wartanionline.com – Musim hujan kerap menjadi tantangan bagi masyarakat yang menanam sayuran di ladang maupun pekarangan rumah. Curah hujan tinggi dan tingkat kelembapan yang berlebihan sering memicu berbagai masalah pada tanaman, seperti busuk akar, busuk batang, hingga gagal panen. Kondisi ini terutama rentan dialami oleh jenis sayuran daun.

Meski demikian, tanaman sayur seperti kangkung, bayam, sawi, selada, hingga cabai tetap dapat tumbuh sehat selama musim hujan apabila dirawat dengan cara yang tepat. Kunci utamanya terletak pada pengelolaan media tanam, sistem drainase yang baik, serta sirkulasi udara yang memadai.

Berikut sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah tanaman sayur busuk di musim hujan.

1. Gunakan media tanam dengan drainase baik
Tanaman sayur membutuhkan tanah yang mampu mengalirkan air dengan cepat agar akar tidak tergenang terlalu lama. Untuk tanaman di pot, pastikan wadah memiliki lubang drainase yang cukup. Media tanam sebaiknya dicampur dengan bahan berpori seperti pasir kasar, sekam bakar, atau perlite agar air tidak mengendap di dalam tanah.

2. Kurangi penyiraman tambahan
Pada musim hujan, tanaman sayur umumnya tidak memerlukan penyiraman rutin. Penyiraman hanya perlu dilakukan jika permukaan tanah terlihat kering. Air yang berlebihan justru mempercepat pembusukan akar dan memicu pertumbuhan jamur penyebab penyakit.

3. Tingkatkan sirkulasi udara
Kelembapan tinggi tanpa sirkulasi udara yang baik menjadi kondisi ideal bagi berkembangnya patogen. Jarak tanam yang cukup memungkinkan udara mengalir di antara tanaman. Untuk tanaman dalam pot, hindari menumpuk pot terlalu rapat, terutama di area yang minim sinar matahari.

4. Segera buang bagian tanaman yang membusuk
Daun atau batang yang mulai membusuk sebaiknya segera dipangkas dan dibuang. Bagian tanaman yang busuk dapat menjadi sumber penyebaran penyakit ke tanaman lain. Pemangkasan rutin membantu menjaga kesehatan tanaman secara keseluruhan.

5. Batasi penggunaan mulsa
Mulsa memang bermanfaat untuk menjaga kelembapan tanah, namun penggunaannya perlu dibatasi saat musim hujan. Mulsa yang terlalu tebal dapat menahan air di sekitar batang dan memicu busuk batang. Gunakan mulsa tipis dan beri jarak dari pangkal tanaman.

6. Pilih jenis sayur yang tahan terhadap kondisi lembap
Pada musim hujan, disarankan menanam jenis sayur yang relatif tahan terhadap kondisi basah. Sayuran daun berumur pendek seperti kangkung, bayam, dan selada umumnya lebih adaptif dibandingkan tanaman dengan perakaran dalam. Pemilihan jenis sayur yang tepat dapat mengurangi risiko gagal panen.

Dengan pengelolaan yang tepat dan pencegahan sejak awal, menanam sayur di musim hujan tetap memungkinkan dan produktif. Perawatan yang konsisten akan membantu tanaman tumbuh sehat serta menghasilkan panen yang optimal meski curah hujan tinggi.