Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

Pengaruh Negatif IPTEK dalam Bidang Pertanian

  • account_circle Saiful Rachman
  • calendar_month Kamis, 12 Jan 2023
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Pengaruh negatif iptek dalam bidang pertanian. Seperti yang kita tahu, perkembangan suatu peradaban dalam kehidupan manusia atau masyarakat sehari-harinya semakin cepat dan serba memberikan kemudahan.

Utamanya pada saat kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi atau Iptek masuk di dalam bidang kehidupan manusia.

Begitu pula dalam bidang pertanian, dimana terdapat berbagai kemudahan dan pembaharuan untuk peningkatan hasil hasil pertanian dilakukan.

Nah, dari sinilah peran penting kemajuan iptek di dalam bidang pertanian, mulai dari untuk peningkatan produktivitas pertanian.

Contohhnya adalah menggunakan pupuk kimia, pestisida, mesin hingga berbagai perlengkapan serta peralatan canggih untuk penunjang pertanian.

Tetapi, dalam proses perkembangan dan kemajuan iptek di bidang pertanian ini ternyata juga memberikan pengaruh serta dampak negatif.

Salah satu dampak negatif IPTEK dalam bidang pertanian adalah berkurangnya tenaga kerja petani.

Berikut ini beberapa dampak negatif IPTEK dalam bidang pertanian, yaitu:

  1. Jumlah Tenaga Petani Berkurang

Dampak negatif yang pertama adalah jumlah petani yang menjadi berkurang. Dikutip dari buku Smart Farming: Pertanian di Era Revolusi Industri 4.0 oleh Pengertian, dkk (2020), diketahui bahwa jumlah petani usia produktif di Indonesia hingga saat ini terus mengalami penurunan dari tahun ke tahun.

  • Penulis: Saiful Rachman

Komentar (2)

    Silahkan tulis komentar Anda

    Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

    Rekomendasi Untuk Anda

    • Berkebun Sayuran Organik

      Berkebun Sayuran Organik: Peluang Usaha Sehat dan Menguntungkan

      • calendar_month Kamis, 9 Jan 2025
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      wartanionline.com – Berkebun sayuran organik semakin diminati di era modern ini, terutama dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pola hidup sehat. Menariknya, kegiatan ini tidak memerlukan lahan yang luas karena bisa dilakukan dengan sistem hidroponik atau metode lain yang efisien. Selain menjadi solusi bagi keterbatasan lahan, menanam sayuran organik juga membuka peluang usaha pertanian yang menjanjikan. […]

    • Tahapan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian

      Tahapan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian

      • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 8Komentar

      Tahapan penyusunan programa penyuluhan pertanian penting untk diketahui. Programa penyuluhan pertanian adalah sebuah rencana tentang kegiatan penyuluhan pertanian yang memadukan aspirasi petani-nelayan dan masyarakat pertanian. Merujuk pada Peraturan Menteri Pertanian Repulik Indonesia nomor 47/Permentan/SM.010/9/2016  tentang Pedoman Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian, Programa merupakan program penyelenggaraan penyuluhan pertanian pemerintah, pemerintah provinsi dan kabupaten atau kota yang disusun […]

    • Agriculture Polytechnic Festival

      Sukseskan 1st Agripolyfest 22, Kementan Tetapkan 100 Champion Petani Millenial Calon Penerima Program KUR

      • calendar_month Minggu, 20 Nov 2022
      • account_circle redaksi
      • 1Komentar

      MALANG – Dalam rangka memperkuat regenerasi petani, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengajak petani muda bergiat menerapkan teknologi smartfarming dalam pengembangan budidaya pertanian. Pasalnya, pertanian berbasis teknologi memudahkan petani dalam berbudi daya yang lebih efisien sekaligus modern dalam upaya akselerasi produksi petani. Mentan mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) berkomitmen menyiapkan SDM pertanian yang berjiwa wirausaha, […]

    • Cara Merawat Tanaman Adam Hawa

      Tanaman Adam Hawa, Keajaiban Penyerap Polutan Udara Bersih dan Kecantikan Estetika

      • calendar_month Minggu, 23 Jul 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 1Komentar

      Tanaman adam hawa (Rhoeo discolor) merupakan salah satu jenis tanaman herba yang memiliki banyak manfaat, terutama dalam menyerap polutan di udara, tanah, dan air. Tanaman ini memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari jenis tanaman lain. Secara morfologi, tanaman adam hawa memiliki tinggi pohon sekitar 40 sampai 40 cm dengan batang yang kasar, pendek, lurus, […]

    • Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

      Strategi Bertani Berkelanjutan Menggunakan Pupuk Organik Kotoran Kambing sebagai Alternatif Pupuk Subsidi

      • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
      • account_circle redaksi
      • 2Komentar

      Wt Online – Strategi Bertani Berkelanjutan. Pada tahun 2024, pemerintah Indonesia telah membatasi jumlah pupuk subsidi, termasuk pupuk NPK Phonska, karena keterbatasan anggaran. Pembatasan ini menyulitkan masyarakat, khususnya para petani, dalam memenuhi kebutuhan hara tanaman yang esensial. Menghadapi situasi ini, pupuk organik, seperti yang berasal dari kotoran kambing, muncul sebagai solusi alternatif yang efektif. Keunggulan […]

    • Daftar hewan ternak sebagai penyumbang atau yang paling berkontribusi terhadap emisi gas rumah kaca, ada sapi, domba, kambing, babi dan ayam.

      Hewan Ternak Teratas Penyumbang Emisi Gas Rumah Kaca, Ini Peran dan Dampaknya dalam Perubahan Iklim

      • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
      • account_circle Saiful Rachman
      • 3Komentar

      Inilah empat hewan ternak penyumbang emisi gas rumah kaca. Sektor peternakan memiliki peran krusial dalam menyediakan pasokan pangan dan membantu perekonomian. Meskipun demikian, dampak peternakan pada emisi gas rumah kaca turut memberikan kontribusi pada perubahan iklim global yang semakin mengkhawatirkan. Ternyata, beberapa hewan ternak seperti sapi dan kambing merupakan penyumbang utama emisi gas rumah kaca. […]

    expand_less