Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » SDM Pertanian » Perpres No 35/2022, Presiden Kuatkan Fungsi Penyuluhan

Perpres No 35/2022, Presiden Kuatkan Fungsi Penyuluhan

  • account_circle admin
  • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta – Presiden RI Joko Widodo menaruh perhatian besar terhadap upaya penguatan SDM pertanian dan penerapan teknologi smart farming, dengan terbitnya Peraturan Presiden [Perpres] Nomor 35/2022 tentang Penguatan Fungsi Penyuluhan Pertanian. Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia dan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin UUD 1945

Mandat dari Perpres Nomor 35/2022 yang harus segera ditindaklanjuti adalah sinergi antara pemerintah pusat dengan pemerintah propinsi dan kabupaten/kota. Hal itu dikemukakan Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo pada Sosialisasi Perpres No 35/202 secara virtual pada Jumat [1/4] yang dihadiri sejumlah gubernur, bupati dan walikota dan stakeholders.

“Perpres ini merupakan kebijakan dari Presiden Jokowi sebagai pemegang kekuasaan pemerintahan untuk menguatkan kembali fungsi penyuluhan pertanian,” mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, propinsi hingga pusat sebagai simpul terdepan penyuluhan kata Mentan Syahrul via online.

Dia mengingatkan arahan Presiden Jokowi dalam menjamin ketahanan dan ketersediaan pangan yang aman, maka pemerintah pusat dan daerah bertanggung jawab atas ketersediaan dan akses pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Tentunya, melalui pengelolaan stabilitas pasokan dan harga pangan pokok, cadangan pangan pokok, dan distribusi pangan pokok yang aman dan bergizi bagi masyarakat,” kata Mentan Syahrul.

Penguatan Kelembagaan Penyuluhan Pertanian Kecamatan dan Desa, dilakukan melalui pembentukan, penetapan dan peningkatan kapasitas Balai Penyuluhan Pertanian [BPP] dan Penumbuhan serta  Pemberdayaan Pos Penyuluhan Desa [Posluhdes].

Mentan Syahrul mengenang pengalaman selaku Camat Bontonompo di Kabupaten Gowa pada 1984 – 1987, kerap menyambangi BPP Bontonompo dan koordinasi dengan Posluhdes di tiap desa di Kecamatan Bontonompo.

“Saya ingat, Posluhdes dulu hidup banget waktu saya jadi camat dan bupati. Diskusi serangan hama dan pemakaian obat yang cocok dengan penyuluh. Posluhdes dan BPP tempat komunikasi segala aspek dan bertemunya kebijakan pusat dan daerah. Di situ terlibat kepala desa, camat, Danramil dan Kapolsek, karena saya fahami betul local problem must be solving be local reponse,” katanya.

Selanjutnya Kepala Biro Hukum Kementan Eddy Purnomo sebagai nara sumber dari acara sosialisasi mengingatkan pula tindaklanjut Perpres No 35/2022 ini berupa penyusunan Peraturan Menteri Pertanian [Permentan] menyangkut penguatan hubungan kerja pada Pasal 9; Pengembangan dan pembinaan teknis penyuluhan swadaya dan pembinaan penyuluh swasta pada Pasal 14 Ayat 10; tata cara pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi pada Pasal 20 Ayat 4; serta pembinaan dan pengawasan pada Pasal 26.

Khusus mengenai penguatan hubungan kerja kelembagaan, kata Eddy, perlu sinergi dan komunikasi antar pemerintah pusat dan daerah melalui Komando Strategis Pembangunan Pertanian Nasional, untuk tingkat pusat diwadahi Kostratanas, tingkat provinsi [Kostrawil], tingkat kabupaten/kota [Kostrada] dan tingkat kecamatan [KostraTani].

“Sementara jaminan ketersediaan prasarana dan sarana diberikan oleh menteri, gubernur, dan bupati/walikota berupa kantor dan peralatan teknologi informasi dan komunikasi,” kata Eddy.

Presiden Jokowi, katanya, menyadari pentingnya fungsi penyuluhan sebagai sebagai jembatan mendiseminasikan inovasi teknologi hasil penelitan kepada petani, serta memberdayakan petani dan keluarganya agar mampu menerapkan konsep agribisnis secara utuh yang selaras dengan potensi wilayahnya dan memperhatikan kelestarian alamnya.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kemendagri Syafrizal menambahkan pada acara sosialisasi tersebut bahwa Perpres ini memberi pesan penting pada menteri, gubernur, bupati/walikota untuk penguatan hubungan kerja, dengan pembentukan  Satminkal di provinsi dan kabupaten/kota sebagai wadah pengelolaan, pembinaan dan pengembangan kompetensi Penyuluh Pertanian;

“Penguatan hubungan kerja dengan sinergi penyelenggaraan penyuluhan pertanian melalui perencanaan, pembinaan, pengawalan dan pengendalian serta pemantuan dan evaluasi penyuluhan pertanian.

