Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Perkebunan » Daun Tanaman Hias Tak Lagi Segar? Ini Penyebab Daun Keriting dan Cara Mengatasinya

Daun Tanaman Hias Tak Lagi Segar? Ini Penyebab Daun Keriting dan Cara Mengatasinya

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 25 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

wartanionline.com – Keindahan tanaman hias dalam ruangan (indoor) sangat ditentukan oleh kondisi daunnya yang hijau, segar, dan tumbuh sempurna. Karena itu, ketika daun mulai keriting, menggulung, atau melengkung, kondisi tersebut tidak boleh diabaikan. Perubahan bentuk daun merupakan tanda bahwa tanaman sedang mengalami stres atau gangguan tertentu, baik akibat faktor lingkungan maupun serangan organisme pengganggu. Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, kamu dapat memberikan penanganan yang tepat sehingga tanaman kembali sehat.

Melansir dari Gardening Know How, terdapat tiga penyebab utama daun tanaman hias indoor menjadi keriting, yaitu serangan hama, penyiraman yang berlebihan, dan paparan sinar matahari yang terlalu terik.

1. Serangan hama pengisap

Hama pengisap menjadi salah satu penyebab paling umum daun tanaman hias berubah bentuk. Jenis hama seperti kutu daun (aphids), thrips, dan lalat putih (whiteflies) mengisap cairan dari jaringan daun sehingga mengganggu pertumbuhan sel. Akibatnya, daun menjadi melengkung, keriting, bahkan pertumbuhannya terhambat.

Kutu daun memiliki tubuh kecil dan lunak dengan warna yang bervariasi, seperti hijau, hitam, atau cokelat. Hama ini biasanya bersembunyi di bagian bawah daun atau pada pucuk tanaman yang masih muda. Selain menyebabkan daun keriting, serangan hama juga dapat membuat daun menguning, muncul bercak, serta menghasilkan embun madu yang memicu pertumbuhan jamur jelaga.

Apabila jumlah hama masih sedikit, bersihkan daun secara rutin dan semprotkan sabun insektisida atau insektisida nabati hingga populasinya hilang. Namun, jika serangan sudah meluas, pangkas bagian tanaman yang terinfeksi untuk mencegah penyebaran ke daun atau tanaman lain.

2. Penyiraman berlebihan (overwatering)

Terlalu sering menyiram tanaman juga dapat menyebabkan daun menjadi keriting. Saat media tanam terus-menerus basah, akar kekurangan oksigen sehingga kemampuan menyerap air dan unsur hara menurun. Kondisi ini membuat tanaman mengalami stres dan memunculkan gejala berupa daun yang menggulung, menguning, hingga layu.

Dalam jangka panjang, kelembapan yang berlebihan juga meningkatkan risiko busuk akar akibat pertumbuhan jamur atau bakteri.

Agar hal tersebut tidak terjadi, siram tanaman hanya ketika lapisan tanah bagian atas, sekitar 2,5–5 sentimeter, sudah terasa kering saat disentuh. Selain itu, gunakan pot yang memiliki lubang drainase agar kelebihan air dapat keluar dengan baik. Hindari membiarkan air menggenang di tatakan pot karena dapat membuat akar terus terendam.

3. Paparan sinar matahari yang terlalu terik

Meskipun tanaman membutuhkan cahaya untuk berfotosintesis, tidak semua tanaman hias indoor mampu bertahan di bawah sinar matahari langsung dalam waktu lama. Intensitas cahaya yang terlalu tinggi dapat menyebabkan tanaman mengalami stres panas.

Gejala yang sering muncul antara lain ujung daun melengkung atau keriting, tepi daun berubah kecokelatan seperti terbakar, daun tampak kering, dan daun baru tumbuh lebih kecil dibandingkan ukuran normal. Pada beberapa jenis tanaman, warna daun juga bisa memudar akibat paparan sinar matahari yang berlebihan.

Jika tanaman menunjukkan tanda-tanda tersebut, segera pindahkan ke lokasi yang mendapatkan cahaya terang tetapi tidak langsung, atau sesuaikan penempatannya dengan kebutuhan masing-masing jenis tanaman. Beberapa tanaman indoor, seperti monstera, philodendron, dan aglaonema, umumnya lebih menyukai cahaya tidak langsung dibandingkan paparan sinar matahari yang terik.

Cara mencegah daun tanaman menjadi keriting

Selain mengatasi penyebabnya, pencegahan juga penting agar tanaman tetap sehat. Periksa kondisi daun secara rutin, terutama bagian bawah daun yang sering menjadi tempat persembunyian hama. Siram tanaman sesuai kebutuhan, gunakan media tanam yang memiliki drainase baik, serta tempatkan tanaman pada lokasi dengan intensitas cahaya yang sesuai.

