Ingin Rumah Selalu Hijau? Tanaman Hias Artifisial Jadi Solusi Minim Perawatan
- account_circle Admin
- calendar_month 2 jam yang lalu
- print Cetak

Ilustrasi Tanaman Hias
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
wartanionline.com- Tanaman hias masih menjadi pilihan untuk mempercantik interior rumah sekaligus menghadirkan suasana yang lebih segar. Namun, kesibukan sehari-hari membuat sebagian orang kesulitan merawat tanaman hidup. Kondisi tersebut mendorong meningkatnya minat terhadap tanaman hias artifisial yang dinilai lebih praktis tanpa mengurangi nilai estetika.
Tim Marketing Golden Palm Tree, Wilda Silvia, mengatakan tanaman hias artifisial menjadi alternatif bagi masyarakat yang ingin menghadirkan nuansa hijau di rumah tanpa harus melakukan perawatan rutin seperti menyiram, memupuk, maupun mengatur kebutuhan cahaya.
“Tanaman artifisial cocok untuk pemilik rumah yang sibuk dan tidak memiliki waktu untuk merawat tanaman hias, tetapi tetap ingin huniannya tampak alami dan estetis,” ujar Wilda saat diwawancarai, Senin (27/4/2026).
Menurut Wilda, salah satu keunggulan utama tanaman artifisial adalah minim perawatan. Pemilik hanya perlu membersihkan debu secara berkala agar tampilannya tetap bersih dan menyerupai tanaman asli.
Ia menambahkan, tanaman artifisial juga tidak memiliki risiko layu, kering, atau mati sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang tanpa memerlukan perhatian khusus.
“Perawatannya sangat sederhana, cukup dibersihkan dari debu dan dilap menggunakan kain basah secara rutin. Tidak perlu memikirkan pemindahan pot atau pergantian media tanam,” katanya.
Selain praktis, penggunaan tanaman artifisial dinilai lebih hemat dari sisi biaya perawatan. Meskipun harga pembelian awal dapat lebih tinggi dibandingkan tanaman hidup, pemilik tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk pupuk, media tanam, maupun penyiraman.
Wilda menjelaskan, tanaman artifisial tersedia dalam berbagai material. Beberapa jenis menggunakan bahan lateks, seperti tanaman pakis dan talas, sementara jenis lainnya berbahan kain, seperti tanaman daun sirih. Ada pula produk yang mengombinasikan batang kayu alami dengan daun berbahan lateks, misalnya pada tanaman pandan Bali dan bonsai.
Agar tetap awet dan terlihat menarik, Wilda menyarankan pemilik rutin membersihkan tanaman dari debu menggunakan kain lembap atau tisu basah. Untuk bagian batang berbahan kayu alami, pembersihan dapat dilakukan menggunakan kuas agar debu lebih mudah terangkat.
Selain itu, penempatan tanaman juga perlu diperhatikan. Meski dapat digunakan di dalam maupun luar ruangan, paparan sinar matahari langsung dalam waktu lama dapat menyebabkan warna daun memudar.
“Paparan sinar matahari langsung secara terus-menerus dapat membuat warna tanaman menjadi pudar,” ujarnya.
Wilda juga mengingatkan agar noda pada tanaman artifisial segera dibersihkan, terutama pada produk berbahan kain yang lebih mudah menyerap kotoran. Menurutnya, noda cairan seperti susu atau kotoran lain cukup dibersihkan menggunakan air agar tidak meninggalkan bekas.
Dengan perawatan yang sederhana, tanaman hias artifisial dinilai dapat menjadi pilihan dekorasi rumah yang praktis, tahan lama, dan tetap mampu menghadirkan kesan hijau bagi penghuni yang memiliki mobilitas.
- Penulis: Admin
- Editor: Editor wartanionline.com





Saat ini belum ada komentar