Sumsel Terapkan Sistem PM-AAS, Targetkan Produktivitas Padi 10 Ton
- account_circle redaksi
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, melalui Gubernur Sumatera Selatan, telah menyatakan komitmennya untuk menjadikan program ini sebagai proyek percontohan dengan memanfaatkan benih unggul dan pendampingan teknis. Pemerintah daerah berencana menyalurkan bantuan benih unggul sebanyak 70 kilogram per hektare beserta pupuk untuk dijadikan demplot pada lahan seluas 45 ribu hektare. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat realisasi target produksi gabah Sumatera Selatan yang diproyeksikan mencapai lima juta ton.
Dampak Nyata bagi Produktivitas dan Petani
Keberhasilan penerapan teknologi ini telah dibuktikan melalui hasil panen di Desa Kedungneng, Kabupaten Brebes, yang mencapai 10,43 ton Gabah Kering Panen per hektare. Angka tersebut membuktikan bahwa adopsi teknologi modern mampu melipatgandakan hasil panen dibandingkan dengan metode tradisional yang selama ini digunakan oleh petani setempat. Keberhasilan ini menjadi fondasi kuat bagi Kementerian Pertanian untuk memperluas cakupan penerapan PM-AAS hingga mencapai target satu juta hektare di seluruh Indonesia pada tahun ini.
- Penulis: redaksi





Saat ini belum ada komentar