Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Membanggakan! 25 Alumni Polbangtan Kementan Resmi Berkarier di Jepang

Membanggakan! 25 Alumni Polbangtan Kementan Resmi Berkarier di Jepang

  • account_circle redaksi
  • calendar_month 2 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Sebanyak 25 alumni institusi pendidikan vokasi di bawah Kementerian Pertanian Republik Indonesia resmi bekerja di Jepang melalui program Specified Skilled Worker (SSW) pada sektor pertanian modern.

Keberhasilan tersebut ditandai dengan keberangkatan kelompok terakhir alumni pada 14 Juni 2026. Dua alumni yang menutup gelombang keberangkatan tahun ini adalah Aditya Tri Putra Ardana dari Program Studi Penyuluhan Peternakan dan Kesejahteraan Hewan (PPKH) serta Adri Pebriansyah dari Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan (PPB). Keduanya ditempatkan di Prefektur Hokkaido dan akan bekerja pada sektor pertanian modern, mulai dari budidaya tanaman, penanganan benih, hingga distribusi hasil panen seperti kedelai, kentang, dan brokoli.

Capaian ini menjadi bukti nyata meningkatnya daya saing lulusan Polbangtan Gowa di pasar kerja global. Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah alumni yang berhasil bekerja di Jepang menunjukkan tren positif, mulai dari tiga orang pada tahun 2022, tujuh orang pada tahun 2023, sepuluh orang pada tahun 2024, hingga lima orang pada tahun 2026.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan para alumni yang mampu bersaing di dunia kerja internasional. Menurutnya, para alumni tidak hanya menjadi tenaga profesional, tetapi juga duta pertanian Indonesia di tingkat global.

Alumni Polbangtan Kementan Berkarier di Jepang. (Sumber Humas Polbangtan Gowa)

“Kami berharap para alumni tidak hanya menjadi pekerja profesional di Jepang, tetapi juga menjadi duta pertanian Indonesia yang membawa nama baik bangsa. Pengalaman, teknologi, dan budaya kerja yang mereka peroleh di negara maju seperti Jepang diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk memperkuat pembangunan pertanian nasional ketika kembali ke tanah air,” ujar Amran.

Ia menegaskan, Kementerian Pertanian akan terus memperkuat pengembangan sumber daya manusia pertanian melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi kompetensi, serta perluasan kerja sama internasional.

“Kami ingin semakin banyak generasi muda pertanian yang mampu menembus pasar kerja global dan menjadi motor penggerak modernisasi pertanian Indonesia,” tegasnya.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menyatakan bahwa keberhasilan penempatan alumni di Jepang menunjukkan transformasi sektor pertanian yang semakin modern dan menjanjikan.

“Pertanian saat ini bukan lagi dipandang sebagai sektor tradisional, tetapi telah berkembang menjadi bidang yang memiliki peluang karier global. Kami ingin menunjukkan kepada generasi muda bahwa pertanian modern membuka akses kerja yang luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ujar Santi.

Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan Pertanian (Kapusdiktan), Muhammad Amin, menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan vokasi pertanian melalui penguatan pembelajaran, penguasaan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, dan perluasan kemitraan internasional.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat kualitas pembelajaran, penguasaan bahasa asing, sertifikasi kompetensi, dan kerja sama internasional agar semakin banyak lulusan Polbangtan yang mampu menembus pasar kerja global,” ujar Amin.

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Polbangtan Gowa, Sartika Juwita, Kamis (2/7/2026) menyampaikan capaian tersebut merupakan bukti nyata kualitas pendidikan vokasi pertanian Indonesia yang mampu menghasilkan lulusan berstandar global.

“Keberhasilan alumni Polbangtan Gowa yang bekerja di Jepang membuktikan bahwa lulusan pendidikan vokasi pertanian Indonesia memiliki kompetensi, keterampilan, dan daya saing internasional. Mereka mampu beradaptasi dengan budaya kerja yang disiplin dan berbasis teknologi, sekaligus berkontribusi pada sistem pertanian modern di Jepang,” ungkap Sartika.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan para alumni merupakan refleksi dari kualitas pembelajaran vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian global.

“Kami bangga atas capaian para alumni Polbangtan Gowa yang berhasil memperoleh kesempatan bekerja di Jepang pada sektor pertanian. Keberhasilan ini membuktikan bahwa kompetensi yang dibangun selama proses pendidikan mampu menjawab kebutuhan industri pertanian global. Semoga pengalaman yang diperoleh di Jepang menjadi bekal berharga untuk mengembangkan pertanian Indonesia yang lebih maju, modern, dan berdaya saing,” tambahnya.

Menariknya, sebagian alumni angkatan 2026 berhasil menempuh jalur mandiri untuk memenuhi persyaratan kerja di Jepang. Empat alumni, yakni Aditya Tri Putra Ardana, Salsabila Taufiq, Adri Pebriansyah, dan Muhammad Fiqri, berhasil lulus Japan Foundation Test (JFT) bidang pertanian melalui proses belajar mandiri dengan pendampingan dari Yawata Edukasi Center. Setelah dinyatakan lulus, proses penempatan dan pemberangkatan difasilitasi oleh Persol.

