Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menjadi Petani Milenial: Peluang Besar di Tengah Krisis Regenerasi Petani

Menjadi Petani Milenial: Peluang Besar di Tengah Krisis Regenerasi Petani

  • account_circle redaksi
  • calendar_month Senin, 3 Mar 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Jumlah petani muda di Indonesia semakin hari semakin mengkhawatirkan. Data dari Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian mencatat bahwa petani berusia 20-39 tahun hanya berjumlah 2,7 juta orang, atau sekitar 8 persen dari total petani Indonesia yang mencapai 33,4 juta orang.

Padahal, sektor pertanian memiliki omzet yang cukup tinggi. Misalnya, saat harga cabai melonjak, banyak petani yang meraih keuntungan besar.

Meski begitu, pertanian modern berbeda jauh dengan sistem yang dikelola generasi sebelumnya. Anak muda yang tertarik menjadi petani harus memiliki strategi dan wawasan yang tepat.

Salah satu contoh sukses adalah Pulung Widi Handoko, petani cabai milenial asal Magelang yang merupakan alumnus Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2014. Dalam sekali panen, omzetnya bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Kiat Sukses Budidaya Cabai ala Pulung Widi Handoko

  1. Pemilihan Lahan dan Air
    • Pastikan lahan memiliki akses air yang baik untuk irigasi.
    • Lakukan pembersihan gulma, pembuatan bedengan, pengapuran, serta pemupukan dasar sebelum penanaman.
  2. Pemilihan Varietas yang Tepat
    • Pilih varietas yang memiliki produktivitas tinggi dan toleran terhadap Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT).
    • Sesuaikan dengan permintaan pasar agar hasil panen bisa terjual dengan harga baik.
  3. Waktu Tanam yang Tepat
    • Tanam cabai di lahan kering pada awal musim hujan.
    • Untuk lahan sawah bekas padi, lakukan penanaman pada akhir musim penghujan.
    • Pada musim hujan, jarak tanam sebaiknya lebih lebar agar sinar matahari optimal.
  4. Pemeliharaan Tanaman
    • Jaga kebersihan lahan, tanaman, dan perkakas pertanian.
    • Lakukan pengamatan rutin terhadap kebutuhan pupuk, serangan hama, serta kondisi air.
    • Evaluasi secara berkala untuk mengetahui efektivitas teknik budidaya yang diterapkan.
  5. Memahami Kebutuhan Pasar
    • Jangan hanya mengikuti tren harga tinggi, tetapi analisis kebutuhan pasar sebelum menanam.
    • Pelajari siklus produksi cabai di berbagai daerah agar bisa menanam pada waktu yang tepat dan meraih keuntungan maksimal.

Menurut Pulung, banyak petani yang salah strategi dengan menanam cabai hanya karena harga sedang tinggi, tanpa mempertimbangkan waktu panen dan ketersediaan pasar.

  • Penulis: redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026, Tiongkok Jadi Pasar Utama

    Ekspor Papua Barat Turun 22,37 Persen hingga Agustus 2026, Tiongkok Jadi Pasar Utama

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 1Komentar

    BPS mencatat nilai ekspor sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan di Papua Barat mengalami penurunan menjadi 10,14 juta dolar AS hingga Agustus 2026.

  • Tanaman yang Cocok Ditanam saat Fenomena El Nino

    Ada Fenomena El Nino, Cobalah Tanaman Ini yang Cocok Ditanam di Musim Kemarau

    • calendar_month Jumat, 9 Jun 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 5Komentar

    Tanaman yang cocok ditanam saat fenomena El Nino. Indonesia sering kali mengalami fenomena El Nino yang dapat memicu kekeringan dan kemarau panjang. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprediksi kemungkinan terjadinya El Nino di Indonesia mulai Juni 2023. Fenomena El Nino juga seringkali disertai dengan gangguan iklim Indian Ocean Dipole (IOD). Dampak dari El […]

  • Memelihara kucing

    5 Tanaman Penghilang Bau Kotoran Kucing di Rumah

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Memelihara kucing di rumah memang menyenangkan, namun bau kotorannya bisa menjadi tantangan tersendiri. Tanpa menggunakan bahan kimia, Anda dapat memanfaatkan tanaman alami yang ramah lingkungan untuk membantu menyegarkan udara. Berikut adalah beberapa tanaman yang efektif dalam menghilangkan bau kotoran kucing. Mengapa Menggunakan Tanaman? Tanaman adalah solusi alami untuk mengatasi bau tidak sedap di […]

  • Cara Merawat Tanaman Hias

    Cara Merawat Tanaman Hias agar Tumbuh Sehat dan Subur

    • calendar_month Sabtu, 1 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Merawat tanaman hias untuk pertama kali bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang. Banyak orang yang awalnya memberikan perhatian ekstra terhadap kebutuhan tanaman hias agar tetap tumbuh sehat dan subur. Namun, sebenarnya sebagian besar tanaman hias tidak membutuhkan perawatan intensif setiap saat. Bahkan, beberapa tanaman hias hanya memerlukan sedikit perawatan setiap tahunnya. Berikut […]

  • Ayam jago

    Tips Membuat Ayam Jagoan Makin Ganas Saat Bertarung

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Ayam jago yang kuat dan ganas adalah impian para pecinta sabung ayam. Agar ayam jagoan Anda semakin tangguh saat bertarung, ada beberapa langkah dan tips yang bisa diterapkan. Berikut beberapa tips untuk meningkatkan performa ayam jago agar makin ganas saat di arena pertarungan. 1. Pemilihan Jenis dan Keturunan yang Tepat Langkah pertama dalam […]

  • Apa Itu Gulma

    Apa Itu Gulma? Memahami Kerugian yang Ditimbulkannya

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Wt Online – Apa itu gulma? Gulma adalah tumbuhan yang tumbuh di tempat yang tidak diinginkan, seringkali bersaing dengan tanaman budidaya atau alami untuk mendapatkan sumber daya seperti nutrisi, air, dan cahaya matahari. Meskipun beberapa jenis tanaman pengganggu ini dapat memiliki kegunaan ekologis atau bahkan nutrisi, dalam konteks pertanian dan perkebunan, keberadaan mereka umumnya dianggap […]

expand_less