Di acara sosialisasi tersebut, Bustanul Arifin, Ketua Komisi Penyuluhan Nasional (KPPN), menambahkan bahwa penyediaan dan peningkatan kapasitas ketenagaan penyuluh pertanian dilakukan oleh menteri, gubernur, dan bupati/walikota melalui penyediaan dan peningkatan kapasitas tenaga Penyuluh PNS dan Penyuluh PPPK; pengembangan dan pembinaan teknis Penyuluh Swadaya; pembinaan penyuluh swasta.

“Tujuannya, guna memenuhi ketersediaan Penyuluh PNS dan Penyuluh PPPK Gubernur sementara bupati/walikota mengusulkan kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi disertai rekomendasi teknis dari Menteri Pertanian,” kata Bustanul.

Sementara itu Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian [BPPSDMP] Kementan, Dedi Nursyamsi menekankan pada materi penyuluh pertanian dalam mendukung peningkatan ketersediaan pangan, akses dan konsumsi pangan, Kementan menyediakan sumber materi penyuluhan pertanian berbasis teknologi informasi dan komunikasi (Cyber Extension).

“Pemanfaatan information technology (IT) untuk mensinergikan dan mempercepat akses data dan informasi pembangunan pertanian, dari tingkat pusat sampai dengan tingkat kecamatan.” kata Dedi. (NF)

  • Penulis: admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kamis, 15 Feb 2024
    • account_circle admin
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • 5 Tanaman yang Dipercaya Bisa Membawa Keberuntungan di Tahun Naga

    5 Tanaman yang Dipercaya Bisa Membawa Keberuntungan di Tahun Naga

    • calendar_month Rabu, 7 Feb 2024
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Tahun 2024 adalah tahun Naga, yang melambangkan kekuatan, keberanian, dan kemakmuran. Dalam budaya Tionghoa, banyak orang percaya bahwa memelihara tanaman tertentu dapat membawa keberuntungan dan energi positif. Berikut adalah 5 tanaman yang dipercaya bisa membawa keberuntungan di tahun Naga: 1. Pohon Uang (Pachira aquatica) Pohon uang dikenal sebagai simbol kekayaan dan kemakmuran. Daunnya yang bulat […]

  • Pot Terakota

    Tanaman yang Sebaiknya Tidak Ditanam di Pot Terakota

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • account_circle redaksi
    • 2Komentar

    wartanionline.com – Pot terakota kerap menjadi pilihan favorit para pencinta tanaman hias karena tampilannya yang alami dan estetika klasiknya. Dibuat dari tanah liat, pot ini dikenal ramah lingkungan serta mampu menjaga sirkulasi udara dan suhu tanah. Namun, meski banyak kelebihannya, tidak semua tanaman cocok tumbuh dalam pot terakota. Beberapa jenis tanaman justru dapat mengalami stres […]

  • Udang yang Berkhasiat, Berikut Cara Budidaya Udang Windu

    Udang yang Berkhasiat, Berikut Cara Budidaya Udang Windu

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Saiful Rachman
    • 1Komentar

    Udang Windu, atau juga dikenal sebagai udang besar (Macrobrachium rosenbergii), adalah spesies udang air tawar yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak digemari sebagai bahan makanan. Budidaya udang windu telah menjadi industri yang sukses dan menguntungkan di banyak negara, termasuk Indonesia. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diketahui dalam budidaya udang ini. 1. Persiapan […]

  • Produktivitas

    Genjot Produktivitas Pangan Nasional, Kementan Gelar Evaluasi Dana Dekon dan PHLN

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle redaksi
    • 0Komentar

    Jakarta – Untuk mencapai dan mempertahankan produktivitas ketahanan pangan Nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggencarkaan dan menggalakkan pertanian di Indonesia melalui Pertemuan Evaluasi Kegiatan Penyuluhan Pertanian Melalui Dana Dekonsentrasi dan Pinjaman Hibah Luar Negeri (PHLN) pada Program Strategic Irrigation Modernization and Urgent Rehabilitation Project (SIMURP) Tahun 2022 di Santika Hotel Serpong (23/8/2022). Menteri Pertanian, Syahrul […]

  • Akar Hidroponik Berubah Cokelat? Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

    Akar Hidroponik Berubah Cokelat? Kenali Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Admin AZ
    • 0Komentar

    wartanionline.com – Perubahan warna akar pada tanaman hidroponik sering kali menjadi tanda awal adanya masalah dalam sistem penanaman. Sayangnya, gejala ini tidak selalu terlihat dari kondisi daun atau batang, sehingga kerap baru disadari saat pertumbuhan tanaman mulai terganggu. Jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat berdampak pada hasil panen yang tidak optimal. Dalam sistem hidroponik yang sepenuhnya […]

expand_less