Selain itu, alumni atas nama Waldi Tul Mahendra juga berhasil berangkat secara mandiri ke Jepang melalui kolaborasi Persol dan Yawata Edu Center.

Berdasarkan data per 16 Juni 2026, seluruh 25 alumni yang dinyatakan lulus program penempatan kerja telah berada di Jepang dan tersebar di berbagai prefektur strategis, seperti Hokkaido, Nagano, Shizuoka, Miyazaki, Yamagata, dan Aichi. Mereka bekerja pada berbagai subsektor pertanian modern, mulai dari peternakan sapi wagyu, produksi madu, hingga budidaya sayuran dan hortikultura bernilai tinggi.

Capaian ini semakin mengukuhkan Polbangtan Gowa sebagai institusi pendidikan vokasi yang berhasil mencetak sumber daya manusia pertanian modern, kompeten, dan berdaya saing global. Program penempatan kerja ke Jepang tidak hanya membuka peluang karier internasional bagi alumni, tetapi juga menjadi sarana transfer teknologi dan pengetahuan yang diharapkan mampu mendukung kemajuan pertanian Indonesia di masa depan.

Saat ini, Polbangtan Gowa bersama mitra strategis terus mempersiapkan keberangkatan alumni berikutnya yang sedang menunggu proses matching dengan kebutuhan tenaga kerja dari host farmer di Jepang. Keberhasilan 25 alumni ini diharapkan menjadi inspirasi sekaligus motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan global, dan berani mengambil peluang karier di tingkat internasional.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perpres No 35/2022, Presiden Kuatkan Fungsi Penyuluhan

    Perpres No 35/2022, Presiden Kuatkan Fungsi Penyuluhan

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden RI Joko Widodo menaruh perhatian besar terhadap upaya penguatan SDM pertanian dan penerapan teknologi smart farming, dengan terbitnya Peraturan Presiden [Perpres] Nomor 35/2022 tentang Penguatan Fungsi Penyuluhan Pertanian. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia dan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin UUD 1945 Mandat dari Perpres Nomor 35/2022 yang harus segera ditindaklanjuti […]

  • program 2023

    Kementan Targetkan Realisasi Penguatan Kinerja Penyuluh Pertanian di Daerah Melalui Program 2023

    • calendar_month Jumat, 13 Jan 2023
    • account_circle redaksi
    • 13Komentar

    JAKARTA – Dalam rangka memperkuat program pengembangan SDM tahun 2023, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), melakukan sosialisasi program BPPSDMP melalui acara Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP). Bertemakan Program BPPSDMP 2023, acara MSPP Volume 2 dilakukan secara virtual dari Makassar  (13/01). Dalam berbagai kesempatan, Menteri Pertanian (Mentan), […]

  • Bang Azran

    Banyak Temuan Saat Ibadah, Bang Azran Usul Pembentukan Kementerian Haji

    • calendar_month Minggu, 15 Jun 2025
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, JAKARTA – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Dapil Jakarta, Achmad Azran, mengusulkan kepada pemerintah untuk membentuk Kementerian Haji. Usulan ini disampaikan menyusul sejumlah temuan yang didapatnya saat melaksanakan ibadah haji tahun ini. Menurut Bang Azran, yang juga anggota tim MonEv Haji Kementerian Agama, Kementerian Haji akan mempermudah koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah Arab Saudi […]

  • Bunga Mawar

    Penyebab Bunga Mawar Tidak Mekar dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 11 Mar 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com – Mawar adalah salah satu tanaman hias paling ikonik yang dapat mempercantik taman dengan bunga-bunganya yang indah. Namun, terkadang mawar mengalami masalah pertumbuhan, salah satunya adalah bunga yang tidak mekar. Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan hal ini, dan memahami penyebabnya adalah langkah pertama untuk mengembalikan pertumbuhan mawar yang optimal. Dilansir dari Real Simple […]

  • KEP

    Melalui Pemberdayaan Kelembagaan Petani dan KEP, Kementan Tekankan Kemandirian Petani Sumba Tengah

    • calendar_month Kamis, 24 Nov 2022
    • account_circle redaksi
    • 4Komentar

    JAKARTA – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Penyuluhan Pertanian terus berupaya untuk melakukan penguatan fungsi penyuluhan pertanian untuk mendukung peningkatkan pencapaian pangan nasional. Penguatan fungsi penyuluhan pertanian tersebut dilakukan dengan penguatan sinergi hubungan kerja antara pusat, provinsi, kabupaten/kota dan kecamatan. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengatakan, penyuluh pertanian merupakan garda terdepan dalam peningkatan produksi […]

  • pedagang beras

    Kementan Bergerak! Aksi Berani Lindungi Pedagang dan Rakyat dari Kejahatan Beras Oplosan

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2025
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    wartanionline.com. Gowa, 7 Agustus 2025 – Para pedagang beras di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menyambut positif langkah tegas yang diambil pemerintah dan Kementerian Pertanian dalam memberantas praktik pengoplosan beras premium dan medium. Praktik curang tersebut dinilai telah memicu pergeseran perilaku konsumen, yang kini mulai kembali berbelanja di pasar tradisional demi mendapatkan beras yang lebih terpercaya. […]

expand_less