Dengan memahami kebutuhan dasar tanaman dan mengenali gejala sejak awal, kamu dapat mencegah kerusakan yang lebih parah. Jika daun mulai keriting, segera identifikasi penyebabnya dan lakukan penanganan yang tepat agar tanaman kembali tumbuh sehat, segar, dan tetap menjadi penghias ruangan yang indah.

  • Penulis: Admin
  • Editor: Editor wartanionline.com

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Soroti Keberhasilan Swasembada Beras

    Di Indonesia Economic Outlook 2026, Presiden Soroti Keberhasilan Swasembada Beras

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com, Jakarta — Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini telah mencapai swasembada beras dan berada di jalur kuat menuju swasembada pangan nasional. Penegasan tersebut kembali disampaikan Presiden saat menghadiri agenda Indonesia Economic Outlook 2026 yang digelar pada Jumat (13/2/2026). Di hadapan para pelaku ekonomi, pembuat kebijakan, dan pemangku kepentingan, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa capaian […]

  • Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

    Presiden Prabowo Panen Raya Padi di Karawang, Tegaskan Arah Pertanian Modern Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com, Karawang – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto turun langsung ke sawah Karawang untuk memimpin panen raya padi, sekaligus menegaskan swasembada pangan dan arah pembangunan pertanian nasional yang bertumpu pada modernisasi, mekanisasi, dan pemanfaatan teknologi. Panen raya padi di Karawang ini dirangkaikan dengan Pengumuman Swasembada Pangan, yang menandai capaian strategis sektor pertanian nasional sebagai hasil […]

  • Perkuat Tata Kelola, Polbangtan Kementan Mantapkan Transisi ISO

    Perkuat Tata Kelola, Polbangtan Kementan Mantapkan Transisi ISO

    • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    wartanionline.com, Gowa – Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan tata kelola kelembagaan. Setelah sukses melaksanakan Audit Surveillance Integrasi ISO, Polbangtan Gowa menggelar Pelatihan Transisi Terintegrasi ISO 21001:2025 dan ISO 37001:2025 pada 1–2 Juli 2026 sebagai langkah strategis menuju penerapan standar internasional terbaru. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman […]

  • Kementan Beri Edukasi Pengolahan Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik

    Kementan Beri Edukasi Pengolahan Limbah Pertanian Jadi Pupuk Organik

    • calendar_month Selasa, 4 Apr 2023
    • account_circle redaksi
    • 1Komentar

    JAKARTA – Gerakan Genta Organik merupakan gerakan untuk memaksimalkan penggunaan pestisida nabati, pembenah tanah, pupuk organik dengan pemupukan berimbang. Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo berharap melalui Genta Organik kebutuhan pangan tetap terjaga dan berkontribusi dalam peningkatan pertumbuhan ekonomi, penghasil devisa negara, sumber pendapatan utama rumah tangga petani dan penyedia lapangan kerja. “Gerakan ini tidak […]

  • Tanaman cengkeh

    Kenali 5 Hama Pengganggu Tanaman Cengkeh

    • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
    • account_circle redaksi
    • 3Komentar

    wartanionline.com – Tanaman cengkeh (Syzygium aromaticum) adalah komoditas penting yang sering dimanfaatkan sebagai rempah dan bahan obat. Namun, tanaman ini rentan terhadap serangan berbagai jenis hama yang dapat menurunkan produktivitasnya. Berikut adalah lima jenis hama utama yang perlu diwaspadai pada tanaman cengkeh: 1. Penggerek Batang Cengkeh (Xyleborus spp.) Hama ini menyerang batang cengkeh dengan cara […]

  • Astronot China berhasil menanam sayuran, termasuk tomat dan daun bawang, di Stasiun Luar Angkasa Tiangong pada bulan Agustus.

    Astronot China Sukses Tanam Tomat dan Daun Bawang di Stasiun Luar Angkasa

    • calendar_month Kamis, 9 Nov 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 0Komentar

    Pada bulan Agustus yang lalu, astronot China mencatat prestasi luar biasa dengan berhasil menanam sejumlah sayuran di luar angkasa, termasuk tomat dan daun bawang. Inisiatif ini merupakan bagian dari rencana eksplorasi luar angkasa di masa depan yang melibatkan anggota misi Shenzhou 16 Tiongkok di Stasiun Luar Angkasa Tiangong. Misi ini, yang dipimpin oleh komandan Jing […]

expand_less