung racun orellanin dengan masa laten hingga tiga minggu sebelum gejala muncul. Kerusakan ginjal permanen dan kematian adalah risiko utama keracunan jamur ini.

Pada tahun 2008, penulis Inggris Nicholas Evans secara tidak sengaja memasak webcap untuk keluarganya. Akibatnya, seluruh anggota keluarga membutuhkan transplantasi ginjal.

4. Autumn Skullcap (Galerina marginata)

Jamur autumn skullcap tumbuh di kayu dan tersebar luas di belahan bumi utara serta Australia. Racun amatoksin dalam jamur ini menyebabkan gejala seperti diare, muntah, hipotermia, dan kerusakan hati.

Kesalahan identifikasi sering terjadi, terutama dengan jamur halusinogen seperti Psilocybe, sehingga meningkatkan risiko keracunan.

5. Destroying Angels (Amanita species)

Destroying Angels adalah kelompok jamur putih dari genus Amanita yang sangat beracun. Jamur ini sering disalahartikan sebagai jamur kancing atau meadow mushroom yang aman dikonsumsi.

  • Penulis: redaksi

Komentar (4)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Biosaka

      Klaim Biosaka Dapat Menggantikan Pupuk NPK 50% Tidak Valid

      • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      “Untuk terus memperkuat stok pangan khususnya beras yang merupakan kebutuhan pokok dalam negeri, bahkan dibutuhkan di seluruh dunia,” katanya. Dr. Ir. Arief Hartono M.Sc Agr mengatakan dari hasil kajian lapangan, didapati hampir semua percobaan demplot tidak ada pembanding pemberian Pupuk NPK saja, jadi hipotesis awal sudah misleading. “Tanaman padi tetap memerlukan pupuk NPK, jika hanya […]

    • Menggabungkan Pertanian dan Pariwisata

      Tani Wisata: Menggabungkan Pertanian dan Pariwisata untuk Pemberdayaan Ekonomi Lokal

      • calendar_month Selasa, 7 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      wartanionline.com – Tani wisata, atau dikenal juga sebagai agro-tourism, adalah konsep inovatif yang menggabungkan aktivitas pertanian dengan pariwisata. Konsep ini tidak hanya menawarkan pengalaman rekreasi bagi wisatawan, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi petani lokal dan pelestarian lingkungan. Indonesia, dengan kekayaan alam dan keberagaman agrarisnya, memiliki potensi besar untuk mengembangkan tani wisata sebagai salah satu strategi […]

    • Iuran BPJS

      Ini Skema Perubahan Iuran BPJS

      • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      Berdasarkan catatan iuran BPJS Kesehatan masih mengacu pada peraturan Presiden Nomor 64 Tahun 2020 Tentang Perubahan Kedua Atas Perpres Nomor 82 Tahun 2018 Tentang Jaminan Kesehatan, bahwa besaran iuran ditentukan berdasarkan jenis kepesertaan setiap peserta dalam program JKN. Berikut iuran BPJS Kesehatan yang masih berlaku saat ini – Kelas 1 sebesar Rp150.000 per orang per […]

    • 5 Tanda Tanaman Hias di Rumah Anda Kekurangan Air: Deteksi Dini untuk Pertumbuhan Sehat

      5 Tanda Tanaman Hias di Rumah Anda Kekurangan Air: Deteksi Dini untuk Pertumbuhan Sehat

      • calendar_month Jumat, 23 Feb 2024
      • account_circle Saiful Rachman
      • 6Komentar

      4. Pertumbuhan Terhambat Tanaman yang kekurangan air akan mengalami perlambatan pertumbuhan. Daun baru muncul lebih kecil dan jarang, serta jarak antar ruas semakin panjang. Ini terjadi karena tanaman tidak memiliki cukup energi untuk berkembang. 5. Bunga dan Tunas Gugur Tanaman yang kekurangan air memprioritaskan kelangsungan hidupnya dengan mengorbankan proses reproduksi. Akibatnya, bunga dan tunas yang […]

    • Beternak burung puyuh

      Potensi Menguntungkan dari Beternak Burung Puyuh

      • calendar_month Kamis, 10 Okt 2024
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Beternak burung puyuh merupakan usaha yang memiliki potensi menguntungkan, terutama karena tingginya permintaan terhadap telur dan dagingnya. Burung puyuh (Coturnix coturnix) dikenal sebagai unggas yang mudah dipelihara, cepat berkembang biak, dan memiliki masa produksi telur yang singkat, menjadikannya pilihan menarik bagi peternak. 1. Biaya Pemeliharaan yang Rendah Salah satu keuntungan beternak burung puyuh […]

    • Perubahan Iklim Menggempur Kopi Arabika, Produktivitas dan Cita Rasa Terancam

      Perubahan Iklim Menggempur Kopi Arabika, Produktivitas dan Cita Rasa Terancam

      • calendar_month Minggu, 25 Jan 2026
      • account_circle redaksi
      • 0Komentar

      wartanionline.com – Perubahan iklim global semakin nyata dirasakan petani kopi di berbagai negara, termasuk Indonesia. Kenaikan suhu udara rata-rata dan pola hujan yang kian tak menentu telah mengganggu ekosistem alami tempat tumbuh kopi Arabika, tanaman khas dataran tinggi yang sangat sensitif terhadap perubahan cuaca. Kopi Arabika idealnya tumbuh pada suhu 18–22 derajat Celsius dengan curah […]

    expand_less